Transmigrasi Gadis Culun(Pembalasan Dendam)

Transmigrasi Gadis Culun(Pembalasan Dendam)
bab02


__ADS_3

Saat berjalan ke luar sekolah nada tidak sengaja melihat nadia yang tengah di jemput sama orangtua nya.tampak raut wajah nadia rona bahagia di wajah cantik nadia.


Untuk sekesar info nadia adalah gadis pendiam dan cuku kaya di kota ini dengan teman temannya segengnya.


Melihat wajah nadia bahagia seperti duggan aku benar bahwa nadia yang mefitnah aku bolos,dan dapat mengambil hati guru guru ya.


Tapi bagaimana bisa nadia mefitnah aku sekedar aku bersama dia waktuu di panggil mamah?


Dan dena menghela napas panjang dan menerus kan jalan kakinya menuju halte.sambil memikirkan cara untuk membukti bahwa aku tidak melakukan acara bolos itu.


Dilain tempat. Disebuah Sekolah Swasta favorit. Terlihat seorang gadis yang tengah berlari menjegar seorang laki-laki di koridor kelas.


"Kak Regan tunggu, jangan cepat-cepat jalannya" teriak gadis tersebut yang bernama Clarissa Aozora Wijaya.


"Apalagi sih Cla, bisa nggak lo biarin gue tenang barang sehari aja" kesal Regan.


"Tapi kan aku nggak ada temen ucap Clarissa yang kini sudah Kak" berada disamping Regan.


"Lo aja yang emang nggak mau berteman sama mereka Cla. Lo


terlalu sombong".


"Aku nggak sombong Kak, mereka aja yang nggak tulus sama aku, suka ngomong jelek tentang aku dibelakang aku" jelas Clarissa.


"Kamu mau kemana aku ikut ya" mohon Clarissa.


"Nggak, gue juga butuh privasi Cla. Nggak harus gue terus-menerus selama 24 jam barengan sama elo".


"Tapi kan Kamu tunangan Aku Kak, Kamu juga janji bakalan jagain Aku terus".


"Iya benar emang gue pernah janji bakalan jagain elo. Tapi itu dulu dan gue nyesel pernah bilang gitu sama elo. Karena sekarang gue ngerasa dikekang sama janji itu".


Dengan air mata yang mengenang Clarissa memadang Regan yang memandangnya dengan tatapan yang dingin. Tidak ada lagi kehangatan yang ditunjukan oleh Regan kepada Clarissa.


"Udah deh Cla, nggak usah nanggis segala. Basi tahu nggak. Dah gue pergi dan jangan ikuti gue".


Regan pergi meninggalkan Clarissa yang tengah menghapus kasar air mata yang tanpa permisi membasahi wajahnya.


"Lo kenapa Cla, bertengkar lagi sama Regan" tanya Aurel kakak Clarissa.


"Kenapa lagi si Regan, tuh anak nggak mau elo ikut dia" tanya Aurel yang berhasil menebak secara tepat.


"Mungkin Kak Regan mau jalan sama teman-temannya Kak, dan nggak mau aku ganggu" kata Clarissa dengan wajah menunduk.

__ADS_1


"Ya nggak bisa gitu dong, kalian kan udah tunangan. Dan Regan sendiri janji buat ngejagain Lo. Yang namanya janji harus ditepati dong" omel Aurel.


"Jagan-jagan si Regan punya cewek lain yang disukai lagi Cla, mangkanya dia nggak mau elo ikutin dia kemana-mana".


"Nggak mungkin Kak. Aku kenal Kak Regan udah lama sudah dari kita kecil, nggak mungkin Kak Regan hianatin aku" sangkal Clarissa.


"Ya kan siapa tahu aja Cla.


Regan udah bosen sama lo. Apalagi Lo sakit jadi nggak bisa diajak buat maen kemana-mana yang ada diaharus jagain Lo terus".


"Nggak mungkin kak, Cla percaya kok kalau Kak Regan nggak bakalan seperti itu".


"Terserah elo deh, gue kan cuma kasih pendapat aja, dah masuk kelas gih. Bentar lagi masuk".


Clarissa pun berjalan masuk kedalam kelasnya berpisah dengan Aurel. Clarissa masuk ke kelas XI sedangkan Aurel menuju kelas XII.


Ya Clarissa dan Aurel hanya beda umur 1 tahun saja. Sama seperti Regan yang juga berada di kelas XII.


Aurel, Clarissa dan Regan berteman sejak mereka duduk di bangku SD. Mereka akrab karena kedua orangtua mereka juga berteman akrab.


Namun karena Clarissa sejak kecil menderita penyakit jantung membuat Clarissa tidak bisa bermain bebas seperti kebanyakan anak kecil lainnya. Sehingga membuat Regan selalu menemaninya bermain.


Suatu hari karena Clarissa yang ingin sekali ikut bermain sepeda dilapangan dengan Aurel dan Regan menyebabkan sakit Clarissa kambuh dan membuatnya harus dirawat di rumah sakit selama beberapa hari.


Clarissa berdiam diri dikelas tanpa ada yang mengajaknya keluar untuk bermain, karena biasanya Regan akan datang kekelasnya untuk mengajak Clarissa ke kantin atau ke taman sekolah. Namun akhir-akhir ini Regan sudah tidak lagi mendatanginya kelas. Dan saat Clarissa yang ganti menghampiri Regan kekelasnya. Clarissa selalu mendapatkan penolakan dari Regan. Sebab Regan lebih memilih keluar dengan teman-temannya yang lain.


Teng


Teng


Teng


Bel pulang berbunyi. Clarissa membereskan buku pelajarannya dan bergegas menuju ke kelas Regan. Dia berharap kali ini dapat pulang bersama dengan Regan.


"Kak Regan" panggil Clarissa.


"Ck lo lagi, ada apa sih".


"Eum.. kita pulang bareng ya"


kata Clarissa.


"Huft.. gue bukan kang ojek lo ya, bisa pulang sendiri kan".

__ADS_1


"Tapi kita kan biasanya pulang bareng".


"Itu dulu, sekarang nggak lagi. Gue juga punya kesibukan sendiri" tolak Regan.


"Re jadi kan lo ngerjain tugas dirumah gue" tanya seorang gadis yang berjalan menghampiri Regan.


"Ups.. ada Clarissa" ucapnya saat melihat Clarissa yang tengah berdiri didepan Regan.


"Jadi kok, ayo lo ikut gue. Sama gue aja" ajak Regan pada gadis yang bernama Amanda.


"Kak kok aku ditinggal" protes


Clarissa.


"Gue nggak ada janji buat nganter lo".


"Tapi kan Kak. Papa nyuruh Kakak buat jagain aku".


"Trus kenapa, elo mau ngadu ke Om Damian kalau gue nggak mau anter lo. Ngomong aja, ntar tinggal gue bilang kalau gue udah nggak tahan sama tingkah manja dan suka suruh lo itu".


"Kakak kok gitu" kata Clarissa sambil menahan Isak tangisnya.


"Re lo anter dulu deh, kasian anak orang nangis tuh" ucap Amanda yang merasa kasihan dengan Clarissa.


"Biarin aja. Emang suka ngedrama ni anak. Udah katam gue. Sampe bosen. Yuk cabut" Regan berjalan meninggalkan Clarissa tanpa peduli dengan keadaan Clarissa lagi.


"Kenapa Kak Re berubah, disini cuma Kak Re yang ngertiin Clarissa. Kalau Kak Re juga nggak mau sama Clarissa terus Clarissa sama siapa" monolog Clarissa sambil memandang punggung Regan yang berjalan menjauh darinya.


"Cla kok pulang sendiri, Regan mana" Tanya Anisa Mama dari Aurel dan Clarissa.


"Kak Regan ada tugas kelompok Ma, jadi nggak bisa anter Cla pulang" jawab Clarissa sambil mencium tangan Anisa.


"Tapi kayaknya akhir-akhir ini dia jarang anter jemput kami lagi ya" selidik Anisa.


"Iya Ma, mungkin karena Kak Re sudah kelas XII jadi banyak urusan Ma" Clarissa masih berusaha untuk menyembunyikan kerenggangan hubungannya dengan Regan.


"Benar begitu. Bukan karena ada masalah diantara kalian berdua kan?


"Nggak kok Ma, hubungan kami masih baik-baik saja" jawab Clarissa.


"Kak Aurel mana Ma?" Tanya Clarissa mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Aurel tadi sih bilangnya mau ngerjain tugas kelompok dirumah temannya" jawab Anisa.

__ADS_1


__ADS_2