
Malam gelap, membuat domain bawah tampak terlelap. Tidak ada suara sedikitpun yang keluar.
Para Monster gaib malam tampak menikmati hari malam mereka, burung hantu terus menggemakan suara mereka dihutan burung hantu. Dan naga malam melewati kota Sekte Awan Surgawi.
Seorang anak berumur kisaran 9 tahun, berkultivasi diatas jurang didekat danau Sekte Awan Surgawi.
Tubuh dari anak kecil itu, Yu Dong mulai tampak berisi dengan tenaga dalam. Tekanan energi membuat siapapun yang melihat akan terpana dengan cahaya yang dikeluarkan oleh anak itu.
Divine Flame, adalah teknik tingkat atas. Yu Dong tau akan hal itu, karena teknik itu bisa menciptakan Tekanan Surga. Namun, untuk membuatnya muncul ditangan Yu Dong sesuka hatinya, ia memerlukan hati yang tenang, dan tidak boleh memikirkan apapun.
Selama beberapa hari terakhir, tepat setelah parade besar yang terjadi, Yu Dong selalu melatih teknik Divine Flame. Namun, selalu gagal. Dia berharap kali ini tidak akan gagal.
Pas!
Tenaga dalam memanaskan setiap nadi yang ada didalam tubuh Yu Dong. "Aku menembusnya? Bukan ini yang kuinginkan!"
Ia hanya berencana untuk membawa hatinya tenang. Tapi, siapa sangka ketenangan hati Yu Dong membawanya menuju Pondasi Menengah Level 4. Ini kejadian yang benar-benar tidak terduga.
"Huft, hahhhhh" Yu Dong kembali dalam ketenangannya. Tidak ada energi, tidak ada pikiran, tidak ada kegangguan, tidak ada perasaan, tidak ada kekuatan, tidak ada pemikiran negatif dan positif.
Beberapa saat kemudian, tubuh Yu Dong mulai terasa hangat. Kali ini bukan nadinya, melainkan kulit serta organ-organ yang ada didalam. Semua titik dantian, dan meridian secara perlahan membuka gerbang mereka, dan memaksa semua aliran alam masuk kedalam tubuh Yu Dong!
Pas! Pas! Pas!
Yu Dong menembus 3 tahap sekaligus! Ini merupakan sesuatu yang mustahil!
Saat Yu Dong membuka kembali semua kesadarannya, semua titik Dantian dan Meridian tertutup kembali!
"Apa yang sebenarnya terjadi?" Yu Dong menutup matanya dan kembali kedalam posisi hampa.
Beberapa saat kemudian, perasaan yang ia rasakan sebelumnya terasa kembali. Namun, kali ini ia tidak menembus.
Yu Dong menguatkan ketenangannya. Organ dalamnya terasa panas dan semakin panas. Semua titik Dantian dan Meridian kembali terbuka. Tenaga Alam masuk dengan deras seakan-akan dihisao oleh sesuatu!
__ADS_1
Api mulai menjalar keluar dari dalam tanah, membuat rasa hangat diluar. Api itu naik kebadan Yu Dong dan membakarnya sepenuhnya!
Tekanan tenaga dalam membuat tempat Yu Dong duduk bergetar.
Yu Dong dalam keadaan Hampa! Api-api yang menjalar ketubub Yu Dong tidak lah membakar melainkan membuatnya semakin nyaman saat berkultivasi!
Yu Dong kembali membuka matanya. Ia menemukam bahwa dirinya dipenuhi dengan api yang tidak lah panas. Apa kah ini, Divine Flame?
Tidak panas, tidak menyakitkan, dipenuhi dengan ketenangan yang tidak terduga. Dan tanpa ia sadari, ia kembali berkultivasi.
Api-api itu kembali menguat, beberapa saat kemudian, energi suci keluar dari dalam tubuh Yu Dong. Kini api-api melindungi Yu Dong, tanpa menyentuh Yu Dong sedikitpun!
"Gah!" Sebuah energi suci yang menekan tubuh Yu Dong begitu ganas dan menyakitkan!
Dorongan menembus yang begitu kuat terasa oleh Yu Dong membuat semua Nadi nya hampir pecah!
Tpasssss!
Yu Dong berhasil menembus Pondasi Menengah hanya dalam semalam! Kini ia berada diranah Pondasi Akhir.
Yu Dong menghembus napasnya dengan sangat panjang. Ketenangan hati kembali ia dapatkan. Perasaan Hangat membuat Yu Dong semakin tenang. Api Ilahi itu kembali menjalar ke tubuh Yu Dong. Ia tidak mencoba untuk baik keranah selanjutnya. Ia ingin menikmati Api Ilahi ini, mencobanya, apakah bisa dipakai untuk menyerang atau tidak.
Bocah itu memukul kedepan. Tidak terjadi apa-apa. Hanya angin kecil dan koboran api yang bahkan tidak terlihat menyakitkan.
Yu Dong kemudian memakai Api Penakluk. Ia segera menyatukan Api Penakluk dengan Api Ilahi.
Dan secara Tiba-tiba, Api Penakluk menjadi semakin ganas, dan gelombang energi yang dieluarkannya begitu murni dan suci.
"Ini lebih baik!"
Divine Flame, dan Fire Conqueror adalah pasangan yang serasi. Tapi, masih banyak misteri tentang Divine Flame.
Divine Flame membuat Yu Dong menembus satu ranah dalam satu malam, dan saat disatukan dengan Fire Conqueror, Fire Conqueror menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
__ADS_1
Dengan kata lain, Divine Flame tidak bisa dipakai dalam pertarungan, hanya bisa sebagai peningkat kerusakan. Dan Divine Flame sangat ampuh untuk digunakam sebagai teknik kultivasi.
"Aku sudah menciptakan teknik baru..... Apa yang harus kuberi nama ya? Divine Conqueror's Flame? Ultimate Fire? Last Light? Sepertinya yang pertama bagus." Yu Dong tersenyum dan mengangkat tangan yang berkobar api. "Nama teknik ini , teknik yang kuciptakan adalah Blazing Divine Conqueror! Wahahaha!"
Yu Dong membalikkan badannya setelah tertawa, lalu kembali dan menyisakan api yang mulai padam. Dan saat ia masuk kedalam kamarnya, Yu Dong menemukan kamarnya sangat berantakan. "Pencuri?"
Yu Dong segera memeriksa uang yang dia sembunyikan di selip meja dan uang yang diberi Gu Dio ternyata masih ada. Yu Dong merasa lega. Itu adalah uang yang sangat banyak untum Yu Dong, dan bisa saja ia memakai Koin itu untuk belanja.
Baju-bajunya juga aman, namun, dua buku tekniknya menghilang dari lacinya. "Jadi, dia menargetkan semua buku teknik ku ya?"
Yu Dong sadar akan sesuatu. Ia hanya mengambil dua buku teknik, tapi, dia tidak akan bisa menggunakan Divine Flame, karena dia merasa, yang mencuri buku tekniknya adalah orang yang besar.
Tapi, karena dia orang besar itulah, Yu Dong menjadi tertawa. "Orang yang hidup di tempat yang terlalu bercahaya, akan mudah mendingin, dan mereka sangat tidak ingin dingin. Mereka akan kembali ketempat yang paling bercahaya apapun yang harus dilakukan."
Orang yang mengambil bukunya, pasti orang yang luar biasa, tapi, satu kesalahan yang akan menyebabkan semua titik Dantian serta Meridian nya tidak akan dapat mengusai Divine Flame, karena hati mereka tidak akan pernah tenang.
Itu lah satu-satunya kesalahan orang yang sangat sombong. Mereka akan selalu gelisah, takut bahwa orang yang dari dasar akan naik dan memijaknya diatas.
"Besok anjing-anjing itu akan datang, aku harus bersiap-siap untuk bangun pagi-pagi. Aku harus mendahului mereka, jika tidak aku akan ditangkap dan ditanya bagaimana cara memakai Divine Flame. Ada resiko aku akan lumpuh." Yu Dong bergumam sambil membereskan kamarnya yang sangat berserakan.
Yu Dong kemudian, memandang kearah kalung yang dipajang di dinding. Itu adalah kalung yang diberi oleh keluarga angkatnya sebelum pergi ke Sekte Awan Surgawi. Ia hampir lupa dengan kalung ini.
Yu Dong kemudian memakai kalung tersebut dan memasangnya. "Lebih baik melakukan sesuatu dari tidak sama sekali."
Lalu, ia menghempaskan badannya, dan segera tidur.
———Pagi Jam 4 Pagi
Yu Dong sudah bersiap-siap memakai baju baru. Ia akan segera pergi dari tempat ini. Mungkin dia tidak akan kembali lagi ke asrama ini.
"Ini lebih baik dilakukan dari pada tidak bukan?" Yu Dong memakai tas yang berisi baju-bajunya serta beberapa barang yang penting. "Saat nya pergi!"
Yu Dong segera melompat keluar jendela. Sambil berlari menjauh dari asrama pagoda, ia sedikit menatap lembut Asrama itu.
__ADS_1
Yu Dong kembali mengarahkan pandangannya kedepan. Ia harus mencari tetua dan meminta perlindungan darinya!