
ketiga baby h tumbuh dengan kasih sayang lengkap aku bersyukur ada kakak yang selalu ada untuk ku disaat aku sulit seperti ini berkat kakak pula aku dapat merintis karir indah ku disini
walaupun aku tidak seperti kakak paling tidak aku tidak menjadi beban utuknya
lima tahun sudah semenjak ke pergianku dari tanah kelahiran ku aku sungguh merasa sangat merindukan kedua orang tua ku yang telah lama tiada entah kenapa ingin rasanya aku mengunjungi nya
dua hari sebelum lima tahun ku pergi dari fatah
'' mam mau cucu.''renggek hana
'' ya sayang mama buatin huda hanif apa mau sekalian mama bikinin susu.''ucap ku
'' iya mah huda mau cama bitcuit ya mah.''ucap huda cadel
sedangkan hanif hanya mengangguk masih serius dengan ponsel yang ia pegang
'' hanif mau apa lagi sekalian mama buatin.''ucap ku sedikit membujuk
'' kenapa sih kamu mirip banget kaya dia dingin cuek tak tersentuh.''batin ku lara
'' mah hana mau jeruk ya mah.''ucap hana lagi menimpali
sedangkan hanif melihat hana dengan tatapan tajam
'' hanif tak mau mah hanif kenyang.''ucap nya
'' baiklah kalian jangan nakal jangan berantem ya sayang mama kedapur dulu.''ucap ku pada ketiga bocil itu
semua hanya diam dengan permainannya masing2
tak lama bel berbunyi
'' sayang buka pintunya nak mungkin dady datang.''ucap ku
ketiganya serempak beranjak dalam permainan nya untuk membuka pintu nya dengan riang
wajar saja bukan anak2 ku sangat merindukan kak bima karena memang sekarang aku sudah tidak lagi tinggal bersamanya
karena kak bima sudah punya keluarga sendiri jadi dia jarang kerumah dan menginap hanya sesekali saja
klik
'' dady.'' serempak langsung memeluk kak bima
__ADS_1
'' hai anak2 dedy lagi pada ngapain.''ucap bima lembut
'' hana lagi maen berbi dad.''ucap hana
'' huda lagi main robot2an dad.''ucap huda
'' kalau hanif pasti sibuk maen ponsel kan.''ucap bima
bima pun membawa ketiganya masuk kedalam dan duduk di tempat ketiga nya tadi bermain
'' dady kok pulangnya lama kita kan kangen.''ucap hana
'' y ded dedy bawa apa.''ucap hanif
'' ya maaf sayang dedy banyak kerjaan tapi nanti kalian mau ikut dedy gak kia pulang kerumah tante mira.''ucap bima
'' mau ded.''ucap nya serentak
'' hole mau keyumah lulu.''ucap huda
'' dad mamah ikut kan.''ucap hanif
'' emm tidak sayang mamah kan mau kerja jadi kalian aja yang ikut dady gimana.''ucap bima
'' ini susunya anak2 mamah.''ucap ku lembut dan langsung memberikan nya pada ketiganya
'' apa kau jadi berangkat sayang sendiri.''ucap kakak
'' ya kak aku sendiri aja lagian hanya sebentar saja kok kak cuma dua hari.''ucap ku
'' ya sudah kalau sudah sampai kamu hubungi kakak secepatnya ya.''ucap kakak
'' ya kakakku sayang kak maafin lyra ya selama ini selalu nyusahin kakak lyra sayang sama kakak.''ucap ku sendu entah kenapa aku tiba2 berkata seperti itu
'' kamu ngomong apa sih kakak ini saudara kamu sayang jadi sudah kewajiban kakak membantu yang kakak punya cuma kamu jadi kamu jangan berbicara seperti itu pada kakak,kakak juga sayang sama kamu.''ucap bima tiba2 perasaan bima tidak enak mendengar ucapan adiknya ini
'' apa kalian sudah siap.''ucap bima kepada tria baby h
'' udah dad kita udah siap''ucap hanif
'' ya sudah pamit sama mamah.''ucap bima
'' mah hana ikut dady yah.''hana
__ADS_1
''mah hanif ikut dady yah.''hanif
'' mah huda itut dady yahh.''huda
'' iya sayang jangan nakal ya nurut sama dedy nanti mama jemput kalau mama pulang kerja.''ucap ku sedih
entah kenapa baru kali ini aku akan jauh dari tiga baby dan aku merasa sangat sedih.
''aku bawa anak2 dulu ya kamu hati hati disana.''ucap bima
'' ya kak.''
mereka pun pergi bersama kakak bima entah kenapa kepergian mereka menjadi rumah ini sepi tak bernyawa
''lebih baik aku bersiap sebentar lagi pesawat sudah akan berangkat.''ucap ku
yang langsung bergegas mengambil koper dan paspor ku lalu aku bergegas pergi ke bandara menggunakan taksi
sesampainya di bandra internasional di tempatku sekarang aku pun segera chek in
dan tak lama pesawat yang ku tumpangi pun lepas landas
selama diperjalanan entah kenapa aku merasa sangat gelisah aku terus memikirkan ketiga buah hatiku
sampai akhirnya pesawat ku tumpangi hampir sampai di bandara juanda di kota s
aku sedikit lega karena sebentar lagi aku kembali dengan selamat
jodoh maut rejeki tuhan lah yang mengatur kita hanya bisa berusaha
tiba2 pesawat yang ku tumpangi bergoyang hebat membuat semua yang ada di dalam pesawat pun panik
semua para penumpang pun menggunakan perlengkapan keselamatan terlihat wajah2 panik di wajah mereka
'' ya allah selamatkan aku lindungi lah aku.''ucap ku
yang tiba suara benturan sangat hebat pun terdengar setelah itu semua sunyi
pov.lyra
*hari ini aku akan menginjakkan kaki ku ke negara kelahiran ku tempat ku yang penuh kenangan sehari sebelum kepergian ku darinya entah kenapa hari ini aku merasa aku akan selamanya tinggal di sana hingga maut menjemput
semoga saja ini bukan pertanda buruk*
__ADS_1