
kevin sengaja mengajak aku kerumah orang tuanya yang masih satu kota dengan ku karena dia tak mungkin membawa ku ke kediaman nya yang berada di luar kota
tak lama mobil kevin sudah memasuki halaman yang sangat luas dan megah dengan hati hati kevin mengangkat tubuh yang sudah terlelap dalam tidurnya
kevin mengetok pintu rumahnya berharap masih ada yang bangun
clekkkk
wanita paruh baya tengah membukakan pintu untuk kevin siapa lagi kalau bukan mamah nya
'' mam.''ucap kevin melihat mamah nya dengan senyum bahagia
'' kamu sudah pulang sayang lalu ini siapa.''ucap mamah kevin penasaran
'' nanti kevin cerita kan sama mamah setelah ini biar kevin bawa calon mantu mamah masuk dulu.''ucap nya tersenyum dan berlalu meninggalkan mamah nya yang sedang menutup pintu
di hati mama vio terbesit rasa penasaran yang tinggi terhadap ku
'' siapa gadis itu sepertinya dia tidak asing dan apa benar dia akan jadi menantu ku.''gumam mama vio
lalu dia menghampiri kevin ke kamar nya dia melihat kevin dengan lembutnya memperlakukan ku
'' sementara kamu disini dulu sayang aku tak mau kamu kenapa napa setelah pernikahan kita kamu baru boleh beraktifitas.''ucap nya sambil terus membelai wajah ku
mama vio pun menghampiri kevin yang tengah duduk di sisi ranjang dengan sangat lembut mama vio menyentuh nya
'' mah..''
'' siapa dia vin''ucap nya selidik
'' dia lyra mah pacar kevin waktu sma.''ucap kevin lirih
'' lyra yang sering kau ajak kemari yang itu nak.''ucap nya tersenyum
'' ya mah ini lyra si gadis yang suka kevin jahili di sekolah.''ucap kevin tersenyum
lalu kevin pun menceritakan semua yang terjadi pada ku dan semua masa lalu ku yang ia tau dari sahabatnya adrian
__ADS_1
mama vio yang mendengar cerita kevin pun sangat tersentuh dan merasa prihatin mendengar semua yang terjadi pada ku
'' lalu apa rencana mu vin setelah ini.''ucap mama vio yang mulai simpati pada ku
'' menikahi nya mah apa mamah akan merestui ku.''ucap kevin sedikit ragu karena dia takut mamah nya tak merestui nya
'' mama merestui mu nak bukan kah ini yang kau mau sayang dari dulu kau mencarinya bahkan kau hampir mati karena keputusasaan mu nak lalu kenapa mamah tidak merestui nya ini semua kan demi kebahagian kamu.''ucap mamah vio yang membelai wajah nya
'' jadi mama serius merestui ku dengan semua kekurangan nya mah.''ucap kevin tersenyum bahagia
mama vio hanya mengangguk dan memberikan senyuman hangat pada kevin
'' terima kasih mah.''ucap kevin lirih dan langsung memeluk nya
'' ya sudah kamu istirahat besok kita bicara kan lagi.''ucap mama vio menepuk bahu nya
'' baik mah.''ucap kevin tersenyum
setelah mama pergi kevin dia langsung ke kemar mandi dan langsung membersihkan diri
saat dia selesai membersihkan diri kevin berniat untuk merebahkan tubuhnya di sisi ku tapi urung dilakukan karena tiba2 ponsel ku berdering sebuah panggilan video tak dikenal menggema di ruangan sepi nya
dia lalu duduk disisi ku dan langsung mengakat panggilan telepon dari ponsel ku
dari layar ponsel pun terlihat wajah laki laki yang kevin kenal
deg
'' hallo siapa kamu kenapa ponsel lyra ada sama kamu.''ucap fatah marah melihat laki2 yang mengangkat telpon milik ku
kevin yang melihat kemarahan di depan matanya hanya tersenyum devil di depan layar ponsel
'' aku calon suami nya lyra.''ucap kevin lantang
deg
hati fatah bergemuruh sangat kencang dia tak terima dengan apa yang diucapkan kevin
__ADS_1
'' kamu gak usah bercanda omong kosong apa sekarang dimana lyra.''ucap nya kasar emosi fatah sudah sampai ke ubun ubun
'' aku bicara sebenar nya kamu tanya dimana lyra lihat lah dia sedang tidur bersama ku di kamar ku.''ucap nya ambigu kevin langsung mengarahkan ponsel nya kearah ku yang sudah terlelap
'' br****** berani beraninya kamu membawa calon istriku seenak nya.''umpat fatah sudah sangat kesal
kevin yang semakin ingin membuat nya marah dia sengaja ******* bibir ku dengan lembut dan langsung di depan mata fatah membuat
fatah semakin marah dia tak terima melihat adegan gila didepan nya
'' jangan pernah sentuh lyra dia itu milik ku hanya aku yang dapat menyentuh nya.''ucap nya berteriak fatah sudah sangat tak tahan dia melupakan semua emosi nya pada wajah pria yang dengan sengaja melakukan ciuman panas didepan nya
*enak oh ya..lihat adegan panas sakit sakit loh..biar kamu merasakan apa yang vino rasakan author getet banget tau*
'' hahaha jangan mimpi kamu bre***** selamanya dia tidak akan jadi milik mu apa kau tak lihat dia berada bersama ku sekarang bahkan dia telah tidur bersama ku dan sebentar lagi aku dan lyra akan menikah jadi lebih baik kau move on dokter fatah karena selamanya dia tidak akan pernah menjadi milik mu.''ucap kevin penuh penekanan dan kemenangan
'' itu tidak akan pernah terjadi pasti kau sudah mengancam nya dan membuatnya menerima mu bre*****.''umpat fatah kesal dan sudah sangat marah ingin rasanya dia membunuh pria yang berada di dalam layar ponsel
'' ha ha ha apa aku tidak salah dengar ucapan mu itu harusnya di tuduh kan untuk dirimu sendiri pria yang sangat menyedihkan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan sesuatu dengan jalan kotor sekalipun untuk mendapatkan apa yang dia ingin kan dasar pecundang . '' ucap kevin yang seolah menampar nya didepan mata
'' aku bukan pria pecundang seperti mu aku mendapatkan lyra dengan hati ku jadi kau tak ada hak apa pun dan satu lagi jangan pernah macam - macam dengan ku aku kevin jovandra tidak akan melepaskan mu jika kau berani - berani nya mengusik ku jika kau masih mau bertemu anak2 mu,satu lagi aku titip si kembar pada mu karena aku dan lyra akan ke USA untuk meminta restu pada kakak nya jadi jaga anak mu baik2 jangan berulah jika kau masih mau melihat anak2 mu lagi''ucap kevin dengan sangat senang dia tersenyum kemenangan melihat wajah frustasi menatap kevin dengan sengit
aku yang mendengar suara gaduh pun perlahan membuka mata kevin yang melihat ku bangun pun langsung menyembunyikan ponsel ku supaya aku tak melihat nya sedang berbicara dengan fatah
'' mas lagi apa.''ucap ku serak
deg
fatah yang mendengar suara mesra ku pada kevin hati nya sangat sakit
'' gak mas lagi ngobrol sama teman kamu istirahat aja kamu pasti lelah kan.''ucap nya ambigu
membuat seorang yang sedang mendengarkan mengepalkan tangan nya kuat
lalu dengan sengaja kevin mematikan panggilan membuat fatah kalang kabut perasaan nya sangat kalang kabut
mending author kabur nanti author diamuk lagi
__ADS_1
jangan lupa like dan vote nya ya