
Disiang hari divila kenzo, melati sedang cemas memikirkan kenzo yang sudah lama tidak ada kabar. Dalam satu minggu ini melati selalu menangis tiap hari, beruntung ada jason yang siap memeluk dan menenangkan hatinya saat dalam kegundahan.
Sambil berdiri didekat jendela, melati menatap langit yang jauh.
"Ken,, kamu apa kabar diatas sana, kenapa hatiku selalu tidak tenang, sudah satu minggu ini kamu pergi tanpa kabar, teman teman juga tidak ada yang memberi kabar, aku hanya bisa berdoa dan berharap supaya kalian selamat dan baik baik saja.
Air mata melati mengucur deras tiap kali dia memikirkan kenzo, karna mereka mempunyai ikatan darah dan batin, melati bisa merasakan kesedihan dihatinya. Rasa gundah dan resah telah bersarang dihati, pikiran pun hanya tertuju pada kenzo
"Hormat hamba yang mulia. "Ucap karen tiba tiba muncul dalam kamar melati dengan pakayan khas kayangannya.
Baju yang kusut dan kotor, sekujur tubuh penuh luka kecil, karen datang dengan wajah yang sedih.
"Karen!! Ahirnya kau kembali, dimana kenzo dan yang lainya, kenapa kalian tidak pulang bersama.? "Tanya melati sambil mendekat pada karen.
"Yang mulia, maafkan hamba, tapi saat ini pangeran jii chuan sangat ingin bertemu denganmu, aku harus mengajakmu kekayangan sekarang juga.
"Tapi. Kenapa aku harus kesana, kenapa kalian tidak pulang saja, apakah kalian semua berhasil mengalahkan pasukan iblis?
"Yang mulia. Aku akan menjelaskanya setelah kita diistana nanti. Kita pergi sekarang. "Ucap karen tegesa gesa.
"Baiklah, "melati langsung mengubah penampilanya serba perak itu dengan tongkat khas miliknya. Kemudian dia dan karen langsung menghilang.
Setibanya diistana awan, melati dikagetkan dengan kerumunan orang.
"Semua orang menunduk hormat saat melihat melati datang. Dan memberi jalan untuk nya.
Saat mereka membuka jalan, melati melihat ditengah nya ada kenzo yang tengah terbaring diatas ranjang.
"Kenzo? Ada apa denganya? "Melati masih tidak mengetahui apa yang terjadi.
Saat dia makin mendekat, melati baru melihat ditubuh kenzo penuh darah dan luka yang menembus dadanya.tubuh nya yang sudah terkulai lemas dan putih pucat.
"Kenzo!!! "Melati langsung berlari dengan bercucuran air mata, dia memeluk kenzo dan menciumi nya tiada henti,
"Kenzo!! Ada apa denganmu? Kenapa kau bisa jadi begini. Huuu.. Huu..
Karen, zeno, zuu!!! Ada apa dengan kenzo, apa yang telah terjadi.. Kenapa kalian diam saja.. "Teriak melati sambil menangis.
__ADS_1
Semua orang hanya diam dan tertunduk sedih, suara dari tangisan semua orang didalam istana menggema dalam ruangan. Kemudian salah satu pengawal melati datang mendekatinya.
"Yang mulia, kami mohon maaf, tapi tuan kenzo sudah pergi. Kami harap yang mulia bisa menerima ini dengan lapang dada. "Ucap pengawal itu sambil mengelus bahu melati.
"Tidakkkkk!!! "Teriak melati dalam tangisan.
Air matanya makin mengucur deras, tak sanggup mendengar kabar ini. Melati pun bangkit dan mengeluarkan seluruh kekutanya dan mengarahkanya pada kenzo, dia berharap kenzo masih bisa bangun kembali. Tapi usahanya itu sia sia.
Melati tertunduk lemas. Menangis tersedu sedu memeluk kenzo.
"Ken,, kenapa kau meninggalkan aku, kenapa kau meninggalkan anak kita. Kau bahkan belum melihat wajah bayi kita. Apa kamu tidak ingat, kita pacaran tiga tahun saat kuliah, lalu kau menghilang selama dua tahun, dan kita kembali lagi kebumi bekerja satu tahun, lalu aku kritis selama empat tahun, dan sekarang kita baru bahagia belum genap satu tahun, tapi kenapa kau sudah pergi secepat ini ken..
Huuu.. Huu... Kamu tega!!! Kamu jahat!!! Bagaimana aku mengatakan pada anak kita jika suatu saat dia bertanya tentang papa nya? Kamu jahat!! "Melati memukul lengan kenzo dengan kuat sambil menangis.
Karen mendekap melati dengan penuh haru. "Yang mulia, kita harus membawa kenzo kebawah langit, karna sebentar lagi dia akan menghilang.
"Baiklah.
"Melati berjalan perlahan mendorong ranjang kenzo menuju keluar istana, tatapan nya kosong, air mata bercucuran mengalir tiada henti, pikiran sangat kacau.
Saat tiba diluar istana, melati memeluk kenzo, berbaring diatas dadanya, sambil menangis tanpa suara. Perlahan tubuh kenzo menghilang dibawah sinar matahari. Tubuh nya menjadi debu yang bersinar, melayang menuju awan.
Beberapa menit kemudian, awan ikut menangis setelah debu dari tubuh kenzo terbang kelangit dan menjadi awan. Awan itu sangat putih dan sangat terang.
Semua orang mulai masuk kedalam istana saat hujan mulai turun. Karen menghampiri melati yang masih memeluk ranjang kenzo.
"Yang mulia, mari kita masuk, hujan sudah turun.
"Tidak!, biarkan aku sendiri disini, aku tidak ingin diganguu,, "ucap melati mengiraukan karen.
"Baik yang mulia. Karen meninggalkan melati ditengah hujan. Dan menyuruh semua orang masuk supaya tidak mengganggunya.
"Ahhhh.!!! Tidak!!! "Melati mengeluarkan kekuatan petir nya, membuat istana terguncang, kemudian melati mengubah air hujan itu menjadi es. Lalu berjatuhan kebumi.
Brushh.. Tanah mengangkat, mengurung melati, melindunginya dari jatuhan es diatas nya. Lalu zeno berlari dengan kencang, menyingkirkan semua es itu dari atas melati.
"Mel, apa kau mau bunuh diri? Kau bisa mati kalau begini. "Teriak Zeno memeluk melati, melindunginya dari hujan.
__ADS_1
"Jangan ganggu aku!!! "Teriak melati. Pergi kamu!!
"Baiklah aku akan pergi. "Zeno melepaskan melati yang sedang berlutut sedih dihalaman istana. Zeno berdiri dibelakang melati.
"Sedih itu boleh, tapi kau harus tegar dan iklas, ingat! Didalam perutmu ada anak kenzo, dan kau harus memikirkan nya, jika kau sakit, maka dampak nya akan terjadi pada bayimu. Pikirkan itu. "Ucap zeno.
Lalu melati menoleh pada zeno. "Diam!!!! "Melati mendorong zeno dengan kuat, hingga zeno terpental sangat jauh sampai terbentur dinding istana,
"Ahh!! "Zeno teriak kesakitan, mulutnya mengeluarkan darah.
Lalu datang zuu dan karen saat mendengar suara zeno,
"Zeno, kau tidak apa apa? "Tanya karen.
"Sebaiknya kita jangan ganggu dulu melati, biarkan saja dia sendiri dulu, dia belum bisa menerima kenyataan ini. "Sahut zuu sambil mengobati luka dalam pada zeno.
"Zuu,, dia membahayakan dirinya sendiri! Dia mengubah air hujan menjadi es, dan jatuh menimpanya, bagaimana bisa aku diam saja. "Teriak zeno.
"kalau begitu sebaiknya kita berjaga disini saja, kita awasi dia dari sini, biarkan dia tenang dulu baru kita membujuknya masuk.
Karen dan yang lainya mengawasi melati dari luar istana.
Melati mengamuk, dia mengeluarkan semua emosinya melalui kekuatan nya, enam elemen yang ada pada dirinya dia gabungkan menjadi satu, membuat kekuatan itu meledak bertabrakan satu sama lain, menjadi gemuruh yang kuat. mengguncang tanah istana.
Lalu dia tertunduk lemas sambil menangis tanpa air mata,
"Huff.. Huf.. "Melati ter engah engah karna lelah, lalu ada guncangan dari perutnya. Kemudian melati memegang perutnya itu sambil mengelusnya.
"Nak, bagaimana kita menjalani hidup tanpa kenzo, papa kamu. Aku tidak tega melihatmu tumbuh tanpa seorang ayah. Hiks.. Hikss.
Tapi zeno benar, aku masih mempunyai kamu, dan aku harus kuat supaya bisa merawatmu, karna saat ini hanya kamulah yang aku punya, dan mama akan melakukan apapun yang terbaik untukmu.
Melati beranjak bangun untuk masuk kedalam istana, namun saat dia berdiri tiba tiba pandanganya jadi gelap, tubuh nya lemas, lalu dia terjatuh pingsan.
Zeno dan yang lainya langsung berlari menghampiri melati, lalu membawanya masuk, dan segera mengobatinya.
***
__ADS_1
Bersambung..
Jangan lupa like😉