
❤❤❤
Pagi hari ini Anggi harus bangun lebih cepat dari biasanya kalau saat dirinya berada di kos nya bagun kesiangan itu hal yang wajar tapi tidak untuk dilakukan saat berada di rumah bisa bisa dia diusir
"ibu ke pasar dulu, itu halaman depan sama dalem rumah jangan lupa di sapu sama beresin ruang tengah" kata ibu nya saat hendak ke pasar pagi ini
Anggi tidak tau tentang ibu ibu lainnya tapi ibu nya itu setiap pagi kepasar kan bisa di beli banyak biar stok seminggu dan berhemat tenaga harus ke pasar tiap pagi
entahlah mungkin ibunya sudah berada di level maksimal kerajinan
suara pintu tertutup terdengar Anggi bergegas bangun dari tempat tidurnya dana membasuh wajah nya sebentar tidak lupa mengikat rambutnya dan keluar kamar
Berpikir sebentar apa yang akan dia kerjakan lebih dulu,
"ngapain bengong depan kamar kamu? " tanya bapak nya mengagetkan Anggi
" lagi mikir nihh mau kerjain yang mana dulu"
jawab Anggi sambil mengekor di belakang bapaknya
"kelamaan keburu ibu mu pulang "
Anggi menampilkan senyum terpaksa ke bapaknya dan langsung berjalan keluar rumah dengan cepat
pilihan nya jatuh pada menyapu halaman biar pagi pagi dia sudah berjemur matahari hitung hitung sekalian olaraga pagi
Anggi mengambil sapu dan memulai per bagian nya pagi ini
" eehhh anggi pagi pagi udah nyapu aja nih" sapa ibu tetangga rumahnya tangan nya terlihat membawa keranjang yang berisi sayuran ibu ini pasti juga baru dari pasar
"iyaa bu" jawab Anggi dengan ramah walapun dalam hatinya sudah merangkai kata kata buat si ibu tetangga nya
"lagi liburan yah" tanya ibu itu kembali
__ADS_1
"iyaa bu lagi libur" jawab Anggi berusaha tetap terlihat ramah
" kok Rani nggak libur yah? atau karna beda kampus" tanya ibu itu penasaran karena anaknya yang juniornya dua tahun di bawahnya itu tidak pulang
" oohh nggak kok bu, saya kan udah nggak ada lagi mata kuliah tinggal nyusun skripsi doang jadi kalau ada waktu sedikit di usahain buat pulang" Anggi menjawab dengan tenang
"oohh gitu yah"
Anggi berdoa dalam hatinya agar si ibu itu cepat pergi dan mengakhiri sesi tanya jawabnya karena kegiatan dia masih banyak bukan hanya buat menjawab pertanyaan dia saja
dan benar saja si ibu itu langsung pergi dan tak lupa dengan senyum ke arah Anggi sebagai tanda kalau dia pamit undur diri dari sesi podcast pagi ini
Anggi menarik nafas lega dan langsung melanjutkan tugas nya yang sempat tertunda gara gara harus menjawab pertanyaan ibu tetangga
untung saja halaman depan rumah Anggi tidak besar jadi tidak memerlukan waktu banyak untuk menyapu halaman itu
setelah selesai Anggi beralih ke dalam rumah beberes dalam rumah yang hukumnya wajib dan kalau tidak dilakukan bisa kena omel sepanjang hari atau bahkan akan tetap di ungkit lagi kalau kalau Anggi melakukan kesalahan meskipun terkadang itu tidak ada sangkut pautnya
bapak andi yang berprofesi sebagai guru mengajar di sekolah dasar tidak jauh dari rumahnya setiap sebelum berangkat pak andi sarapan dulu di meja makan yang sudah tersedia
the power of emak memang nyata semua hal bisa dilakukan, sebelum berangkat ke pasar ibunya sudah pasti telah selesai membuatkan sarapan dan kalau Anggi sedang tidak ada ibunya pun sudah selesai beres beres rumah
yang Anggi saja bangun pagi untuk mengurus satu hal saja sudah kewalahan apalagi dia harus mengurus semua sendirian itu terdengar sangat melelahkan
selesai sarapan bapaknya pergi dan kerja Anggi juga sudah selesai tadi dia juga sempat mencuci piring bekas makan bapaknya karna dia pikir mumpung cuman satu
setelah itu Anggi kembali ke kamar dan melanjutkan tidur nya yang terpotong
biar nanti ibunya yang membangunkan dia saat pulang nanti
ibunya ke pasar memang tidak perna sebentar bulan hanya pergi membeli bahan maska untuk siang sampai malam tapi juga mengecek warung milik nya yang memang berada di pasar
warung sembako yang berada di pasar itu di jaga oleh bibi nya yang merupakan saudara ibunya, sekitar jam 10 baru ibunya pulang kerumah
__ADS_1
ibunya adalah seorang IRT yang membuka usaha kecil kecilan biar tidak terlihat nganggur juga dan membantu ekonomi keluarga
selain warung sembako ibunya juga membuka jasa jahit yang ruangan yang itu tepat berada di sebelah rumah mereka tapi agak sedikit lebih kedepan agar bisa dilihat kalau kata ibunya
setelah dari pasar ibunya langsung segera menyiapkan masakan untuk makan siang biar suaminya pulang bisa langsung makan kalau sudah memasak ibunya akan istirahat menunggu pak andi pulang dari sekolah sekitaran jam 12 lebih baru mereka makan bersama
kalau sudah makan ibu nya akan pergi mengerjakan baju pesanan orang, itu bisa sampai sore bisa selesai lebih awal atau terlambat dari biasanya tergantung pesanan yang masuk kalau sedang banyak malam pun ibunya masih lanjut menjahit
Anggi yang mau membantu ibunya tapi sama sekali tidak bisa menjahit padahal sudah diajarkan tapi memang tidak ada bakat jadi sudahlah lebih baik Anggi fokus di kuliah nya saja kan tidak selamanya anak harus mengikuti jejak orang tua
terkadang buah jatuh jauh dari pohon dan itu terbukti ke pada nya
tidak terasa Anggi sudah tertidur pulas dan tidak mendengar panggilan ibunya yang sudah kembali dari pasar
"anggi" panggil ibunya sambil mengetik pintu
mendengar tidak ada jawaban ibunya membuka pintu dan masuk ke dalam kamar
"Anggi,,, bangun pasti sarapan kan, ayoo bangun sarapan terus mandi"
Anggi yang terbangun akibat guncangan dari ibunya buru buru bangun dan segera duduk tapi dalam keadaan mata yang masih tertutup
"cepat" ucap ibunya saat sudah berada diluar dan terjadi lagi ibunya dengan sengaja tidak menutup pintu kamarnya
Anggi sedikit melakukan peregangan pada otot ototnya takutnya tegang karena tadi dia langsung bangun
mungkin ini yang selalu ibunya katakan kalau pagi itu harus mandi biar segar dan tidak ngantuk, lihat saja Anggi sekarang kedaanya itu jadi tidak bersemangat karena lemas dan tidak berenergi
Anggi ingin segera mandi tapi baru membayangkan nya saja dia sudah malas ada yang sama dengan Anggi?
merasa sudah cukup mengembalikan kesadarannya Anggi pun memutuskan untuk makan dulu biar nanti langsung mandi
untung saja Anggi tidak memiliki tetangga yang punya anak se umuran dengan dia dan memiliki kerajinan dan kepintaran lebih dari dia bisa bisa setiap baru bangun seperti ini langsung kena siraman rohani dan di banding bandingkan.
__ADS_1