
aku melepaskan pelukan fatah menjauhinya beberapa langkah
'' aku tidak bisa fatah hatiku sudah mati aku tidak bisa menerima kamu lagi maaf lebih baik kamu membuka hatimu dengan orang lain.kalau kamu mempermasalahkan kebahagiaan anak2 kita bisa melakukan nya kau masih bisa bertemu dengan mereka kau dan aku bisa memberikan kasih sayang sepenuhnya tanpa kita harus bersama aku mohon kau mengerti sesuatu yang dipaksakan akan tidak baik akhirnya.''ucap ku yang melangkah pergi meninggalkan nya
sedangkan fatah hanya diam mematung melihat kepergian ku
'' apa kamu benar2 tak bisa membuka hatiku ra apa aku salah mencintai kamu aku hanya manusia bisa yang tak bisa menahan cinta ini maafkan aku karena ke egoisan ku kau menderita tapi apa kau tau kalau aku tak menderita dengan perasaan ini ra aku pun sakit ra kamu tak pernah menganggap ku ada.''batin fatah kelu meratapi nasib cinta nya yang malang ini
😏😏 sabar bambang anda belum beruntung coba lagi author dukung ok
didalam mobil aku sudah tidak bisa menahan semua sakit yang didada dua tahun ini aku mencoba melupakan semua tentang nya tapi apa dia datang begitu saja dengan permintaan yang sama dan luka yang sama
'' apa aku tak boleh bahagia bersama cinta ku apa aku egois melakukan ini padanya
hiks...hiks..kenapa aku harus bertemunya kembali luka ini sangat menyakitkan hiks.. hiks.''tangis ku pecah aku terus memegang dada ku yang sakit
aku yang masih menahan sakit berusah kuat dan meninggalkan pemakaman untuk kembali ke klinik
sesampainya diklinik aku pun langsung masuk dan disambut oleh pegawai ku dari dalam dengan wajah yang panik
'' dok..gawat dok ada pasien gawat daruat dok harus segera di tangani.''ucap suster lia
'' dimana pasien nya.''ucap ku ikut panik
'' dia di UGD dok.''ucap suster
aku pun langsung ke UGD menuju pasien yang membutuhkan pertolongan
aku pun segera ke bangkar pasien dan melihat wanita yang usianya 40 tahunan lebih dalam keadaan penuh luka sepertinya dia habis mengalami kecelakaan
aku pun segera memberi pertolongan beruntung hanya luka ringan
__ADS_1
'' sus keluarga pasien dimana.''ucap ku pada suster lia
'' keluarga pasien dalam perjalanan dok mungkin sebentar lagi.''ucap suster lia
saat kami sedang membicarakan mengenai cidera yang dialami pasien.tiba2 dari arah luar terdengar langkah kaki yang tergesa gesa memasuki ruangan UGD
'' dok bagaimana ibu saya dok.''ucap nya dengan nafas tersengal sengal
aku pun langsung melihat kearah suara tadi seketika mata ku membulat sempurna saat aku melihat sosok yang aku rindukan selama ini
'' jihan kau kah.''ucap ku kaget
'' lyra...''pekik nya dan langsung memeluk ku dengan sangat erat
'' kabar kamu gimana han sehat.''ucap ku melepaskan pelukan nya
'' baik kamu sendiri bagaimana sepertinya sobat ku ini sudah menjadi orang hebat.''ucap jihan tersenyum bahagia
'' kamu bisa aja oh ya itu siapa kamu han.''ucap ku yang membuat jihan langsung terkejut
'' gimana keadaan nya ra apa ibu gue parah luka nya.''ucap nya sendu
'' kamu tenang aja ibu mertua kamu hanya luka ringan besok boleh pulang sementara ini biarkan ibu mertua kamu istirahat.''ucap ku mencoba menengkan
'' terima kasih banyak ra kamu udah menyelamatkan ibu mertua ku.''ucap nya sendu
'' kamu lebay aku dokter kali han udah tugas aku kali.''ucap ku santai
'' oh ya kita ngobrol di depan yuk ra aku masih kangen sama kamu aku mau tau 7 tahun ini kamu kemana.''ucap nya yang membuat ku terdiam sesaat
aku dan jihan duduk di taman di belakang klinik ku kami pun saling bercerita satu sama lain begitu juga aku
__ADS_1
mungkin dengan aku menceritakan semua yang ada dihati ku mungkin jauh lebih baik
'' yang sabar ra kamu harus kuat sekarang aku akan selalu bersama mu.''ucap jihan sendu dia tak menyangka kalau aku akan mengalami masa2 sulit selama ini tanpa kehadiran dirinya
'' dah lah aku tak apa sekarang aku malah bahagia bisa bertemu kamu lagi jihan ku sahabat terbaik ku.''ucap ku yang langsung memeluk nya lagi
'' oh ya ra dua hari lagi ada reuni alumni osis ra kamu datang ya sudah lama kamu gak datang apa kamu gak kangen sama sahabat2 kita.''ucap jihan
deg
aku terdiam mendengar ajakan jihan mengenai reuni itu
'' ra.''
'' ra kok diem kamu gak mau ya.''ucap jihan dengan wajah kecewa dia tau aku tak akan mau datang ke reuni semenjak kami lulus sma
'' bukan gitu han.''ucap ku terjeda aku tak mampu berkata kata
'' kenapa dari dulu kamu gak pernah mau datang ra apa kamu masih ada rasa dengan kevin si ketua osis yang pernah hadir di hidup kamu ya ra sehingga semenjak kamu lulus kamu tak mau datang ke reuni.''ucap jihan menyinggung
deg
aku hanya diam tanpa kata
'' apa kamu tak mau meluruskan semua ra pokoknya aku gak mau kamu harus datang ra aku akan jemput kamu nanti.''ucap jihan lagi
'' aku gak janji han.''ucap ku lirih
aku tertunduk lesu seketika tatapan ku kosong tak mampu berkata kata
''kevin''
__ADS_1
like
like