THE UGLY BOY

THE UGLY BOY
Chapter 7 : Heading to the future home


__ADS_3

Arkeysha mengikuti langkah Robin pergi bahkan saat memasuki keramaian dia menjadi bahan gunjingan .


" Ehh mbak mau maunya sih sama orang jelek kayak dia " ujar seorang cowok yang Ngada ngantengnya .


" Halah ngatain orang jelek ngapernah ngaca mas , Bu , mbak ?" Sindir arkeysha membuat amarah mereka sampai ubun ubun .


" Kurang ajar kamu mbak "


" Oucc sorry , i'm not like' debat " ujar arkey santai sambil menggandeng tangan Robin membuat sang empunya tersentak .


" Why ?"


" No , hanya sedikit kaget dan tidak nyaman saja tiba tiba ada yang mengengam tangan saya " ujar Robin .


" Jelaslah Ngada yang mau ngenggam tangan orang jelek kaya kamu kecuali kalo dia buta hahahaha " kata seorang wanita dan temanya sambil tertawa .


" Ehh mbak mending jelek tapi punya hati cantik tapi kalau muka cantik tapi hatinya jelek sama aja dong malah lebih buruk tuh menurut saya seperti .......sampah " ujar arkey gamblang di tengah keramaian membuat dirinya menjadi pusat perhatian sedangkan Robin memasang wajah stay cool .


" Kamu ngatain saya sampah hah ?"


" Iya emang kenapa ? Mbaknya ngadenger budeg mbak pergi ke THT sana " cuek arkey .


Wah ini nih yang ku tunggu padahal ngasuka debat tapi lagi pengen debat gue hahahaha liat muka mereka aja udah pengen ngakak hihihi lucu , batin arkey tertawa .


" Udah arkey ayo " ujar Robin menarik arkey dari keramaian .


" Why padahal asik tadi tuhh , lagian Lo kalo di sindir kek gitu diem aja sih ?" Kesal arkey  yang sudah keluar dari keramaian


" Lalu mau bagaimana lagi aku emang jelek kan , mereka benar Ngada yang salah " ujar Robin dengan tatapan sendu .


" Tapi menurut ku Lo tampan kok , Ngada yang jelek , Lo masih dalam wujud manusia tapi di film beauty and the best tuh jadi moster " ujar arkey santai .


" Hah film apa itu ?" Tanya Robin tidak tahu .


" Weehhh Lo belum pernah liat ya "


Robin menggelengkan kepalanya .


" Ntar gue kasih liat " Robin hanya mengangguk .


" Eh tapi aku kan jelek dari pada kamu cantik " ujar Robin melanjutkan pembicaraan yang tadi .


" Ck , gini aja kalau Lo merasa jelek tapi gue liatnya dari sini " ujar arkey sambil menunjuk ke arah dada Robin mengisyaratkan akan hati .


Robin yang tak mengerti menaikan sebelah alisnya.


" Hati "


" Hati ?" Tanya Robin .


" Kalau menurut Lo , Lo jelek maka Lo harus punya hati yang baik , kalau Lo udah ganteng pertahankan hati Lo agar tetap punya hati yang baik " jelas arkey sambil menatap mata Robin dalam .


" Gue kasih tau ya ni dengerin apa kata Bu guru yahh " ujar arkey bertingkah lucu membuat Robin terkekeh .


" Apa ?"


" Emmm rumah Lo dimana ?"

__ADS_1


" Hah ? Katanya mau kasih wejangan , gimana sih ?" Kesal Robin pada arkey .


" Siapa yang bilang gue mau kasih wejangan ini nih , gue tadi cuma bilang dengerin apa kata Bu guru gituhhh " ujar arkey memasang wajah tanpa dosa nya dan berjalan mendahului Robin .


" Woe arkey rumah ku disini kamu mau kemana ?" Ujar Robin sambil menarik kerah belakang baju arkey membuat arkey terseret .


" Yaaaa Lo kurang ajar ya gue ini manusia loh bukan binatang Lo main seret seret aja " kesal arkey pada Robin yang sudah melepaskan nya .


" Yahh maaf suruh siapa nylonor lurus gitu aja kan harusnya belok " ujar Robin memasang wajah tanpa dosanya .


" Yeee situ mau balas dendam kan sama gue " Tunjuk arkey pada Robin .


" Nggak tuh , siapa yang bilang ?" Elak Robin .


" Gue tadi Lo nggak denger atau gimana sih ?"


" Denger masih punya dua telinga lengkap paket komplit " ujar Robin dengan nada ketus .


" Yeee gue kira udah nggak komplit "


Robin hanya diam tak menanggapi ucapan arkey yang tiada ujungnya itu .


Robin kira arkey ini orang nya pendiem tapi dugaannya salah ternyata lebih parah .


" Diem bae Lo ngomong lah nggak bisu kan situ ?" Pedas sekali brow , sekali ngomong Mak nyess .


" Ck aku dari tadi kalau bukan ngomong ngapain nyinden ?" Ketus Robin .


" Emang Lo bisa nyinden ?" Tanya arkey dengan wajah tanpa dosanya yang polosnya minta di tampol .


" Owh ternyata nyinden tuh


gitu tohh " ujar arkey sambil munggut munggut .


" Ya nggak lah pinterr " gemas Robin .


" Dah lah males ngomong sama Lo "


" Bawaannya kesel pengen gue tampol aja muka Lo ngeselin "


" Kalo ngomong muter muter ngapernah bener " oceh arkey .


" Astaghfirullah " istighfar Robin .


Bukanya yang dari tadi ngomong muter muter dia kenapa dirinya yang disalahkan .


Apa salahnya ?


Pengen cium eh maksudnya pengen nampol tapi sayang .....ck harus ekstra sabar okey .


Sesampainya di gerbang rumah Robin  arkey sudah melongo .


Ini hanya gerbang loh bukan dalam nya bagaimana kalo sudah berada di dalam bisa pingsan nanti .


" Ini rumah Lo ?" Tanya arkey yang sudah melewati gerbang rumah Robin .


Robin hanya mengangguk kan kepalanya .

__ADS_1


" Ck , mirip kastil menurut ku "


" HUAAAA GUE BELUM PERNAH LIAT YANG KAYAK KASTIL " jerit arkey heboh .


" gue liatnya yang mansion " ujar arkey .


Robin hanya bisa menggelengkan kepalanya .


" Ayo masuk " ajak Robin .


Saat memasuki pintu utama arkey hanya merasakan sepi .


Kastil ini memang besar megah dan indah namun apa gunanya jika ini sepi .


Gelap , dingin dan sunyi


Apakah ini keseharian Robin di kastil ini yang bahkan dia sendiri yang menghuninya ?


Bagaimana jika aku di posisi nya ?


Apa yang akan aku lakukan ?


Bunuh diri kah , menangis kah , meratapi nasib kah ?


" Sepi ya ? Memang aku tinggal sendiri di sini , pembantu akan datang jika pagi hari Sampai siang untuk membersihkan ruangan " jelas Robin .


" Kenapa Lo terlalu tegar  dengan semua yang Lo alami ?"


" Karena aku percaya jika suatu hari nanti ini akan kembali dengan orang yang ku sayang " ujar Robin sambil menatap arkey dalam .


" Siapa orang itu ?" Tanya arkey sambil menatap mata Robin yang memancarkan harapan .


" Orang yang menjadi istri dan ibu dari anak anak ku nanti " jawab Robin sambil tersenyum .


" Ck ck ck gue kagum sama Lo "


" Owh jelas aku memang harus di Kagumi " ujar Robin melawak .


" Ck terlalu percaya diri "


" Ayo Lo nggak mau nunjukin ruangan ruangan dimana , atau apa itu Lo berdiri disini mau jadi patung heh " sentak arkey kesal saat Robin malah cuma berdiri .


" Ck merepotkan sekali " gumam Robin .


" Robin ganteng gue denger " sendir arkey .


" Iya iya maaf "


Mereka pun menyusuri setiap koridor kastil yang gelap dan sunyi itu .


***


Bahagia itu sederhana hanya melihat mu tersenyum sudah membuat ku bahagia .


***


Harapan ku cuma satu yaitu memiliki mu apa adanya .

__ADS_1


__ADS_2