
"Mel.. Tolong bicaralah. "Teriak kenzo sambil mengguncang tubuh melati.
"Ken, kenapa kamu tidak berusaha mencariku, apa kamu sudah melupakan aku? "Tanya melati dengan tatapan kosong.
"Sayang, bagaimana mungkin aku melupakan kamu, selama beberapa tahun ini aku selalu menunggumu pulang, "jawab kenzo sambil meneteskan air mata.
"Tapi kamu tidak berusaha mencariku kan? Kamu tidak mencari dimana keberadaanku, kamu tidak peduli apa aku masih hidup atau telah mati kan? Kalau kamu sayang padaku harus nya kamu akan mencari jejak hilangnya aku.
"Sayang, bukan seperti itu, aku bingung harus mencari kamu kemana? Teman teman pun tidak ada yang tau. Katakan saja, dari mana kamu selama tiga tahun lebih. Kenapa kamu meninggalkan aku saat aku sedang dalam keadaan sakit.?
"Tanyakan saja pada dirimu sendiri, kenapa aku pergi saat kamu sakit? Dan pada saat kamu sembuh, apa yang kamu pikirikan tentangku? Saat kamu menderita, kamu pikir apa aku tega melihat mu? Aku sangat putus asa waktu itu, bahkan aku tidak peduli dengan nyawaku sendiri. Maaf ken, aku tidak bisa lama lama disini, aku harus pergi. "Melati menghilang didepan kenzo yang masih merindukanya.
"Sayang jangan pergi lagi, tolong,, tolong maafkan aku, melati!! Jangan pergi.. Melatiiiiii.... "Teriak kenzo, tiba tiba dia terbangun dari tidur nya yang masih duduk dikursi dalam kantornya.
"Huuff.. Huuff.. Ternyata ini cuma mimpi?, melati gak benaran kembali, tapi apa yang dia maksud dalam mimpi tadi, apakah ini adalah petunjuk? Apa dia marah karna aku tidak mencari nya. Jika dia menginginkan itu, baiklah, aku akan mencarinya, tapi dari mana aku harus memulai.
...
Malam hari tiba, karen pergi menemui orang tua asuh melati. Mereka kaget melihat karen yang tiba tiba muncul dihadapan mereka.
"Hah?? Karen? Kamu bikin kaget om sama tante saja, kenapa gak masuk melalui pintu? Ucap ibunda melati
"Maaf tante, aku terburu buru, aku kesini ada yang ingin aku sampaikan sama tante, om dan tante ada waktu gak, bisa kah kalian ikut aku sebentar? Ucap karen pada mereka
"Kemana? Malam ini kami dirumah saja.
"Aku akan mengajak kalian ke suatu tempat, apa kalian bersedia?
"Baiklah. Kami akan ikut.
"Terimakasih om, tante. Kalau begitu aku akan mengajak kalian dengan teleportasi, silahkan kalian pegang kedua tangan ku, ingat, jangan sampai terlepas.
"Sebenarnya kau mau mengajak kami kemana, kenapa kita tidak menggunakan mobil saja? "Tutur ayah melati
"Om, perjalanan ini tidak bisa ditempuh dengan mobil, karna jarak nya saja bisa sampai satu tahun perjalanan menggunakan roket untuk sampai disana.
"Hah? Jangan bilang kamu mau mengajak kami ke kayangan?
"Benar! Jawab karen.
"Apakah disana ada melati? Tanya ibunda melati.
"Ada tante, makanya aku ingin mengajak kalian kesana. Baiklah jangan bicara lagi, sekarang tutup mata kalian dan pegang kedua tangan ku erat erat.
Karen membawa kedua orang tua melati itu menuju istana awan, setelah tiba disana mereka sempat kaget melihat kemegahan bangunan yang tinggi dan mewah diatas awan awan, mereka seakan sedang berada didalam mimpi, setelah masuk, mereka juga dikagetkan dengan penyambutan tiga pengawal yang sering mereka temui didunia itu. Tanpa banyak basa basi, karen pun mengajak mereka bertemu dengan melati yang sedang koma diruangan rahasia itu.
"Melati?? Ibunda nya pun langsung berjalan mendekat pada ranjang tempat melati tidur itu, kemudian dia memeluknya dengan tangisan. "Nak sudah lama kita tidak bertemu, tapi kenapa kamu jadi seperti ini, apa yang terjadi padamu? Huu.. Huu..
"Bun, sudahlah,, jangan menangis terus, sebaiknya kita tanyakan saja pada karen apa yang terjadi.. "Ucap ayah melati.
"Om, tante, jadi begini awal ceritanya.. "Karen menceritakan semua yang dialami melati dan kenzo dengan teliti.
"Hah? Jadi begitu ceritanya, pantesan kemaren tante tanya kenzo, dia bingung harus jawab apa, tapi kasihan kamu nak, kamu harus berkorban demi orang yang kamu sayang, tapi ibunda bangga sama kamu yang merelakan nyawa mu sendiri demi menolong sesama. Hikss. Hikss.
"Tante, om, karen mohon, agar masalah ini jangan sampai bocor, terutama pada kenzo. Kami sudah merahasiakan nya selama hampir empat tahun ini, kalau tidak dia pasti tidak akan kuat.
__ADS_1
"Baiklah, kami berjanji akan merahasiakanya, terimakasih kamu sudah mengajak kami bertemu denga melati.
"Sama sama tante, baiklah sekarang kita harus kembali kebumi."mereka bertiga pergi meninggalkan istana awan dan kembali kebumi.
...
Saat semua nya sudah berkumpul divila, lalu karen muncul ditengah mereka.
"Sayang, dari mana saja kamu? "Tanya zuu mian.
"Em,, aku hanya berjalan diluar sebentar kok. Dimana kenzo?
"Ada tuh dikamarnya. Jawab zuu.
Kemudian kenzo datang. "Teman teman, aku akan pergi untuk beberapa hari, aku percayakan perusahaan pada kalian semua ya?
"Kamu mau kemana ken? Tanya zeno.
"Em!! "Aku gak mungkin memberitahu mereka sekarang. "Ucap kenzo dalam hati. "Oh, aku mau keistana matahari, semalam ayahanda datang, dia bilang lagi ada urusan disana.
"Apa perlu aku temenin? Tanya marion.
"Tidak perlu, aku berangkat sendiri saja. Kalian bersenang senanglah sesuka kalian. Oke,, kau pergi dulu! "Kenzo menghilang ditempat, teman teman nya curiga seakan ada yang dia sembunyikan.
Kenzo pergi keistana mian Huo, menemui raja mian zhang, setibanya disana, kenzo tidak melewati gerbang melainkan muncul langsung diruangan singgah sana sang raja membuat raja zhang terkejut.
"Hormat hamba yang mulia raja. "Ucap kenzo membungkukan tubuh nya.
"Maaf yang mulia, aku ingin menanyakan sesuatu, tapi tidak disini.
"Baiklah, mari ikuti aku keruang kitab, tempat kau biasa murung dulu. "Raja zhang beranjak dan pergi menuju ruang kitab nya bersama kenzo.
"Haha, itu jangan dibahas lagi yang mulia, aku sudah tidak seperti dulu, saat ini semangatku sedang membara. "Jawab kenzo dengan tertawa kecil.
"Itu bagus nak, karna tidak baik jika selalu terpuruk, nah.. Sekarang kita sudah sampai. Silahkan duduk, ruangan ini banyak sekali debu, karna aku sendiri tidak pernah masuk kesini selama tiga tahun terakhir.
"Tidak masalah. "Jawab kenzo sambil berkeliling didepan rak-rak kitab yang tersusun rapi itu. Ada satu kitab yang mencuri perhatian kenzo, karna kitab itu tidak tersusun seperti yang lainya, tapi dia tergeletak di atas rak nya, diatas buku kitab itu sudah dipenuhi dengan debu. Sambil ngobrol, kenzo sambil membuka kitab tersebut. setelah dia
membersihkan debu diatas nya. Kenzo kaget saat membaca kitab itu yang berjudul " Cara untuk menyembuhkan racun iblis pada mahluk kayangan". Kenzo tertegun, dia berpikir "apakah melati pernah kesini? Ucap nya dalam hati, karna ingatan saat dia berkelahi dengan melati waktu itu masih samar samar.
"Yang mulia, aku ingin bertanya, apakah dulu melati beserta ayahanda pernah datang kesini? "Tanya kenzo sambil membaca panduan kitab tersebut. Raja zhang tidak mengetahui bahwa kenzo membaca kitab yang lupa dia susun beberapa tahun lalu itu.
"Eh,, iya dia beserta jajaran nya dan juga ayah kamu pernah kesini menjenguk kamu saat itu. Tapi melihat kondisi kamu yang seperti itu, mereka kembali lagi karna tidak tega, kamu juga tidak bisa didekati karna dulu kamu sangat berbahaya. "Maaf nak aku harus berbohong, karna sudah bersumpah dengan melati untuk tidak memberitahukan nya padamu, "ucap raja zhang dalam hati.
"Terus, bagaimana aku bisa sembuh secepat ini? Siapa yang sudah mengobatiku? "Tanya kenzo memancing ungkapan dari raja zhang.
"Itu.. Aku tidak tahu, tapi yang pasti ayahmu lah yang membawa kamu pulang, mungkin dia yang sudah berhasil mengobati kamu.
"Heh, raja zhang sangat terlihat sekali kalau berbohong, cara bicaranya saja sudah berbelit belit, apa yang dia sembunyikan, tapi aku tidak bisa memaksanya. "Ucap kenzo dalam hati. "Baiklah yang mulia, kalau begitu aku pamit dulu.
"Kamu mau kemana chuan? Tanya raja zhang.
"Aku mau pulang kebumi, karna aku banyak kerjaan disana. "Ucap kenzo berbohong pada raja zhang, kenzo mengambil kitab yang dia baca tadi, dan menyimpanya dalam ruang cincin nya.
__ADS_1
"Oh begitu, baiklah, kamu hati hati dijalan, mari ku antar kedepan gerbang.
"Tidak perlu yang mulia, aku pergi dari sini saja. Aku permisi. "Kenzo menghilang dari dalam ruangan tersebut dan pergi menuju istana ayah nya, yaitu istana matahari.
Saat tiba diistana matahari, dia muncul didepan gerbang, lalu dia disambut dengan ramah kemudian dikawal masuk menghadap raja jii shun.
"Hormat hamba ayahanda. "Dia membungkuk memberi hormat.
"Baiklah, berdirilah, sudah lama sekali kau tidak mengunjungi ayah, menurut kabar, kamu sudah sukses ya dibumi? "Raja jii shun turun dari singgah sananya menuju kenzo dan memeluknya.
"Iya ayah, ini semua berkat dorongan dari melati. Ngomong-ngomong soal melati, apa ayah tau kemana dia pergi?
"Em.. Bagaimana ayah bisa tau? Coba kamu tanya saja pada teman nya. "Jawab raja jii shun sambil mengalihkan pandangn matanya.
"Ayah, tadi aku sudah mendatangi raja mian zhang sebelum aku kesini, aku tanya padanya siapa yang mengobatiku waktu itu, terus dia bilang ayah lah yang mengobatiku, apakah itu benar?
"Eh... Em.. Iya, itu memang benar, ayah melakukan segala cara untuk mengobati kamu. Sampai ahirnya ayah berhasil mengeluarkan darah iblis yang beracun itu dari tubuh mu.
"Hm.. Apakah ayah dapat dipercaya? "Ucap kenzo dalam hati. "Baiklah ayah, aku kesini hanya ingin mengunjungi ayah, aku akan pergi ke istana awan, dan akan bermalam disana. Karna aku rindu dengan suasana disana.
"Baiklah nak, kamu hati hati.
"Iya ayah, aku pamit undur diri. "Kenzo pergi keluar gerbang istana matahari lalu dia terbang menaiki awan menuju istana awan yang jarak nya tidak terlalu jauh dari istana matahari.
Saat tiba diistana awan, kenzo heran tidak ada satupun yang berjaga didepan pintu gerbang ataupun pintu masuk istana.
Kemudian kenzo masuk begitu saja kedalam istana. "Dimana sih orang orang kenapa tidak ada yang berjaga sama sekali. "Kenzo berkeliling istana, dari depan sampai belakang, tapi tidak ada satupun orang. "Kemana sih mereka, istana ini seperti tidak berpenghuni.
"Pengawal.! !! Pasukan!! Heii kalian ada dimana?? "Teriak kenzo sambil menghentak kan tongkat nya kelantai, membuat istana berguncang.
Tidak lama berselang, munculah tiga pengawal lalu disusul dengan kemunculan semua orang.
Kemudian kenzo menduduki kursi singgah sana melati. "Dari mana saja kalian hah? Kenapa dari gerbang sampai belakang tidak ada orang sama sekali!! Berkumpul dimana kalian? Apakah begini cara kalian menjaga istana ini kalau tidak ada pemimpin? Bagaimana jika ada penyusup datang? Kemana kalian semua.!!!! "Kenzo berteriak kesal, amarah nya memuncak, dia menganggap kalau istana yang dipimpin melati ini tidak mereka jaga dengan baik.
"Maaf yang mulia.. Tidak akan ada lain kali. Kami salah, tolong hukum lah kami. "Ucap semua orang dengan wajah tertunduk ketakutan.
"Tidak perlu. Aku hanya ingin mengetahui dari mana kalian tadi sampai meninggalkan istana?
"Em.. Itu..yang mulia, kami semua sedang mempersiapkan kebutuhan untuk menyambut bulan purnama. "Jawab pengawal berjubah
"Oh.. Kapan bulan purnama tiba. Aku akan ikut untuk ritual nya.
"Tepat nya minggu depan yang mulia.
"Baiklah terimakasih, aku pergi dulu, aku akan bermalam disini, dan aku akan tidur dikamar melati, jangan sampai ada yang menggangguku. "Ucap nya tegas.
"Baik yang mulia, aku akan mengantar mu. Silahkan!.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa Like