
❤❤❤
setelah menempuh perjalanan yang melelahkan Anggi akhirnya sampai di rumahnya, dari terminal ke rumah anggi di jemput bapaknya menggunakan sepeda motor kesayangan pak andi bapak nya Anggi sudah berapa kali Anggi katakan untuk motornya tidak usah dipakai dan beli saja yang baru tapi pak andi tidak mau dan memilih tetap setia dengan motor lamanya
banyak cerita yang sudah pak andi lalui bersama motor itu Anggi pun menyerah untuk menyuruh bapaknya membeli motor baru terserah lah bapaknya yang penting bapaknya senang memakainya itu sudah cukup untuk nya
saat keluar dari kereta Anggi lihat pak andi yang melambaikan tangan memanggilnya anggi yang melihat itu langsung berjalan ke arah dimana bapak nya itu berada
mengingat tadi saat dia dijemput berapa kali mereka harus berhenti karena pak andi yang bertemu temanya perjalanan yang seharusnya 10 menit sudah sampai rumah menjadi 30 menit karena pak andi yang 2 kali mampir saat melihat temannya
saat baru keluar seseorang memanggil pak andi dan mereka berhenti untuk berbincang sebentar selesai dari situ akhirnya mereka benar benar akan pulang ke rumah tapi malah pak andi berhenti lagi ketika seorang teman nya memanggilnya
hal ini sudah Anggi alami sejak dulu bapaknya ini memang sangat sangat ramah dan karena itu temannya pun dimana saja jadi kalau sedang bersama bapaknya perjalanan yang tadi nya sebentar jadi lama
setelah sampai Anggi langsung menemui ibunya yang saat itu sedang menyiapkan makan malam ibunya sengaja lebih cepat menyiapkan makan malam kali ini biar nanti saat Anggi datang makan malam mereka lebih cepat karena pastinya lelah setelah menempuh perjalanan pulang dan Anggi butuh istirahat
selesai salim ke ibu nya Anggi masuk ke kamar meletakan tas nya dan Anggi memutuskan untuk mandi kembali karena badanya terasa lengket mungkin keringat saat berada di perjalanan tadi
tidak butuh waktu lama Anggi pun selesai dengan ritual bersih bersih nya dan selesai juga mengenakan piyama nya Anggi pun keluar kamar menuju ruang makan
__ADS_1
di ruang makan sudah ada tersedia di atas meja makan lauk pauk yang baru saja matang dan di sajikan di atas meja uap yang mengepul di atas nya terlihat jelas
Anggi membantu menyiapkan alat alat makan yang sudah dia susun rapi di atas meja, saat semua nya beres ibu bapak dan Anggi duduk di masing masing kursi dan mulai mengambil nasi dan lauk nya
mungkin tidak semewah itu makan malam mereka saat ini tapi Anggi sangat merindukan saat saat seperti ini, duduk di meja yang sama dengan kedua orang tua nya dan makan makanan yang di masak ibunya di tambah lagi saat makan itu jadi ajang curhat juga bagi Anggi cerita itu mengalir kalau sudah di meja makan
di tambah lagi jam makan yang sengaja di majukan dari jam makan biasanya di karenakan orang tuanya yang meng khawatirkan dirinya yang pasti capek dan ingin istirahat tapi tidak mau juga tidur di saat belum makan malam
yang mungkin orang lain menganggap itu sepele tapi tidak dengan Anggi banyak hal hal kecil yang kedua orang tuanya lakukan untuk dirinya dan itu membuat Anggi merasa sangat di sayangi
" kamu kok tumben pulang di waktu waktu kaya gini, biasanya kan kamu paling males pulang kalau nangung tiga hari doang" tanya bapak nya penasaran
" yahh pengen aja, lagi kangen juga masakan ibu" jawab Anggi asal
" lagi pengen pulang aja, sekarang kan lagi masa masa nya nyusun skripsi terkadang stres juga kalau skripsi mulu, yaudah pulang aja dulu" jawab Anggi
anggi memilih tidak menceritakan mengenai dirinya yang memang sedang tidak bisa melakukan bimbingan menurut anggi itu akan membebani pikiran kedua orang tua nya model model ovt yang langsung kaget banget kalau dapat kabar dari anaknya di rantau padahal biasanya masalah itu tidak seberapa
Anggi tidak mau orang tuanya itu ikut memikirkan masalah dia, biarlah orang tua di rumah taunya kabar baik baik saja
__ADS_1
sebenarnya seringkali makanan mereka itu sudah habis tapi tidak mau pindah ke tempat lain karena ada cerita bagus jadilah mereka lama di meja makan
seperti kali ini piring mereka sudah kosong tapi belum ada yang bergerak untuk pindah tempat karena sedang membahas isu isu negara yang sebenarnya tidak perlu untuk mereka bahas
hal hal random yang mereka bahas saat di. meja makan itu bisa panjang dan biasanya menimbulkan perdebatan
banyak tema atau materi yang mereka bahas saat seperti itu biasanya diawali dengan bertanya keseharian Anggi di kampus nya dan Anggi yang menjawab lalu sedikit membahas kasus kasus yang terjadi dan itu bisa merembet ke arah agama dan pemerintahan
pembicaraan kali ini di hentikan oleh ibu nya dengan alasan Anggi sudah harus ber istirahat cerita nya bisa di sambung besok
dan Anggi dan pak andi langsung berdiri membereskan meja membawa piring kotor ke wastafel dan makanan yang belum habis di masukan kedalam lemari
kalau baru sampai begini Anggi tidak boleh melakukan apapun yang bisa amembuat dia caoek, contoh nya cuci piring Anggi sudah pasti di larang dan lebih baik untuk istirahat saja, tapi itu untuk hari pertama datang saja hari selanjutnya itu Anggi sudah harus melakukan semua jenis pekerjaan rumah
jadi dia mendapatkan privilege itu hanya saat hari pertama saja dan itu tidak mungkin di sia siakan oleh Anggi
Anggi kembali ke kamar untuk istirahat tapi sebelum itu dia harus scrolling berita terbaru dulu di handphone nya untuk pengantar tidur
saat sudah mengantuk sekali dan tidak bisa ditahan Anggi langsung menutup matanya dan tidur dan pastinya sebelum tidur itu memastikan kalau lampu di kamar nya itu dalam keadaan mati
__ADS_1
tidur saat lampu mati itu suatu anugrah menurut Anggi karena bisa tidur dengan lelap dan tidak silau tentunya
Anggi yang biasanya tidur dalam keadaan lampu mati sangat tidak paham kenapa ada orang di dunia ini yang kalau tidur harus atau tidak boleh mematikan lampu kan aneh tidur tapi mata harus tersiksa dengan silau dari lampu, sepertinya Anggi harus mencari suami yang tidur mematikan lampu