
Robin dan arkey kini berjalan jalan di hutan .
Entah kenapa arkey malah memilih hutan dibandingkan dengan pantai atau pasar .
" Wahhh bagus sekali hutanya " kagum arkey .
" Kayak nggak pernah liat hutan saja " ejek Robin .
" padahal kalau di rumah teriak teriak kayak Tarzan " sindir Robin .
" Yeehhh siapa bilang dan gue bukan Tarzan ya " ketus arkey .
" Yehh marah " goda Robin .
" Diem " ketus arkey.
" Ayo " Robin menarik pergelangan tangan arkey .
" Kemana ?" Tanya arkey .
" Nanti juga tahu , ayo kamu kalau jalan lama kaya siput " ejek Robin sambil tersenyum .
" ........" Arkey diam tak menanggapi ucapan Robin memilih mengikuti nya .
Ternyata Robin membawanya ke air terjun .
Airnya sangat jernih dan segar . pemandangan yang indah tak sia sia dia memilih kesini sudah dapat calon suami pengalaman juga bertambah pula , komplit sudah .
" Waaah kenapa nggak dari kemarin aja sih nunjukin ini nya " ujar arkey kesal .
" Kamu nggak ngajak kok jadi ya aku diem saja " santai Robin .
" Kimi nggik ngijik Kik jidi iki diim siji " ujar arkey minyi minyi .
Arkey mendekati air dan bermain di pinggir sungai .
Robin yang melihat itu memiliki ide jail .
Robin tiba tiba berlari melewati arkey dan menyebur ke air .
Byurr'
Robin menyebur kedalam air dan mengenai arkey .
" ROBINNNNN " teriak arkey marah .
" What ?" Tanya Robin santai .
Arkey yang tak mau kalah dari Robin pun juga menceburkan diri nya ke dalam air .
Yah kalian tau kan selanjutnya seperti apa ???
Yah perang air........
" Robin Lo nggak mau ngalah dari gue heh " ujar arkey sambil mencipratkan air ke wajah Robin .
" Nggak mau "
Robin tiba tiba datang ke arah arkey dan tiba tiba memeluk arkey .
Deg'
Gila jantung gue , anjir jantung gue deg-degan .
" Ke__ kenapa ?" Tanya arkey gugup .
" Cantik " gumam Robin tanpa sadar .
" Hah ?"
Sedetik kemudian Robin tersadar dan menjauhkan diri dari arkey .
" Maaf " ucap Robin dan berbalik badan keluar dari air.
__ADS_1
Yah Robin sadar diri mana bisa dia bersama dengan arkey yang cantiknya seperti bidadari sedangkan dia jelek .
" Robin Lo mau kemana ?" Tanya arkey .
Cepat cepat arkey menyusul Robin keluar dari air .
" Lo mau kemana ?" Tanya arkey saat sudah tiba di samping Robin .
" Mau pulang " cuek Robin .
Kenapa jadi nyesek yah gue ?
Kenapa dia cuek ?
Hiks , rasanya pengen nangis .
" Lo kenapa sih ?" Tanya arkey lagi .
" Nggak kenapa Napa emang aku kenapa ?" Ujar Robin sambil tersenyum paksa .
Arkey berusaha membaca pikiran Robin .
Ternyata masalah itu lagi .
Arkey menghela nafas kasar ." Robin Lo mau main ketempat gue ?" Tanya arkey berusaha mendekati Robin lagi dan berusaha menghilangkan pikiran anehnya .
" Ke tempat mu ? Ngapain ?" Tanya Robin heran .
" Yah main aja , ayo " tanpa mau mendengarkan perkataan Robin lagi arkey menarik robin menuju penginapan nya .
Sesampainya di penginapan arkey robin masuk bersama arkey dan singgah di kamar arkey .
" Ini penginapan ?" Tanya Robin .
" Seperti nya iya , aku saja tidak tahu " acuh arkey .
" Owh ya berapa hari kamu akan disini ?" Tanya Robin .
Seketika arkey mengingat nya .
Arkey terdiam , sangat berat meninggalkan tempat ini begitu saja .
Bagaimana ini ?
Harus bagaimana ?
Apakah dia ijin lagi dengan kakak nya dan kakak iparnya menjadi satu Minggu lagi atau satu bulan lagi ?
Haruskah ?
Oke , aku akan ijin satu bulan lagi mau tidak mau aku tidak akan pulang secepat itu .
Rasanya berat meninggalkan Robin .
Robin ?
Ada apa dengannya ?
Kenapa dia memikirkan Robin ?
Perasaan apa ini ?
Sudah lah biarlah .
Arkey menatap Robin . " Satu bulan lagi mungkin " jawab arkey .
" Owh jadi mau ngapain kamu membawaku ke kamarmu ?" Tanya Robin waspada .
" Yahh siapa tau kau ingin membuat keturunan " jawab arkey asal .
" APA ?" syok Robin .
" Bercanda , gue masih waras yaaa " ujar arkey sambil menyengir .
__ADS_1
Robin menghela nafasnya lega , gila memang arkey ini .
" Kamu ini terlihat polos tapi otak mu kotor yaa " ujar Robin mengidik ngeri .
" What the **** , apa gue otak kotor ? No gue ini orang alim tau " ujar arkey percaya diri .
" Alim dari mana ?" Ejek Robin .
" Cih ...... Gue ini alim "
" Alim punya pacar kok alim " ejek Robin lagi .
" Hah ? Pacar ? Gue ? Gue punya pacar ? Siapa ?" Tanya arkey mengaga .
" Yah siapa tau kamu punya pacar " santai Robin padahal dalam hati sudah ketar ketir menunggu jawaban , semoga saja dia menjawab tidak .
" Owh pacar ? Banyak kok pacar gue " ujar arkey tersenyum misterius .
Mununggu jawaban tidak yaa , akan ku jawab sebaliknya .
Arkey menyeringai misterius .
Ekspresi Robin berbeda dari sebelumnya yang murah senyum menjadi sedikit muram tapi dia menutupi ekspresi wajahnya menjadi tersenyum .
Hanya tersenyum ?
Yah senyum palsu yang dia buat arkey tau itu .
Kenapa senyumnya menyakitkan ?
Arkey lebih suka senyum lepas Robin dari pada senyum yang dia paksakan seperti itu sangat menyakitkan untuk arkey , sungguh .
" Robin Lo mau makan ?" Tanya arkey mengalihkan pembicaraan nya .
" Makan ?"
" Yah makan " ujar arkey sambil tersenyum .
Seketika arkey memincing kan matanya ." Bukan makan gue makan nasi pikiran Lo kotor " ujar arkey sambil melotot .
Seketika Robin gelagapan . " Ais siapa yang pikirannya kotor kan tadi aku tanya makan ? Makan apa maksudnya lauknya " ralat Robin .
" Owhh seperti itu yaaa "
Arkey memalingkan wajahnya malu . Semburat merah muncul di pipinya .
" Hei kamu sakit ?"
" Hah ?"
" Itu pipi kamu kenapa merah kamu sakit ?" Tanya Robin lagi .
Sial , kenapa harus memerah sih malu anjirrr ' batin arkey .
" Owh ini iya sedikit agak panas aja " alibi arkey .
Robin hanya mengangguk kan kepalanya .
Arkey dengan cepat melarikan diri dari Robin , takut ketangkap basah lagi kan berabe .
Setelah beberapa menit arkey berkutik dengan dapurnya akhirnya selesai .
" ROBINN " teriak arkey kencang padahal Robin berada di dekatnya .
" Apaan sih kamu teriak teriak kayak di hutan aja " kesal Robin .
" Hehehe siapa tau Lo budeg kan berabe " arkey memperlihatkan giginya yang putih bersih .
" Aku nggak budeg yang ada kamu teriak teriak bisa bikin telinga ku budeg " kesal Robin .
" Yaelah gausah marah marah "
Mereka pun makan bersama . Selesai makan Robin pamit pulang karena hari sudah menjelang petang kan nggak elit kalau sampai malam ini desa bukan kota . Yang ada bisa di grebeg masal sama warga .
__ADS_1
***
Bersamamu aku bahagia , tetapi aku takut kebahagiaan ini tidak berlangsung lama dan kau meninggalkanku . ~ Robin Julie Avantie