The Secret Of Magic

The Secret Of Magic
Episode 45


__ADS_3

Malam hari tiba. Jason pun pulang kevila menemui melati disana.


"Mel... "Panggil jason saat membukakan pintu.


Melatipun langsung menghampiri dan memeluk jason.


Jason bingung kenapa melati tiba tiba memeluknya sambil menangis tersedu sedu.


"Mel, ada apa?  Kenapa kamu menangis, apa karna ditinggalkan kenzo?


Melati hanya diam dalam dekapan jason sambil berlinang air mata.


"Baiklah, kamu menangis saja dulu, sampai kamu tenang ya. Oh iya, tadi kenzo kekantor, dia memintaku untuk menemani kamu selagi dia pergi, dia gak bilang kalau dia mau pergi kemana, dan sekarang aku bertanggung jawab atas keselamatan kamu dan bayi kamu,


"Mel. Hei.. Sudah dong nangis nya. Aku harus apa supaya kau berhenti menangis. "Jason mengalap air mata melati yang terus bercucuran.


"Jason, aku takut kalau kenzo tidak akan kembali.


"Stt.. Kamu ngomong apa sih, gak boleh ngomong kayak gitu, mesti nya kamu harus berdoa untuk kenzo. Kamu berbaring saja dulu ya, ini sudah larut malam, kamu tidur dulu.


Jason membantu melati untuk berbaring. Dia mengelus rambut melati sampai dia tertidur pulas.


Diwaktu yang bersamaan, kenzo dan yang lainya sedang bertempur melawan iblis. Kali ini mereka berkelahi mati matian, mempertaruhkan nyawa, karna pasukan iblis itu datang ribuan,


Siang malam tidak mereka rasakan lagi, perang terus berlanjut tiada henti dan tiada jeda, ini baru pertama kalinya perang besar antara iblis dan kayangan yang melibatkan ribuan orang dari tiga istana,


Satu persatu korban berjatuhan, inilah sejarah yang baru, yang mencatat paling banyak korban tewas selama ini. Semua orang di istana awan dan istana mian huo turut mengirim semua pasukanya. Namun perlahan lahan mereka mulai berkurang karna meninggal.


Pasukan iblis pun satu persatu berjatuhan. Sangat sulit untuk mengalahkan iblis, karna mereka kuat kuat dan pandai bertarung, seakan sudah berlatih sangat lama.


Satu minggu mereka berperang, pasukan kayangan pun mulai berkurang, kenzo dan yang lainya sudah tidak punya banyak tenaga lagi.


"Sayang, jika kau tidak sanggup lagi, kembali lah keistana awan, selamatkan dirimu. "Ucap zuu pada karen,


"Tidak zuu, aku akan tetap disini bersama kalian, jika kita kalah kita akan mati bersama.


Semburan duri beracun terlihat oleh zuu mengarah pada karen, zuu langsung sigap menghadangnya dengan ilmu sihir yang dia keluarkan dari tongkatnya.


"Kamu tidak apa apa? "Tanya zuu pada karen.


"Aku baik baik saja, terimakasih zuu. Kita tidak boleh seperti ini terus atau kita semua akan mati, dan istana ini akan dikuasi oleh pasukan iblis.


"Kamu benar, sebaik nya kita menyatukan kekuatan kita untuk melawan mereka, mumpung mereka tengah kelelahan. Tapi sebeum itu, kau kembali dulu ke istana awan untuk mengambil pil penambah stamina dan energi. Supaya tenaga kita bertambah. Jangan lupa bawakan untuk zeno dan kenzo.


"Baiklah zuu, aku hanya butuh waktu satu menit saja, tunggu aku. "Karen pun langsung menghilang.


"Kenzo! Zeno. Kita harus menyatukan kekuatan kita.kemarialah "teriak zuu.


Kemudian kenzo dan zeno mendekat pada zuu. Kenzo terlihat masih gagah dibandingkan yang lainya.


"Kita menunggu karen kembali membawakan pil untuk kita, setelah itu kita menyatukan kekuatan kita untuk membungkus mereka semua seperti bulan lalu. "Ucap zeno.

__ADS_1


"Iya kamu benar, semoga kita berhasil dan pulang dengan selamat.


Tidak lama kemudian, karen tiba dan langsung memberikan pil nya ditengah peperangan.


Saat mereka tengah sibuk memakan pil, tiba tiba ada ekor iblis yang panjang, berduri dan beracun itu ingin menusuk zeno dari belakang.


Kenzo yang melihat nya lebih dulu langsung berteriak dan melindungi zeno.


"Zeno awas!!!  "Kenzo langsung mendorong zeno dan menghadang ekor iblis yang tajam itu dengan tubuh nya.


Zuu dan karen kaget melihat zeno dan kenzo.


Cruussshhh.!! ... Ekor luncip itu menancap di dada kenzo, tubuhnya langsung lemas karna racun nya mengalir dengan cepat. Kenzo langsung tergeletak penuh darah.


"Kenzo!!! "Teriak mereka bersamaan..


Kenzo bangun..! Zeno mencoba memberikan energi nya pada kenzo sambil bercucuran air mata.


"Ahhh.!!!  Dasar iblis sialan!!  Brengsek kau!!  Mati saja kalian!!!  "Teriak zeno dengan amarah yang memuncak.


"Zuu,, karen, tolong bawa kenzo keistana awan sekarang, obati dia segera apapun caranya. Aku akan membalas iblis iblis ini, tidak akan kubiarkan mereka hidup!!


"Zuu dan karen langsung menghilang membawa kenzo pergi keistana awan.


"Ahh..!! Heii iblis!!  Kemarilah, hadapilah aku!!  Kalian semua akan mati ditanganku.!!  "Teriak zeno dengan amarah, matanya menjadi tajam dan memerah.


Lalu dia mengeluarkan kekuatan yang sangat dahsyat dia menggulung semua iblis itu dengan kekuatan angin nya, kemudian para iblis itu berterbangan terbawa gulungan angin,


Zeno tertunduk lemas, "heh!!  Kalian ahirnya mati.. Kalian ahirnya mati!!!!  "Teriak zeno dengan kuat.


Zeno melihat disekeliling nya, begitu banyak korban berjatuhan, darah segar ada dimana mana. Dia tertunduk sedih melihat kejadian ini.


Zeno pun berdiri. "Semuanya!!  Silahkan bawa semua orang yang masih hidup ini keistana awan untuk segera diobati, dan yang sudah tewas, biarkan saja mereka menghilang dengan sendirinya, kita akan menganggap mereka sebagai pahlawan yang gugur dimedan perang.


"Baik tuan!!


Mereka semua lngsung mengurusi sisa sisa peperangan itu.


Sedangkan zeno kembali keistana awan untuk melihat keadan kenzo.


Setibanya diistana awan, kenzo sedang diobati dengan kekuatan dari karen dan zuu.


Dikerumuni oleh raja zhang dan raja jii shun dan seluruh orang diistana awan. Mereka memberi doa terbaik untuk kesembuhan kenzo.


"Zuu, bagaimana keadaan kenzo? "Tanya zeno.


"Zen!  Sepertinya kita tidak bisa menolong nya, beberapa tabib yang mengobatinya, semuanya menyerah. Lihat tubuh nya sudah membiru karna racun.


"Tidak mungkin!! Ken, kamu harus bangun, bagaimana kami akan menjelaskanya pada melati. Sedangkan kau belum melihat anakmu lahir. Huu.. Huu. "Zeno menangis sambil berteriak.


Ini semua salahku, dia seperti ini karna menolong ku, harusnya aku yang diposisinya sekarang.

__ADS_1


"Zeno!  Kamu tidak perlu menyalahkan dirimu sendiri, mungkin ini sudah takdirnya. "Ucap karen.


"Tidak!  aku tidak menerima takdir yang seperti ini.


Zeno mengerahkan seluruh kekuatanya untuk memberikan energi pada tubuh kenzo, supaya dia akan sembuh.


Uhukk.. Uhuuk.. "Kenzo tersadar.


Semua orang tersenyum lega.


"Ken, kau masih hidup?  Kau akan kembali lagi. Kau tidak akan mati. "Ucap zeno dengan senyuman semangat.


"Em..zeno,  karen, zuu. Dan kalian semua, aku minta tolong, lindungah melati, jagalah dia dan anak ku, aku akan pergi, biarkanlah melati menikah dengan jason, karna dia pasti bahagia. Jagalah keluarga kecil nya apapun yang terjadi, karna aku memberikan tanggung jawab ini pada  kalian. Dan bawalah melati kesini setelah aku mati, aku ingin dia melihatku untuk terahir kalinya. "Tutur kenzo terbata bata kesakitan sambil menangis.


"Kenzo, apa yang kau katakan, apa kau sudah gila!!  Omong kosong macam apa ini? Kamu akan sembuh, dan pasti sembuh, apa kau tidak ingin melihat bayi mu lahir?  "Teriak zuu dengan amarah.


"Hm.. "Kenzo tersenyum.


Aku sangat beruntung mempunyai teman seperti kalian, kalian sangat baik dan perhatian. Aku tidak salah menitipkan melati pada kalian. Jagalah dia baik baik. ingat, lindungilah anaku.


Kenzo mulai menutup matanya sambil tersenyum, tanganya terkulai lemas, tubuhnya menjadi dingin dan sangat pucat. Langit pun menjadi gelap, awan pun turut berduka.


Zeno mendekat padanya, lalu memeriksa denyut nadinya. Tapi.. Sudah tidak berdetak. Kenzo sudah pergi untuk selama lamanya.


"Ken.. Kenzoo....!!!  Teriak zeno..


Semua orang yang mengerumuninya turut menangis menyaksikan kepergian kenzo,


Rasa sedih yang sangat mendalam mereka rasakan saat kehilangan orang yang kuat, tegas dan selalu melindungi kedua istana itu.


Huuaaa..!!!!  "Zuu berteriak, menangis dengan kencang sambil berlari kearah kenzo. Lalu dia berlutut, memeluk kenzo diatas ranjang itu.


"Kenzooo!!!  Kenapa kamu tega!!  Kau pergi secepat ini!!  Kita baru saja tau kalau kita ini bersaudara, dan kehidupan kamu yang bahagia baru saja dimulai bersama melati..


Kumohon!!  Bangunlah.. Kau tidak pantas untuk mati.. Huuu...


Karen bercucuran air mata menyaksikan kesedihan itu, lalu dia mendekati zuu yang tengah menangis.


"Zuu.. Sudah. Kita tidak bisa berbuat apa apa lagi.kita hanya bisa merelakan. "Ucap karen menenagkan zuu.


"Karen. Sekarang juga kamu pergi kebumi. Jemputlah melati, dan bawa dia kemari sebelum kenzo akan menghilang nantinya. Kita harus memenuhi pesan terakhir kenzo.


"Baiklah.. Aku pergi sekarang.


Karen menghilang turun kebumi dengan perasaan yang sangat kacau, dia tidak tega memberi tau kabar ini pada melati. Tapi dia harus mengatakanya..


***


Bersambung.


Jangan lupa Like.

__ADS_1


__ADS_2