Tiger Lion Mafia

Tiger Lion Mafia
05


__ADS_3

Dua puluh tahun lalu…


Dua puluh tahun lalu Marvel kehilangan kedua orang tuanya dan hanya menyisakan Marvel seorang saja dengan Bibi Ho.


Selama itu juga sebelum Ayah dan Ibunya Marvel tiada. Bibi Ho sudah bekerja selama puluhan tahun bersama Keluarga Alexsander.


kedua orang tua Marvel meninggal karena kecelakaan mobil dan menewaskan Marthin Alexsander dan juga ibunya yang bernama Anna.


Marvel saat itu masih berusia tujuh tahun ia harus menerima kenyataan jika dia sekarang anak yatim piatu yang di tinggalkan drngan banyak harta. Bibi Ho membereskan Marvel seperti anak sendiri, dia bahkan lebih menyanyangi Marvel dibanding anak kandungnya sendiri.


Marvel mengendarai mobilnya sekarang menuju anniversitas yang sudah ia tuju dimana Wanita gila beraksi itu. Selama mengendarai, pikiran marvel tidak bisa tenang. Ia mengingat kembali kejadian puluhan tahun lalu yang menimpa kedua orangtuanya. Leo yang menyadari jika marvel tidak fokus langsung menegur sahabatnya itu. Ia tau betul apa yang sekarang dipikirkan marvel.


“Kita pasti akan menemukan orang itu, dia yang membuat bibi dan paman tiada.” Ucap Leo.


Marvel diam. Ia tidak menjawab Leo dan hanya fokus menyetir meski pikirannya kalut.


“Jangan banyak bengong, kita di jalan marvel !.” Leo sedikit meninggikan suaranya sehingga membuat lamunan marvel buyar.  Namun di saat marvel sudah sepenuhnya sadar ia tidka sengaja menabrak motor yang ada di depannya.


Tittttttt


Suara klapson kencang membuat semua penghuni jalan terganggu terkhususnya seseorang yang hampir ditabrak marvel. “sial.” Gumam marvel yang hampir saja menabrak orang.


“Sudah ku katakan jangan melamun saat berkendara bodoh !.” Leo memegang dada nya kaget.


Marvel diam. Ia menghiraukan Leo yang sekarang marah marah, mata birunya hanya menatap sosok yang memakai motor berwarna hitam dari Kawasaki Ninja H2R sebagai motor paling kencang dalam kelas Ninja. Motor ini dilengkapi dengan 998 cc supercharged serta empat mesin berkekuatan 300 tenaga kuda. Produk Kawasaki ini memiliki enam cincin transmisi speed dog yang membuat motor ini memiliki kecepatan maksimal hingga mencapai 354 km per jam. Jujur saja Marvel sedikit kagum melihat ada yang memakai motor keren seperti itu di tambah lagi seorang wanita yang mengendarainya membuat semakin keren di lihat.


Kedua mata mereka bertemu, namun sayangnya wanita yang memakai motor itu langsung melajukan motornya kencang. “Siapa dia?.” Gumam marvel heran, pasalnya sangat jarang yang memakai motor seperti itu di jalanan tol korea, karena ada batasan setiap pengendara.

__ADS_1


“Eh kau !  Kau hampir aja nabrak seseorang di jalan..


“Y aku tau, memangnya kenapa ?.”


Jawab Marvel enteng tanpa merasa  bersalah.


“Ngomong ngomong orang orang yang memakai motor seperti tadi bukan orang yang biasa..


“Memangnya kenapa ? Kau pikir di kota ini tidak ada yang kaya, untuk apa kau bertanya tentang itu .” Jawab leo kesal.


“Sudahlah ! Sia sia bicara dengan babi.” Ujar marvel langsung melajukan mobilnya. Ada apa dengan Leo, marvel tidak habis pikir leo seperti itu saja marah, memangnya dia sedang PMS Apa ? Seharusnya marvel lah yang marah karena mengingat kembali kecelakaan kedua orang tuanya yang tewas karena ulah musuh bisnis Ayahnya. Sampai sekarang ia tidak bisa menemukan dalang di balik kecelakaaan ayah dan ibunya itu.


Skip


Ivana sudah sampai di sekolah dengan motor kesayangan nya. Kali ini ia mengendarai motor di banding mobil, karena menurutnya sedikit lebih cepat di Banding ia mengendari Mobil. Ivana melepas helm membuat rambutnya tergurai. Tanpa sadar banyak orang yang memperhatikan nya karena penampilan nya dan juga wajahnya yang cantik,


“Sial, aku hampir mati, bagaimana bisa dia berkendara ugal udh alam seperti itu, ****.” Ivana menggerutu kesal, pasalnya di jalan tadi ia hampir di tambrak mobil, untung saja mobil itu sempat menarik rem, jika terlambat sedetik saja mungkin tubuhnya terpental jauh karena mengingat kelajuan yang mereka gunakan di jalan.


“Aku hampir terpental, ah sudahlah, tidak ada guna nya menceritakan semuanya padamu.” Ivana langsung pergi meninggalkan Stella menabrak bahunya kesal.


“Eh van tunggu…


Mereka berdua Lalu duduk bawah pohon untuk berteduh, Ivana melepas jaket kulit miliknya dan merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.  Dia menatap stella yang tengah makan sebiji apel.


“Kau belum makan ?”.


Stella mengangguk . “Terlalu sibuk bekerja tadi malam, aku tidak bisa tidur lalu aku ke klub, perut ku tidak nyaman jadi aku tidak sarapan.”

__ADS_1


Ivana menghela nafas. Ia lalu mengeluarkan sekotak makanan dan memberikan nya ke Stella. “Ini, ambil lah, bibi memberikan ini untukmu.”


Stella mengambil kotak itu langsung membukanya. Ia melihat spageti dengan potongan daging sapi dan juga ayam. “Wah Van, pas sekali aku pengen ini. Makasih ya.”


“Hm, makanlah.”


Stella langsung memakan pemberian bibi ivana. Di saat Stella sibuk makan, ivana mengeluarkan iPadnya dari tas. Ia melihat beberapa Proyek dengan melihat grafik di layar iPadnya. Setelah fokus dengan pekerjaannya ia lalu bertanya ke Stella.


“Oh iya,  tadi malam kau membunuh siapa ?.” Tanya ivana.


“Anggota Secret. Dia mengikutiku lalu aku membunuhnya, sudah ku katakan Ivana jika mereka tengah mengincarku untuk mengetahui informasi kau. Tapi tak maslaah karena ini bukan yang pertama kalinya.”


Ivana mengangguk. “Baguslah, Malam ini kita akan kepelabuhan dan cek markas. Aku sudah lama tidak kesana.” Ujar Ivana.


“Baiklah, aku akan menjemputmu,”


“Tidak. Kau ikut dengan ku ke rumah sore ini, “


Stella mengangguk, sudah biasa ia bekerja seperti ini. Propesinya bukan hanya sahabat Ivana saja melainkan anggota mafia, dan ketuanya adalah Ivana.


Ya, Ivana adalah ketua mafia dan Stella adalah anggota nya, Wanita yang di sebut wanita gila itu adalah Ivana. Pekerjaannya bukan hanya membunuh saja, melainkan Menjual senjata api dan juga narkoba dan perdagangan manusia. Jika semua itu adalah Pekerjaan kejam, Ivana juga memiliki perusahaan di bidang properti. Jadi, ia juga memiliki duit halal.


Mungkin…


“Eh van, aku baru tau jika kampus ini punyamu.” Ujar Stella yang terlihat santai sambil menyeruput mie kedalam mulutnya.


Ivana terkekeh. “Biasalah, aku punya banyak bangunan di kota ini. Tapi ngomong ngomong aku baru dapat kabar jika direktur di sini korupsi ya ?.” Tanya Ivana ke Stella.

__ADS_1


Stella menatap Ivana kesal. “Ya bagImana aku tau, Zein menyelidiki semuanya bukan dia pasti tau semuanya, kenapa kau bertanya padaku ?!.”


“Masalahnya aku baru tau tadi, ini.” Ivana memperlihatkan layar iPadnya yang memperlihatkan cctv dan juga dokumen dimana direktur korupsi. “Semua ini aku dapatkan dari kakak ku.”


__ADS_2