This Is Love

This Is Love
batasan


__ADS_3

❤❤❤


Anggi yang sedang duduk di belakang membuka jendela mobil untuk melihat lampu lampu di jalanan tidak terasa memang padahal tadi mereka berangkat masih terang tau taunya balik sudah malam aja


"sorry yah ta lo gue jadi ngerepotin lo" ucap Askar yang sekarang sedang duduk di depan membawa mobil


Anggi dan ayu akhirnya pulang di jemput oleh Askar karena katanya urusannya sudah selesai jadi sekalian dia mengantar pulang dan formasi duduk nya Askar dan ayu di depan dan Anggi duduk di bagian tengah mobil sendiri


"nggakpapa kok gue juga lagi gabut di kosan" jawab Anggi tanpa melihat ke arah Askar dan tetap mengarahkan ke jalan


Askar tersenyum menanggapi jawaban Anggi dia senang kalau pacarnya dan sahabat baiknya berteman akrab


percakapan di mobil di dominasi oleh ayu dia yang bercerita hari ini apa saja yang telah dia lakukan bersama Anggi dan Askar yang menanggapi itu dengan senyum dan sedikit komentar


ayu terlihat lebih banyak bicara saat dengan Askar di banding saat berdua tadi dengan anggi mungkin karena mereka berdua yang tadinya memang tidak akrab


Anggi dan ayu tidak perna kenal sebelumnya mereka kenal setelah ayu dan Askar resmi pacaran Anggi sesekali mendengar nama ayu di sebut


ayu berbeda jurusan dengan Askar dan Anggi jadi memang Anggi tidak mengenal ayu


Askar dan ayu dikenalkan oleh teman Askar yang ternyata berteman dengan ayu saat SMA jadilah mereka di kenalkan dan menemukan kecocokan satu sama lain Askar yang merasa nyaman pun akhirnya memutuskan berpacaran dengan ayu


ayu dan Askar memang terlihat sangat cocok dimata anggi, sahabatnya sudah menemukan orang yang cocok dengannya


ayu yang cantik seperti namanya dan sifatnya yang pendiam serta lemah lembut cocok dengan Askar yang tidak kalah tampan dan perhatian


Lihat saja apa yang dari tadi Anggi pikirkan dikepalanya, kenapa jadi dia yang menilai hubungan orang lain


Anggi meluruskan pandangan nya kedepan berdoa agar tidak macet dan mereka cepat sampai ke kosnya


ahh Anggi jadi merindukan kasur di kosannya tidak ada lagi tempat ternyaman selain kasurnya


"Anggi" panggil Askar


Anggi yang sedang melamun terkaget namanya di panggil


"udah sampe woii" ucap Askar menyadarkan nya dan benar saja saat Anggi menegakkan keluar mereka memang sudah berada di depan kos nya

__ADS_1


ada ada saja Anggi melamun sampai tidak sadar kalau mereka sudah sampai entah sudah berapa kali Askar memanggilnya


"yaudahh makasih yah buat hati ini gue turun duluan" ucap Anggi dengan cepat sambil membuka pintu mobil dan melambaikan tangan ke arah Askar dan ayu


tidak menunggu balasan Anggi langsung berlari masuk ke kos nya setelah sampai di depan pintu Anggi menyadari sesuatu


" tas guee" Anggi merutuki diri nya


"ketinggalan di mobil pasti"


menghela nafas panjang Anggi duduk di depan kosnya menunggu semoga saja di antara mereka berdua ada yang sadar kalau tasnya tertinggal di mobil


kalau tidak dia terpaksa tidur di luar malam ini, itu kenapa mama nya selalu marah kalau dia kelihatan melamun ini salah satu akibat kalau melamun barang sendiri terlupakan


handphone dan kunci kos ada di tas semua habis lah dia kalau tidak ada yang sadar tas dia tertinggal di mobil


Askar pasti mengantar ayu pulang dan baru pulang ke rumah nya kalau dia tidak sadar selesai mengantar ayu dia pasti langsung istirahat atau langsung tidur


Anggi sudah seperti gembel di depan kos nya tidak ada sama sekali yang dia bawa di kantong nya juga kosong


sudah 10 menit dia berada di posisi yang sama dan teman kos nya juga tidak ada yang keluar supaya dia bisa numpang istirahat


dari jauh Anggi mendengar bunyi mobil milik Askar dan itu membuat dia langsung berdiri berlari ke luar untuk memastikan itu mobil Askar atau bukan


dan seperti melihat pahlawan Anggi tersenyum senang akhirnya dia tidak jadi tidur di luar malam ini


Askar keluar dari pintu mobil dan di tangan kiri nya membawa tas milik anggi dan di tangan kanan membawa kantong yang entah apa isinya


"makasih banyak hampir aja gue tidur di luar malam ini" ucap Anggi dan langsung mengambil tasnya


"dasar pelupa" askar membiarkan Anggi mengambil tasnya dari tangan nya


"nihh" kata askar sambil menyodorkan kantong yang sejak tadi dia bawa bersama tas nya


"apaan nih" tanya Anggi menerima kantong itu Anggi mengangkat kantong itu menerawang sambil mengendus kantong itu


"katanya lo pengen cobain coklat yang depan fakultas kan" jawab askar

__ADS_1


"kok bisa sihh gue aja nggak perna dapet loh selalu kehabisan" Anggi bertanya dengan semangat pasalnya dia sudah lama ingin mencoba coklat itu tapi selalu tidak dapat coklat itu di buat tidak perna dalam jumlah banyak sedangkan peminat nya banyak bahkan ada orang dari luar kampus yang datang juga untuk membeli coklat itu


Anggi bahkan berniat menggunakan jastip biar dapat tapi malah si yang jual tutup sementara dan baru buka lagi kemarin


" yahh lo nya beli itu siang kan udah pasti habis lahh, aturan lo pergi nya subuh"


"iya juga sih" Anggi membenarkan jawaban askar dari pagi saja antri dia nya baru pergi beli siang yah pasti udah habis atau sudah ada yang pesan


" eehh lo tau tas gue ketinggalan gimana? "


tanya Anggi penasaran


" habis nganterin ayu gue coba buat nelpon lo buat ngasih itu soalnya lupa waktu lo turun, eeeh nggak taunya dering HP lo kedengaran di mobil gue dan gue cek deh bukan cuman HP doang malah satu tas nggak tuh" jawab askar panjang kali lebar


" untung lo nelpon gue coba kalau nggak gue udah tiduran tuh di depan kosan"


askar tertawa geli mendengar Anggi dengan nada dan wajah dia yang panik


membayangkan Anggi yang panik waktu sadar kalau tas nya ketinggalan pasti sangat lucu


"nggak usah ketawa lo"


ucap Anggi melihat askar yang mencoba menahan tawanya tapi malah jadi seperti mengejek dia


askar yang mendengar itu malah tambah tertawa dan berakhir dengan Anggi yang memukuli lengan cowok itu


"iya iyaa ampun gue nggak ketawa"


askar mencoba menahan tawanya


"udah ahh gue mau masuk istirahat lo juga pulang aja sana"


Anggi berbalik ke arah kos nya mengambil kunci di dalam tas dan membuka pintu kos nya


merasa diperhatikan Anggi berbalik dan benar sana askar masih berdiri disana sambil melihat ke arah nya


"ngalain masih disitu? pulang aja sana" usir Anggi

__ADS_1


askar mengangguk menanggapi perkataan Anggi tapi tetap tidak beranjak dari tempatnya


anggi pun mengalah dan masuk ke dalam kosnya karena pasti askar tidak akan mengalah dan akan pergi kalau dia sudah masuk


__ADS_2