
"Kafe xx"
"Heii zeno!! Disini!!
Lucy melambaikan tangan pada zeno yang baru masuk ke kafe.
"Hei.. Maaf ya aku telat, sudah lama nunggu?
"Belum lama kok! Aku sudah pesan minum buat kamu, aku yang traktir ya.
"Ohh baiklah.
Permisi tuan, nona,, ini pesananya! Silahkan dinikmati.
"Iya,Makasih ya mba?
"Ayo zen diminum,, temenin aku makan bentar ya, abis itu kita jalan keliling.
"Oke,, asal kamu seneng aja.
"Um.. Makasih, oh iya, kamu punya berapa mantan pacar sebelumnya.
"Eh.. Mantan pacar?? Aku pacaran aja gak pernah, mana ada mantan!
"Hah? Serius,, umur kamu berapa sih? Kok gak pernah pacaran?
"Umurku udah 25tahun, aku gak pernah pacaran karna saat aku kuliah, aku fokus belajar, dan sekarang fokus kerja, aku gak sempat mikirin pacar.
"Ohh gitu, apakah kedepanya kamu gak mau pacaran? Kamu kan harus nikah?
"Um.. Aku takut pacaran
"Takut kenapa?
"Yaa aku takutnya kalau pacaran aku gak ada waktu buat dia, gak bisa perhatiin dia, aku takut kalau aku menyakitinya.
"Ohh jadi gitu!! Zen, pacaran itu gak harus diperhatiin terus kok, gak harus juga bertemu terus, kalau memang sibuk, cukup berkomunikasi dengan lancar, dan harus percaya satu sama lain, kalau ada waktu bertemu ya bertemu, kalau gak ada waktu, ya saling pengertian aja, asal saling nyaman dan bisa bahagia itu aja cukup kok. Apa kamu gak iri liat melati dan kenzo, juga karen dan zuu mian? Mereka sama sama kerja, tapi masih bisa bertemu,, balik lagi semua itu kita sendiri yang atur.
"Oh gitu ya!! Maaf deh, aku gak ngerti kalau soal itu, aku akan coba bukak hati untuk wanita.
"Nah.. Gitu dong.
Hmphh.. Aku baru ini melihat cowok yang polos kayak gini, masih ada ya orang dibumi ini bersifat kayak dia. Ucap Lucy dalam hati dengan memandangi zeno.
"Udah selesai makan,, kenyang banget,
Yuk kita jalan!
"Mau kemana cy?
"Udah ikut aja.. Yuuk..
...
"Dirumah kenzo, dia masih menemani melati membuat design nya.
" Sayang, kira kira siapa ya orang yang mengirimkan ular untuk mencelakaimu?
"Aku juga gak tau ken, kayaknya aku gak pernah ada musuh deh, masa' iya fanya? kan kita baru kenal, walau dia gak suka sama aku tapi aku yakin dia gak mungkin lakuin itu, lagian yang bisa buat ular siluman seperti ini hanya orang seperti bangsa kita dan bangsa iblis yang bisa membuatnya.
"Iya juga ya.. Apa mungkin masih ada anak iblis didunia ini?
"Gak mungkin lah,, aku sudah membunuh mereka semua, dan aku membakarnya menjadi abu, bahkan mereka tidak bisa bereinkarnasi lagi.
"Kalau begitu, siapa ya,, kalau dia seperti bangsa kita, tapi kenapa dia memiliki hati yang jahat?
"Itu bisa saja terjadi apabila dia sudah tinggal dibumi cukup lama, kau ingat, aku dari lahir tinggal dibumi, dan sifatku sama seperti mereka mempunyai sedikit sifat buruk, iri dan dengki, beruntung aku sudah mandi air suci hingga sifat jahat itu hilang. Mungkin dia juga sama sepertiku, keturunan kayangan tapi tinggal dibumi.
"Berarti dia juga mempunyai kekuatan seperti kita kan?
"Iya ken,, tapi apapun itu, kita tetap harus berhati hati.
" iya sayang.. Jangan lupa ingatkan pada teman teman ya.
...
"Sementara itu, karen dan zuu masih duduk diatas balkon. Dalam dekapan zuu, karen tertidur dengan nyaman.
"Kalau dipikir pikir, dekat dengan kamu menyenangkan juga, aku akan berusaha mencintaimu karen.
Ucap zuu mian sambil mencium kepala karen.
"Satu minggu kemudian..
"Semuanya, kumpulkan design kalian pada nona Lucy, aku akan memberikanya pada tuan presdir Jason Kiim.
Ucap sekretaris margareth pada semua staf bawahan lucy.
" ayoo sini kumpulkan, design kalian akan dipilih oleh presdir, siapa yang paling bagus dan menarik akan diajukan keperusahaan klien. Yang tidak mendapatkan kesempatan, kalian jangan kecil hati, tapi harus tetap semangat dan tingkatkan lagi gambar kalian, oke!!
"Hmphh.. Pasti aku lah yang terpilih, selama ini design aku yang selalu diminati oleh klien.
Ucap fanya dengan nada sombong.
"Ehem.. Belum tentu loh.. Disini ada dua designer yang baru masuk. Siapa tau kamu kalah!
Jawab karen membantah fanya.
"Heh. Kalian berdua itu baru kerja disini, jangan belagu, kita liat aja nanti siapa yang akan terpilih.
"Oke.. Dan, kamu harus ingat janji kamu kemarin,wanita sejati harus menepati janjinya.
Ucap karen dengan tegas kepada fanya.
"Haha. Baiklah gak masalah, aku yakin kok aku bakal menang, dan jika aku menang, kalian harus tepati kata kata kalian untuk keluar dari perusahaan ini.
"Heh.. Jangan terlalu yakin, kalau kalah bakal sakit loh!
Ucap karen sambil melewati fanya.
"Kita lihat saja nanti.
"Sudah.. Sudah.. Apa yang kalian ribut kan ini. Cepat kumpulkan kertas kalian.!
Tegas manager lucy pada semua staf nya.
"Setelah semuanya terkumpul, aku akan memberikanya pada sekretaris margareth, dan nama yang dipanggil nanti akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti meeting diperusahaan klien untuk presentasi hasil design kalian. Kalian sudah menyalinya di folder komputer kan?
"Sudah nona Lucy!!
"Baiklah aku pergi dulu
"Diwaktu yang bersamaan pada perusahaan firma hukum xy"
Terlihat zeno sedang melamun duduk dimeja kerjanya dengan tangan menunjang dagu.
*apa benar ya yang dikatakan lucy semalam bahwa dia menyukaiku\, kita kan baru kenal\, masa iya sih\, apa pesonaku sekuat itu ya? Tapi dia lumayan menarik\, saat bersamanya semalam\, aku ngerasa happy banget\, kayak gak ada beban\, dia bisa membuat hatiku tenang\, apakah perasaan cinta itu seperti ini? Yaa sepertinya begitu\, aku akan mencoba untuk lebih dekat dengan nya. Dia juga cantik dan manis*
Dalam lamunan nya, zeno terlihat beberapa kali mengubah ekspresi wajahnya. Seketika dia tersadar.
"Ehh.. Aku nagapain sih mikirin dia terus, fokus!! Fokus!!.. Ahhh tapi kenapa dia selalu muncul dalam pikiranku, terlebih, semalam dia memintaku untuk merangkulnya. Apakah aku dibius??
"Siapa yang kamu rangkul? Dan siapa yang membius kamu?
__ADS_1
Ucap kenzo yang tiba tiba sudah didepan meja zeno
"Ah.. Heii. Sejak kapan kamu berada diruanganku!?
"Sudah dari tadi kok! Aku pangil kamu, tapi kamu gak dengar.
"Hah? Masa sih.
"Iya lah.!! Kamu lagi mikirin siapa sih, sampai gak fokus gini.
"Apaan sih. Siapa juga yang lagi mikirin Lucy.?
Ucap zeno keceplosan.
"Wah.. Wah. Aku gak nanya loh, kamu sendiri yang bilang. Pantesan muka kamu merah kayak gitu.
"Ahh masa sih ken,, jangan bercanda ah,, gak lucu!
"Dihh beneran,, muka kamu merah tuh.. Tunggu apa lagi, kalau dia suka sama kamu, langsung sikat aja.
"Hah? Emangnya baju pakai disikat.
Ngomong ngmong ada perlu apa kamu kesini?
"Eh iya. Aku lupa,, hari ini aku mau keperusahaan klien, kita mau berangkat kepengadilan,doain aku menang yaa, ini kan kasus pertama aku.
"Ohh yang marion kemarin itu ya. Okelah,, aku pasti doain kok,, atas nama dewi melati, kamu pasti menang.
"Apaan sih, pakai bawa nama melati segala. Udah ya aku mau berangkat dulu,kayaknya nanti aku gak balik kekantor lagi, sampai jumpa dirumah ya.
"Oke.. Gak masalah.
...
"Beberpa jam kemudian.
"Melati, fanya, karen, dan juga rosa,, kalian berempat dipanggil keruangan presdir untuk menjelaskan design kalian sebelum kalian presentasikan besok.
Ucapa manager Lucy memanggil mereka segera untuk bertemu dengan presdir.
"Baik manager Lucy.
"Fanya!! Kamu lolos,, design kamu memang tidak diragukan lagi. Sebenarnya harus ada dua design yang akan dipresentasikan besok, tapi kali ini kayaknya hanya butuh satu, karna dari kalian tidak ada yang layak untuk diajukn keperusahaan klien selain design milik fanya.
Ucap presdir Jason kiim sambil menatap dingin kearah melati.
*kok dia menatap kayak gitu sih sama aku\, apa ada yang salah dengan designku ya\, kok bisa sih aku gak bisa ikut presentasi\, padahal aku sudah yakin membuatnya sangat bagus*
Ucap melati dalam jati dengan tertunduk saat dipandan presdir jason itu.
"Melati! Karen! . aku tau kalian baru diperusahaa ini, tapi apa kalian tidak berusaha untuk membuat design yang menarik? kalian niat jadi designer gak sih sebenarnya.
Ucap presdir dengan nada marah pada melati dan karen.
"Maaf presdir, kami tidak mengerti apa yang anda maksud. Jawab melati perlahan.
"Nih.. Kalian lihat sendiri hasil dari design kalian.
Dengan kuat presdir memperlihatkan hasil design melati dan karen.
"Hah.?? Hahahaha.. Apa ini?? Kalian tidak bisa menggambar ya.?? Haha,, jangan jadi designer kalau tidak bisa menggambar.
Ucap fanya tertawa terbahak bahak ssat melihat kertas design melati dan karen.
"Fanya diam kamu!! Siapa yang menyuruhmu tertawa.
"Maaf presdir.
Ucap presdir dengan tegas.
"Presdir, ini bukan milik kami, kami tidak menggambar yang seperti ini.
Jawab melati dengan melihat kertas yang ada ditanganya.
"Benar presdir,, ini bukan milik kita, aku sendiri yang melihat saat melati mendesign.
"Cukup!! Jangan banyak alasan, sekarang kalian semua keluar! Melati. Kau tetap disini.
Saat semuanya keluar, melati sangat gugup didekat presdir itu hanya berdua saja.
*huhh.. Ini lebih menegangkan dibanding sidang dikerajaan istana awan\, orang ini sangat dingin seperti gunung es*
Ucap melati dalam hati. Dan dia kaget saat presdir jason menepuk meja.
"Apa yang kamu pikirkan, melati? Sekarang jelaskan apa yang ingin kamu katakan.
"Em... Ini memnag benar bukan milik saya dan karen, ini bukan tulisan tangan saya.
"Bagaimana bisa kamu berkata seperti itu? Lihat, dibawah sini tertera nama kamu. Kamu masih mengelak.
"Cukup tuan!! aku sudah mengatakan Yang sejujurnya, aku sudah bilang kalau ini bukan aku yang buat,
"Heii siapa kamu berani membentak ku hah!. Apa kamu tidak takut dipecat.!
"Heh.. Silahkan! Aku yang akan mengundurkan diri, anda tidak perlu susah untuk memcatku, aku juga tidak mau bekerja diperusahaan yang tidak memiliki rasa kepercayaan terhadap bawahan. permisi.!!
Melati pergi tergesa gesa meninggalkan ruangan presir dengan meneteskan air mata.
"Tunggu..!!
Presdir itu menarik tangan melati dan membawanya masuk kembali.
"Hah.. Apa kamu nangis?
*apa aku terlalu kasar ya! Masa gini aja udah nangis*
Ucap presdir dalam hati saat melihat air mata melati yang berlinang.
"Jawab!! Kenapa kamu menangis! Aku rasa aku tidak terlalu berkata kasar.
"Aku bukan menagis karna kata kasar, tapi aku sedih karna tidak ada rasa kepercayaan mu terhadap orang lain, sebelum mengambil keputusan, baiknya kau mengetahui terlebih dahulu persoalanya.
Maaf... Aku harus pergi.
" melati,, tunggu!! Jika memang design itu bukan milikmu, maka kamu harus membuktikanya, besok kamu harus pergi keperusahaan klien, datang dan bawalah presentasi yang kamu miliki. Kalau kamu berhasil, maka aku akan mengusut pelaku dibalik ini semua.
"Heh.. Tidak perlu. Aku sudah tidak berniat untuk bekerja lagi. Aku mau pulang!!
"Heii tapi aku belum memecat kamu!!
"Iya.. Tapi aku yang akan mengundurkan diri.
"Baiklah, aku salah, aku minta maaf oke!
*fiuhh.. Kok kayaknya aku yang jadi bawahan dia ya\, kenapa aku yang minta maaf*
Presdir itu berkata dalam hati sembari berpikir.
"Tidak perlu minta maaf,
Melati keluar meninggalkan ruangan presdir dengan berlari kecil menuju meja kerjanya.
Sedangkan yang lainya sibuk bergosip
"Haha.. Sudah aku duga, pasti aku lah yang menang, melati pasti lagi kena semprot oleh presdir, haha rasain.
__ADS_1
"Iya,, fan, kamu memang hebat.
"Makasih ya rosa.. Memang cuma kamu yang bisa memujiku.
Mendengar mereka berkata seperti itu, karen hanya diam, panik memikirkan melati yang masih diruangan presdir.
Tiba tiba melati datang dengan berlari kecil menuju meja nya dan mengambil tas nya.
"Karen, ayo kita pergi dari perusahaan ini.
"Hah? Kenapa mel?
"Aku akan menjelaskanya dirumah.
Melati menyeret karen pergi keluar dari perusahaan.
"Melati,, tunggu! Ada apa ini.
"Manager Lucy, maafkan kami,, kami harus mengundurkan diri dari perusahaan ini.
"Loh. Kenapa,, ada masalah apa?
"Tidak apa apa,, maaf, kami permisi dulu
"Heii tunggu, jelasin dulu.
Lucy ingin tahu apa yang telah terjadi, tapi melati keburu pergi.
"Sudahlah manager Lucy, sepertinya mereka memang tidak pantas berada dikantor kita!
"Heh, sekretaris margareth, apa maksud omongan kamu itu?
"Gak apa apa..
"Presdir jason kiim mencoba mengejar melati karna merasa sedikit bersalah.
Semua karyawan bengong melihat adegan yang belum pernah terjadi itu.
Apa yang sedang terjadi, bos kita mengejar karyawan rendahan.
Ucap mereka sambil bengong melihat pemandangan itu.
Melati dan karen sedang berjalan ditrotoar pinggir jalan untuk memanggil taxi.
Tiba tiba datang sebuah mobil mewah berhenti didekat mereka. Turunlah presdir jason menghampiri melati dan karen.
"Melati,tunggu dulu, kembali lah kekantor. Aku tidak memecat kamu kan?
"Maaf anda tidak perlu membujuk saya, silahkan anda tinggalkan kita berdua.
"Kamu memang keras kepala ya! Baru kali ini aku harus minta maaf dengan karyawan rendahan kayak kamu, aku sudah merendahkn harga diriku didepan semua karyawan kantor untuk mengejar kalian. Kesabaranku ada batasnya. Jika kalian memang ingin berhenti, silahkan! Lagian masih banyak orang yang membutuhkan pekerjaan.
"Hm.. Terimkasih.. Kami permisi dulu,, taxi!!
Melati dan karen naik taxi meninggalkan presdir jason dipinghir jalan.
"Sial.!! Kenapa aku harus bersikap kayak gini dengan cewek yang keras kepala itu. Ada apa denganku sampai harus mengejarnya, kenapa aku harus takut kehilangn karyawan yang baru masuk itu. Apa aku sudah gila..
Tau ah.!! Balik lagi aja kekantor. Mending tidur dulu,, siapa tau pas bangun ini semua cuma mimpi, dan mereka balik kerja lagi dikantor.
Ya kali..!!
...
"Beberapa jam sudah berlalu. Ahirnya sidang sudah selesai, kenzo berhasil mengalahkan lawan nya.
"Yeeyy.. Kamu berhasil ken, makasih ya udah menangin kasus aku.
Ucap marion sambil memeluk kenzo dengan girang.
"Eh.. Iya.. Tapi gak usah peluk gini juga, gak enak disini banyak orang loh.
"Hehe.. Maaf, aku kelepasan karna terlalu senang, ya udah aku traktir makan siang yuuk.
Baiklah..
Kring.. Kring.. Tiba tiba hp kenzo berbunyi
"Bentar ya ion, aku mau angkat telpon dulu.
"Hallo sayang ada apa?
" hiks.. Hiks.. Ken!!
"Sayang kamu kenapa? Kamu nangis? Apa kamu sakit?
"Gak apa apa,, apa kamu lagi sibuk?
"Nggak kok, aku baru saja selesai sidang.
"Apa kamu bisa pulang.?
"Baiklah,, aku pulang sekarang,, kamu tunggu ya! Kamu dirumah mana?
"Aku dirumah ayah bunda.
"Baiklah aku segera kesana,, sabar ya sayang, jangan nangis lagi, aku bisa rasain hati kamu. kayaknya kamu sangat kesal.
"Iya.. Hiks.. Hiks.. Cepetan pulang.
"Iya.. Iya.. Tunggu bentar ya,, aku tutup dulu telpon nya aku mau nyetir.
"Baiklah..
"Marion maaf,, aku gak bisa makan siang bareng kamu, kayaknya melati lagi ada masalah.
Urusan kita udah selesai ya,,jadi kamu bukan klien aku lagi,
"Eh.. Iya gak apa apa kok,, tapi walaupun aku bukan klien kamu lagi, apa aku masih bisa jadi temen kamu.
"Tentu saja..
Ya udah aku pulang dulu ya.. Lain kali saja kamu traktirnya.
"Baiklah.. Gak masalah, kamu hati hati dijalan.
Kenzo meninggalkan marion yang masih dipengadilan dan langsung masuk kedalam mobil dan mengemudikanya dengan kecepatan penuh karna panik memikirkan melati.
Sedangkan marion masih berdiri diam
"iss.. Kenapa sih melati harus nelpon kenzo saat aku mau berudaan sama dia, kayaknya kenzo perhatian banget ya sama melati,.
Heh.. Kenzo! Aku sudah lama menantikan kamu, aku akan merebutnya dari melati, lagian melati hanya staf design, tidak pantas untuk kenzo. Hehe, lihat saja nanti.
***
Bersambung...
*dukung penulis dengan Like
Terimakasih :)
__ADS_1