
Arkeysha mengikuti langkah Robin pergi bahkan saat memasuki keramaian dia menjadi bahan gunjingan .
" Ehh mbak mau maunya sih sama orang jelek kayak dia " ujar seorang cowok yang Ngada ngantengnya .
" Halah ngatain orang jelek ngapernah ngaca mas , Bu , mbak ?" Sindir arkeysha membuat amarah mereka sampai ubun ubun .
" Kurang ajar kamu mbak "
" Oucc sorry , i'm not like' debat " ujar arkey santai sambil menggandeng tangan Robin membuat sang empunya tersentak .
" Why ?"
" No , hanya sedikit kaget dan tidak nyaman saja tiba tiba ada yang mengengam tangan saya " ujar Robin .
" Jelaslah Ngada yang mau ngenggam tangan orang jelek kaya kamu kecuali kalo dia buta hahahaha " kata seorang wanita dan temanya sambil tertawa .
" Ehh mbak mending jelek tapi punya hati cantik tapi kalau muka cantik tapi hatinya jelek sama aja dong malah lebih buruk tuh menurut saya seperti .......sampah " ujar arkey gamblang di tengah keramaian membuat dirinya menjadi pusat perhatian sedangkan Robin memasang wajah stay cool .
" Kamu ngatain saya sampah hah ?"
" Iya emang kenapa ? Mbaknya ngadenger budeg mbak pergi ke THT sana " cuek arkey .
Wah ini nih yang ku tunggu padahal ngasuka debat tapi lagi pengen debat gue hahahaha liat muka mereka aja udah pengen ngakak hihihi lucu , batin arkey tertawa .
" Udah arkey ayo " ujar Robin menarik arkey dari keramaian .
" Why padahal asik tadi tuhh , lagian Lo kalo di sindir kek gitu diem aja sih ?" Kesal arkey yang sudah keluar dari keramaian
" Lalu mau bagaimana lagi aku emang jelek kan , mereka benar Ngada yang salah " ujar Robin dengan tatapan sendu .
" Tapi menurut ku Lo tampan kok , Ngada yang jelek , Lo masih dalam wujud manusia tapi di film beauty and the best tuh jadi moster " ujar arkey santai .
" Hah film apa itu ?" Tanya Robin tidak tahu .
" Weehhh Lo belum pernah liat ya "
Robin menggelengkan kepalanya .
" Ntar gue kasih liat " Robin hanya mengangguk .
" Eh tapi aku kan jelek dari pada kamu cantik " ujar Robin melanjutkan pembicaraan yang tadi .
" Ck , gini aja kalau Lo merasa jelek tapi gue liatnya dari sini " ujar arkey sambil menunjuk ke arah dada Robin mengisyaratkan akan hati .
Robin yang tak mengerti menaikan sebelah alisnya.
" Hati "
" Hati ?" Tanya Robin .
" Kalau menurut Lo , Lo jelek maka Lo harus punya hati yang baik , kalau Lo udah ganteng pertahankan hati Lo agar tetap punya hati yang baik " jelas arkey sambil menatap mata Robin dalam .
" Gue kasih tau ya ni dengerin apa kata Bu guru yahh " ujar arkey bertingkah lucu membuat Robin terkekeh .
" Apa ?"
" Emmm rumah Lo dimana ?"
__ADS_1
" Hah ? Katanya mau kasih wejangan , gimana sih ?" Kesal Robin pada arkey .
" Siapa yang bilang gue mau kasih wejangan ini nih , gue tadi cuma bilang dengerin apa kata Bu guru gituhhh " ujar arkey memasang wajah tanpa dosa nya dan berjalan mendahului Robin .
" Woe arkey rumah ku disini kamu mau kemana ?" Ujar Robin sambil menarik kerah belakang baju arkey membuat arkey terseret .
" Yaaaa Lo kurang ajar ya gue ini manusia loh bukan binatang Lo main seret seret aja " kesal arkey pada Robin yang sudah melepaskan nya .
" Yahh maaf suruh siapa nylonor lurus gitu aja kan harusnya belok " ujar Robin memasang wajah tanpa dosanya .
" Yeee situ mau balas dendam kan sama gue " Tunjuk arkey pada Robin .
" Nggak tuh , siapa yang bilang ?" Elak Robin .
" Gue tadi Lo nggak denger atau gimana sih ?"
" Denger masih punya dua telinga lengkap paket komplit " ujar Robin dengan nada ketus .
" Yeee gue kira udah nggak komplit "
Robin hanya diam tak menanggapi ucapan arkey yang tiada ujungnya itu .
Robin kira arkey ini orang nya pendiem tapi dugaannya salah ternyata lebih parah .
" Diem bae Lo ngomong lah nggak bisu kan situ ?" Pedas sekali brow , sekali ngomong Mak nyess .
" Ck aku dari tadi kalau bukan ngomong ngapain nyinden ?" Ketus Robin .
" Emang Lo bisa nyinden ?" Tanya arkey dengan wajah tanpa dosanya yang polosnya minta di tampol .
" Owh ternyata nyinden tuh
gitu tohh " ujar arkey sambil munggut munggut .
" Ya nggak lah pinterr " gemas Robin .
" Dah lah males ngomong sama Lo "
" Bawaannya kesel pengen gue tampol aja muka Lo ngeselin "
" Kalo ngomong muter muter ngapernah bener " oceh arkey .
" Astaghfirullah " istighfar Robin .
Bukanya yang dari tadi ngomong muter muter dia kenapa dirinya yang disalahkan .
Apa salahnya ?
Pengen cium eh maksudnya pengen nampol tapi sayang .....ck harus ekstra sabar okey .
Sesampainya di gerbang rumah Robin arkey sudah melongo .
Ini hanya gerbang loh bukan dalam nya bagaimana kalo sudah berada di dalam bisa pingsan nanti .
" Ini rumah Lo ?" Tanya arkey yang sudah melewati gerbang rumah Robin .
Robin hanya mengangguk kan kepalanya .
__ADS_1
" Ck , mirip kastil menurut ku "
" HUAAAA GUE BELUM PERNAH LIAT YANG KAYAK KASTIL " jerit arkey heboh .
" gue liatnya yang mansion " ujar arkey .
Robin hanya bisa menggelengkan kepalanya .
" Ayo masuk " ajak Robin .
Saat memasuki pintu utama arkey hanya merasakan sepi .
Kastil ini memang besar megah dan indah namun apa gunanya jika ini sepi .
Gelap , dingin dan sunyi
Apakah ini keseharian Robin di kastil ini yang bahkan dia sendiri yang menghuninya ?
Bagaimana jika aku di posisi nya ?
Apa yang akan aku lakukan ?
Bunuh diri kah , menangis kah , meratapi nasib kah ?
" Sepi ya ? Memang aku tinggal sendiri di sini , pembantu akan datang jika pagi hari Sampai siang untuk membersihkan ruangan " jelas Robin .
" Kenapa Lo terlalu tegar dengan semua yang Lo alami ?"
" Karena aku percaya jika suatu hari nanti ini akan kembali dengan orang yang ku sayang " ujar Robin sambil menatap arkey dalam .
" Siapa orang itu ?" Tanya arkey sambil menatap mata Robin yang memancarkan harapan .
" Orang yang menjadi istri dan ibu dari anak anak ku nanti " jawab Robin sambil tersenyum .
" Ck ck ck gue kagum sama Lo "
" Owh jelas aku memang harus di Kagumi " ujar Robin melawak .
" Ck terlalu percaya diri "
" Ayo Lo nggak mau nunjukin ruangan ruangan dimana , atau apa itu Lo berdiri disini mau jadi patung heh " sentak arkey kesal saat Robin malah cuma berdiri .
" Ck merepotkan sekali " gumam Robin .
" Robin ganteng gue denger " sendir arkey .
" Iya iya maaf "
Mereka pun menyusuri setiap koridor kastil yang gelap dan sunyi itu .
***
Bahagia itu sederhana hanya melihat mu tersenyum sudah membuat ku bahagia .
***
Harapan ku cuma satu yaitu memiliki mu apa adanya .
__ADS_1