THE UGLY BOY

THE UGLY BOY
Chapter 6 : Sebuah pertemuan


__ADS_3

Arkey POV


Aku kini berjalan bersama yoselin menuju pantai yang di bicarakan para ibu ibu gosip itu .


" Yos emang siapa sih yang di bicarain Mak Mak tadi ?" Tanya arkey penasaran .


" Cowok jelek yang di kutuk " jawab yoselin seadanya .


" Hah beneran "


Arkey menambah kecepatan langkah kakinya .


Yoselin tiba tiba menghilang begitu saja entah kemana .


Saat arkey berada di tebing pantai dia melihat cowok dengan baju yang elegan dan sederhana , Dengan muka jelek .


dengan muka jelek itu entah mengapa membuat jantung Arkey berdetak cukup kencang .


Pandangannya sendu dan nampak kesepian .


Yah dia kesepian .


Aku berjalan mendekat ke arahnya dan melihat ke arah pantai membuat jiwa ku tenang dan beban sedikit terangkat .


Angin pantai yang cukup kencang menerpa wajahku . sungguh sejuk walau panas entah mengapa dibanding duduk di bawah pohon untuk berteduh dia lebih memilih disini di pantai dengan si prince ugly .


Nampaknya dia belum menyadari kehadiran Ku .


" Sendirian ?" Tanya arkey pada cowok itu .


Cowok yang umurnya masih dua puluh tahun nan lebih tua darinya tapi masih muda .


" Ehh .... Iy__iya " kaget cowok itu sambil menengok ke arah ku .


Aku melihat kearahnya yang masih menatapku , ku berikan senyum tulus .


Aku duduk di sampingnya membuatnya bingung .


" Kamu orang baru ya ?" Tanya cowok itu duduk agak menjauh dariku .


Apa dia risih sama gue kok malah menjauh gitu sih ?


" Iya " jawab arkey .


" Kenapa duduk nya jauh gitusih gue bau , apa ?" Kesal arkey pada cowok itu yang kini menatapnya kaget .


" Kamu nggak bau tapi kan aku jelek " ujar cowok itu .


Owh ternyata dia minder tohh .


" Jelek cantik ganteng itu sama , sama sama manusia , sama sama makan , sama sama tinggal di bumi Lo mah minderan " ini yang minder siapa yang kesal siapa heran gw .


" Tap___"

__ADS_1


" Ngada tapi tapian sini , ngausah minder sama sama manusia apapun kekurangan orang harus di hargai " ujar arkey sambil menarik lengan cowok tersebut agar mendekat ke arahnya .


" Nama Lo siapa ?" Tanya arkey pada cowok tersebut .


" Robin , Robin Julie Avantie " ujar Robin pada arkey .


" Nama Lo bagus , gue arkeysha Maura Cantika " ujar arkey sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum .


Robin dengan ragu menyambut jabatan tangannya .


'Aduh kenapa gue deg degan ya pas Deket cowok ini ' batin arkey .


" Kamu dari mana ?" Tanya Robin tiba tiba .


" Dari hati " canda Arkey .


" yang bener , kamu asalnya dari mana ?" tanya Robin lagi .


" asalnya dari bumi lah " ujar Arkey asal .


" maksudnya Dari pulau mana ? Kota mana ?" Tanya Robin sedikit menghangat membuat arkey jedag jedug dueerrr .


" Dari pulau Jawa kota Jakarta " jawab arkey .


" Owh kesini ya sendirian ?" Tanya Robin .


" Iya , berani kan gue " jawab arkey sambil Menyombongkan dirinya .


Robin tersenyum hangat pada arkey .


" Kenapa apanya ?" Bingung arkey .


" Kenapa mau mengobrol dengan ku aku ini jelek " ujar Robin sambil menatap air laut .


" Kan lagi Lo minderan orangnya bukankah ini Indonesia , Lo tau nggak sih arti bhineka tunggal Ika itu apa ?" Kesal arkey .


" Tau , berbeda-beda tetapi tetap satu kan " kata Robin .


" Tu tau Lo jadi orang jangan minderan , biarin orang bilang apa itu hidup Lo jadi Lo yang harus ngatur bukan orang lain yang ngatur hidup Lo " jelas arkeysha membuat Robin menatapnya lama .


" Hidup itu bagai roda ada kalanya kita di bawah dan ada kalanya kita di atas , kalau Lo di hina sama orang karena Lo jelek mereka nggak tau aja kelebihan Lo apa mereka hanya Mandang Lo dari sisi kurang Lo " jelas arkey .


" Hidup itu di bawa santai aja " ujar arkey merangkul Robin membuat Robin tersenyum .


" Makasih " ucap Robin.


" Kenapa harus berterimakasih ?" Tanya arkey heran .


" Kalau kamu nggak bilang seperti itu mungkin aku bakal nyerah akan hidup ku " jelas Robin .


Robin menghela nafasnya . " Dulu aku tinggal dengan bergelimang harta , orang tua dan juga teman teman sekarang cuma ada aku sendiri " Robin menyorot ke arah laut yang luas dengan tatapan sendu .


" Kadang aku nggak kuat hidup seperti ini tapi setelah mendengar perkataan mu tadi aku seolah mendapatkan harapan " ujar Robin .

__ADS_1


" gue juga dulu sama kaya Lo tapi bedanya gue masih ada kakak gue "


Robin hanya mengangguk kan kepalanya tanda mengerti .


" Oh ya Lo sering kesini ?" Tanya arkey sambil melihat ke arah Robin .


" Iya "


" Kalau di liat liat tempat ini bagus yaa , membawa ketenangan gitu " ujar arkey.


" Iya "


" Iya melulu " sebal arkey .


" Terus bilang apa ?" Tanya Robin yang mulai menunjukan ekspresi lain selain sedih .


" Hooh kek apa kek "


" Hooh "


" Dah kan "


" Ya nggak gitu juga kalik " kata arkey .


" Owh ya Lo tinggal dimana ?" Tanya arkey .


" Di rumah lah "


" Bego , gue juga tau kalik kalau Lo tinggal di rumah maksud gue rumah Lo dimana ?" Tanya arkey mulai geram .


" Ada Deket sini , emang mau main ?" Tanya Robin ragu .


" Kalau boleh sih iya kalau nggak ya gue tetep ikut " ujar arkey santai .


" Ck mending gausah tanya aja dari pada jawabanya sama " kesal Robin .


" Yee terserah gue dong wlek "


" Yaudah lah aku mau pulang " ujar Robin .


" Ikut "


" Gausah kamu pulang aja sana " usir Robin .


" Kenapa ngaboleh ?" Tanya arkey sambil cemberut .


" Rumah ku jelek " ujar Robin .


" Jelek atau bagus yang penting bisa ditinggali " ujar arkey .


" Boleh ngaboleh gue tetep ikut Lo " kukuh arkey .


Mau tak mau Robin pasrah saja .

__ADS_1


****


Pertemuan kita bagikan hujan yang datang tiba tiba dan pergi begitu saja .


__ADS_2