This Is Love

This Is Love
notifikasi


__ADS_3

❤❤❤


Anggi duduk di teras rumah sambil melihat ibunya yang sekarang sedang merawat bunga bunga nya yang mungkin lebih di sayang dari pada dirinya yang adalah anak kandung


Anggi duduk sendirian bapak nya entah kemana setelah pulang dari sekolah makan dan istirahat sebentar bapak nya itu sudah langsung pergi dengan mengendarai motor kesayangannya


satu notif masuk ke handphone nya Anggi memilih mengabaikan itu, sejak. kemarin memang notif dari teman teman nya banyak yang masuk karena dia yang tiba tiba pulang Anggi hanya membalas pesan dari afifah dan rheila yang bertanya keberadaanya


notif lainnya menyusul seperti nya orang yang mengirim itu punya hal penting untuk di tanyakan


Anggi melihat pesan itu yang ternyata datang dari sahabat nya Askar yang bertanya dimana dirinya dan pertanyaan pertanyaan lainnya


Anggi mengetik balasan pesan dari Askar tapi belum sempat selesai notifikasi telpon masuk dan itu dari Askar sendiri


"hallo" sapa Anggi pertama kali


" dimana? kok makar lo kosong? "


tanya Askar langsung tanpa membalas sapaan Anggi di awal


" lagi di rumah sekarang"


"dirumah? rumah kamu? "


"iyalahh masa rumah orang"


"kenapa nggak bilang kalau mau pulang ke rumah? "


"emang harus yah"


tidak ada suara di sebrang sana mungkin Askar sedang berfikir enak sana dia telpon dan menodong nya dengan pertanyaan seperti itu memangnya dia siapa terus Anggi harus bertanya dulu

__ADS_1


" yaa kan gue bisa nganter lo"


" nggak perlu ada ojek online "


" sekarang tuh kejahatan makin parah lo sebagai cewek nggak baik keluar sendiri"


Anggi memutar matanya jengah walaupun Askar tidak bisa melihat aksinya tadi


"yaudah sih orang gue juga baik baik aja sekarang"


"iya itu kan kemarin kita nggak tau kedepannya"


"oohh jadi lo do'ain gue di jahatin orang"


"nggak gitu"


"udah deh gue udah di panggil ibu"


"yaudah tapi jangan lupanyah kalau balik lo harus kasi tau gue biar nanti gue jemput"


Anggi langsung mematikan handphone nya sebenarnya dia tidak sedang di panggil itu hanya alasan saja biar dia bisa menyudahi percakapan mereka


Anggi kembali memperhatikan ibunya tapi ibunya sudah tidak ada di tempat yang tadi Anggi pun masuk ke dalam rumah memilih mandi biar segar


nah kalau di kosnya dia mandi sehari sekali itu tidak berlaku di rumah dia harus mandi di pagi hari dan sore hari kalau tidak kena omel


dan mumpung belum terlalu sore mendingan Anggi mandi saja dari pada nanti kesorean dan airnya jadi dingin kan jadi malas mandi dan harus tetap mandi resiko yang harus di tanggung kalau kata ibu nya kenapa tidak dari tadi mandinya yah salah sendiri tunda tunda mandi


masih banyak lagi peraturan aneh di rumahnya yang di buat oleh ibunya dan itu harus di ikuti tidak boleh di langgar bahkan bapak nya saja tidak bisa berkutik kalau sudah ibunya yang angkat bicara bapaknya itu defenisi suami takut istri


selesai mandi Anggi memilih untuk tetap berada di kamar mungkin sekitar jam waktu makan malam baru dia akan keluar, mungkin karena kejadian beberapa hari ini yang membuat mood ya berubah ubah kadang badmood kadang good mood

__ADS_1


setelah dipikir pikir Anggi melalui banyak hal waktu itu setelah malamnya pacarnya ketahuan selingkuh dan mereka harus putus dosen nya yang marah padanya dan pada hari yang sama Anggi mengetahui kenyataan kalau dia sebenarnya tidak diselingkuhi tapi dia yang menjadi selingkuhan cowok tidak tau diri itu


Anggi pulang ke rumah dengan harapan saat kembali nanti dia sudah dipenuhi banyak hal hal positif anggun hanya ingin mengambil semangat dari orang tua nya sejarah langsung tidak melalui handphone


bagi nya tidur di rumah adalah salah satu obat ampuh apalagi makan dan di temani kedua orang tua


Anggi melirik jam yang ternyata jam makan malam sudah tiba tumben ibunya tidak marah marah kepadanya karena tidak membantu di dapur saat ibunya itu sedang memasak


yaa walaupun diam nya itu justru membantu tapi terkadang dia diperlukan untuk ambil ini itu dan itu cukup membantu


saat keluar dari kamar ternyata ibunya sudah hampir selesai bahkan dengan alat makan pun sudah tersedia semua di atas meja


tatapan Anggi bertemu dengan ibunya dan Anggi langsung menampilkan senyum terbaiknya berharap ibunya akan luluh dengan hal itu dan berhasil ibunya hanya menggelengkan kepala melihat dia yang baru keluar dari kamar dan membiarkan ibunya itu masak sendirian


sementara ayahnya saat ini sedang duduk di depan televisi dan nonton program TV yang entah apa yang di tanyangkan


sebelum di perintah ibunya untuk panggil bapaknya Anggi berinisiatif lebih dulu untuk memanggilnya bapak nya itu


"paa makan" panggil Anggi cepat


bapak nya yang mendengar itu langsung bergerak ke ruang makan, jarak ruang makan dan TV memang tidak jauh hanya di pisahkan satu dinding dan ada pintu besar di antaranya yang tidak di beri tirai apapun


ibunya pun ikut duduk dan menyantap makan malam nya, makan malam kali ini topik pembicaraan di awali dengan ibunya yang bercerita kegiatan dia hari ini yang sedikit menyindirnya juga yang harus di suruh baru mau bergerak dan mengaitkan ngaitkan dengan anak muda zaman sekarang yang memang harus di perintah dulu baru mau bergerak


omelan ibu di hentikan oleh bapak yang syukurnya bertanya tentang tanaman baru yang dibawah ibu sore tadi dan di jawan antusias, tadi sore memang ibunya dibawakan tanaman baru oleh temannya yang ternyata tanaman itu dia dapatkan karena menang arisan pada bulan ini


arisan ibu ibu komplek yang kalau siapa yang dapat bakalan dapat hadia juga antara lain itu tanaman yang baru datang itu sbelum ini ibunya juga perna dapat hadiah tupperware yang sampe sekarang tidak perna di gunakan dan kalau siapa yang gunakan siap siap kena marah


mungkin di mata ibu itu bukan tupperware biasa tapi semacam peninggalan bersejarah yang harus di museumkan dan masih banyak lagi barang barang yang kegunaannya tidak di ketahui dan hanya menjadi pajangan saja di lemari


contoh nya gelas, ibunya punya gelas selusin yang model nya itu seperti gelas yang di pakai dalam drama Korea saat meminum soju, awal membeli Anggi ikut senang juga karena dia bisa minum pakai itu dan membuat vidio ala ala minum soju tapi kenyataanya tidak ada yang boleh memakai gelas itu

__ADS_1


gelas itu hanya terpajang dilemari sampai sekarang belum perna terpakai bahakan ibunya punya beberapa sumpit lengkap dengan kotak panjang penyimpanan nya dan itu tetap sama dengan bareng antik lainnya tidak boleh di pakai


barang yang boleh di pakai itu yang berada di lemari belakang bukan lemari yang ada di ruang makan itu, ibunya bahkan sampai membeli lemari khusus untuk menaruh bareng bareng nya sesuai fungsi.


__ADS_2