
'' aku tau tapi bukan sebaiknya kau bertemu dengan anak - anak ku mas dan dekat dengan mereka.''ucap ku ragu terbesit rasa bersalah yang besar pada anak2 ku karena aku terlalu egois lebih mementingkan cinta dibanding kebahagiaan mereka tapi aku percaya suatu saat mereka tau apa yang aku rasa sekarang
''kau tenang saja sayang nanti setelah kita menikah aku akan mendapatkan kepercayaan dari mereka bahkan mereka akan lebih sayang pada ku dari pada mu.''ucap kevin percaya diri lalu dengan nakal nya dia mencubit hidung ku
'' mas pd banget sih..ya... aku percaya karena kau kan paling bisa menarik perhatian para cewe2.''ucap ku
'' kamu ini gak bisa apa gak buat ku ingin memakan mu menggemaskan sekali.''ucap kevin dihatinya sangat bahagia bisa bersama ku bersama sosok yang ia cintai 12 tahun yang lalu
'' sayang ...kamu lebih baik istirahat karena perjalanan lumayan lama jadi biar nanti kalau sampai kamu tak lelah sayang.''ucap nya sambil mengelus rambut ku dengan lembut aku merasa semakin nyaman disisinya
'' jujur ya allh aku bahagia sekali bisa bersama sosok yang selama ini tidak dapat aku lupakan seumur hidup ku pria yang selalu membuatku bahagia.''batin ku sendu sambil terus menatap mata nya
aku yang memang sudah merasa lelah akhirnya terlelap begitu saja di dekapan pria yang selama ini mengisi hatiku
*cinta memang aneh dia datang tak terduga seperti hujan yang turun tanpa tanda2 dia datang begitu saja bagai langit yang merindukan sinarnya* desi20@
pov.fatah
( ### ada yang minta awal dr. fatah mencintai lyra ... ok author kasih malam ini untuk kakak geppi yang penasaran )
-
pagi itu aku begitu terburu - buru karena ada panggilan mendadak dari ayah
dengan langkah serampangan karena diburu waktu tanpa sengaja aku menabrak seorang gadis cantik yang sedang membawa beberapa infus yang berada di dekapan tangan kecilnya
yang membuat nya sedikit terhempas karena kerasnya tabrakan dengan tubuh kekar ku.
membuat gadis tersebut yang sama2 sedang terburu buru harus terhenti karena ulah ku
__ADS_1
dengan cepat aku meraih pinggang ramping nya dan menarik kuat hingga kami pun bersentuhan tanpa diduga mata kami pun bertemu mata indah yang teduh dapat menggetarkan jiwa ku yang kosong ini membuatku jatuh hati pada pandangan pertaman
deg
deg
'' maaf aku tak sengaja kau tak apa.''ucap ku dingin
'' ya dok aku baik2 saja.''ucap lyra yang langsung membenarkan keadaan nya dan langsung memunguti infus tersebut tanpa berani ia menatap ku lagi
aku begitu tergelitik melihat tingkah nya yang sangat menggemaskan karena salah tingkah
aku yang melihat nya sedang membutuhkan bantuan dengan reflek membantunya entah kenapa tangan ku ingin sekali menyentuh nya dengan sengaja aku memegang tangan nya yang terasa hangat dan lembut membuat jantung ku tak bisa berdetak normal bahkan darah ku seakan mengalir dengan cepatnya
terlihat wajah canggung di wajah gadis manis itu saat tangan kami bersentuhan indah.
tiba2 suara seseorang membuat kita harus mengakhiri pertemuan indah yang singkat ini dan tak bisa ku lupakan selamanya
'' ya dok sebentar.''ucap lyra yang masih berusaha menyusun infus yang jatuh berserakan aku pun membantunya menyusun dalam tangan nya tanpa sadar aku menyentuh milik nya yang membuat ku tak dapat berfikiran jernih
'' terima kasih dokter fatah.''ucap lyra yang langsung meninggalkan ku
'' sama sama.'' ucap ku saat dia sudah berada jauh dari sisi ku
aku yang masih tidak bisa menguasai hatiku begitu sangat bahagia dan penasaran pada nya
'' jadi namanya lyra aku akan mendapatkan mu cantik.''ucap ku tersenyum cerah
semenjak kejadian itu aku sering sekali mencari perhatian nya bahkan aku dengan sengaja membuat nya dekat dengan ku dengan berbagai cara walupun sedikit membuatnya kesal
__ADS_1
pernah suatu ketika entah apa yang membuatku menyesal telah membuatnya sakit hati.jujur aku harus menelan sakit saat tanpa sengaja aku melihatnya tengah asyik berduaan dengan pria yang tidak aku kenal
jujur aku merasa sangat marah sampai akhirnya aku dengan tega mengerjai nya dengan aku menghukumnya semalaman dikamar mayat untuk melakukan otopsi
dia sempat menolak dengan ketus tapi aku tidak tinggal diam
'' pak anda sudah gila bukan nya saya menolak tapi itu bukan bagian saya pak.''ucap lyra ketus
'' memangnya kenapa bukan nya kau calon dokter bedah juga apa salah nya apa kau memang tak mampu jika memang tak mampu lebih baik kau dirumah saja menjadi istri yang baik dari pada bertindak konyol disini dan tak berguna sama sekali.''ucap ku tanpa sadar karena rasa cemburu yang sangat besar membuat ku yang memang blak blakan akhirnya mengeluarkan nya tanpa merasa bersalah
'' astaga apa yang aku lakukan.'' batin ku bingung apa lagi aku melihat nya sangat marah dan tersinggung
'' bapak tenang saja aku akan melakukan nya.''ucap lyra ketus dan langsung meninggalkan ku begitu saja
jujur aku sangat merasa bersalah karna ucapan ku dan itu juga yang membuat lyra akhirnya semakin menjauhi ku dan tak mau berurusan dengan ku aku yang mulai frustasi pun mencari cara supaya dia berada disisinya lagi
sampai akhirnya saat aku harus mencari anak magang untuk berada dalam naungan ku aku pun dengan sengaja meminta nya melalui kepala dokter yang bertugas untuk memilih siapa saja yang akan bergabung dengan dokter2 yang sudah berpengalaman
dengan terpaksa aku menggunakan status pemilik rumah sakit ini untuk dapat membuat nya dalam naungan ku
* ya itu sekilas info dari author nanti kita sambung lagi ok*
ingatan itu seakan berputar begitu saja dibenak fatah yang sekarang begitu resah karena mengetahui kalau aku dan kevin dalam perjalanan ketempat kakak ku
'' aku tak akan biarkan kau menikah dengan siapa pun selamanya kau akan menjadi milik ku.''ucap nya sambil memijat kepalanya yang sudah merasa sangat pusing memikirkan ku
like
like
__ADS_1
like
vote