
satu minggu berlalu setelah makan malam romantis itu hubungan ku dengan fatah menjadi lebih baik lagi
siang ini aku memutuskan untuk kerumah sakit milik fatah untuk makan siang bersama setelah itu baru aku akan menjemput anak2 di sekolah mereka
sesampainya dirumah sakit aku menuju ruangan fatah tapi ternyata dia tidak berada ditempat
'' kenapa tidak ada ditempat kemana mas fatah.''ucap ku yang celingak celinguk mencari keberadaan fatah
aku pun memutuskan untuk mencarinya diruangan lain dan menanyakan ke beberapa suster yang berada di sana
''sus lihat suami saya.''ucap ku pada salah satu suster jaga
'' dokter fatah sedang melakukan operasi bu.''ucap salah satu suster yang berada di sana
'' ow..ya sudah aku akan menunggu diruangan kalau dia sudah selesai tolong sampaikan padanya.''ucap ku yang berlalu pergi
'' baik dok.''ucap suster tersebut tersenyum
tapi saat hendak pergi aku mendengar sayup sayup perbincangan para suster yang membicarakan mengenai ku dan fatah
'' dokter fatah beruntung ya punya istri seperti dokter lyra udah cantik baik hati pula yang aku denger klinik nya juga tak kalah terkenal bahkan menyaingi milik dokter fatah pantas saja waktu itu saat dokter fatah sampai hampir gila kehilangan dokter lyra.''ucap salah satu suster yang mengetahui drama waktu di ugd
'' ya kamu bener juga bahkan sampai aku kasihan melihat nya.tapi lihat sekarang mereka bahagia dan juga akhir2 ini saya lihat dokter fatah lebih hangat dan banyak senyum padahal nih ya..3 tahun lalu dokter fatah sangat dingin bahkan sangat menyeramkan aku saja sampai takut kalau dekat2 dengan nya.'' ucap satu nya lagi di sertai gelak tawa
aku yang mendengar percakapan mereka hanya tersenyum dan memutuskan kembali ke ruangan tapi sebelum mencapai ruangan fatah aku tanpa sengaja bertemu dengan jihan yang sedang berada di sebuah poli
'' hai han.'' sapa ku
'' lyra kamu disini.''ucap jihan ceria
'' ya han aku kesini mau ketemu suami ku.''ucap ku tersenyum
'' jadi kamu sudah menikah kenapa aku gak diundang sih.''ucap jihan kecewa
'' maaf han aku hanya mengundang orang terdekat saja maaf ya soalnya dadakan.''ucap ku tak enak hati
'' kamu bilang suami kamu disini ra bukan nya dulu kamu mau menikah dengan kevin.''ucap jihan yang penasaran
membuat ku tiba2 merasakan sesak dihatiku mendengar ucapan jihan yang menyebut nama orang yang berusaha aku lupakan
'' aku tidak jadi ra justru aku menikah dengan ayah dari anak2 ku.''ucap ku sendu
'' what' kok bisa sih apa dia melakukan kekerasan lagi yang membuat mu menikah dengan nya.''ucap jihan kecewa
__ADS_1
'' ngak han hanya saja aku sama kevin tidak direstui oleh kakak ku jadi kevin mengalah untuk ku.''ucap ku lirih
jihan yang melihat ku di liputi kesedihan hanya bisa mengusap pundak ku lembut dia tau dia tak seharusnya mengungkit nya didepan ku
'' mungkin ini sudah takdir mu ra semoga kamu bahagia maaf jika aku membuka luka lama, pantas 2 tahun ini dia tak datang ke reuni katanya dia sekarang pindah keluar negri aku kira sama kamu ra.''ucap jihan ragu ragu mengucapkan nya
'' maafin aku kevin karena aku datang lagi ke kehidupan kamu membuat mu merasakan luka kedua kali nya.kenapa ya allah susah sekali ingin menghapus rasa cinta ini aku sudah mencoba melupakan nya tapi setiap aku mendengar nama nya disebut hati ku terluka dan sesakit ini.'' batin sesak
aku terdiam mendengar ucapan jihan tapi saat hendak melanjutkan obrolan kita tiba2 fatah datang dengan wajah tergesa gesa
'' sayang kamu disini rupanya bukan nya tadi kamu bilang mau tunggu di ruangan ku.''ucap fatah yang langsung memberikan kecupan dipipi
cup
'' ya mas ini aku ngak sengaja ketemu temen lama kenalin ini jihan mas temen sma aku.''ucap ku memperkenalkan jihan
'' jihan jadi ini suami kamu ra.''ucap nya tersenyum sambil menjabat tangan
'' fatah.''
'' ya sudah han aku pamit dulu mau makan siang apa kamu mau ikut.''ucap ku menawarkan
'' tidak usah ra aku masih menunggu antrian sebentar lagi mungkin giliran ku.''ucap jihan menolak dengan senyuman
''ya nanti aku mampir ke klinik hati hati ra.''jawab jihan
kami pun sampai di kafe dekat rumah sakit untuk melepas dahaga
'' sayang mau makan apa.''ucap fatah lembut sambil melihat buku menu
'' terserah mas aja yang enak apa disini.''ucap ku tersenyum
'' ya udah kita pesen nasi bakar sama es jeruk mba.''ucap fatah pada pelayan
'' baik pak ditunggu.''ucap nya yang langsung pergi
setelah kepergian pelayan tersebut fatah melihat kearah ku dangan wajah yang sulit diartikan mungkin melihat aku murung sejak tadi membuatnya penasaran
'' apa ada masalah sayang.''ucap fatah lembut meraih tangan ku
'' tidak mas hanya saja aku sedikit lelah.''ucap ku mencoba untuk menutupi nya aku tak mau membuka nya krmbali
'' kamu serius..gak ada yang sayang tapi kenapa muka kamu murung .'' ucap fatah khawatir
__ADS_1
'' gak mas aku baik2 saja bagaimana apa mas udah mempersiapkan bulan madu kita.''ucap ku mengalihkan pembicaraan
'' sudah sayang tiga hari lagi kita akan berangkat apa kamu siap kita akan disana dua minggu nanti anak2 akan aku titipkan dirumah ibu.''ucap fatah tersenyum dia sangat bahagia akhirnya sekian lama menikah dengan ku bisa berbulan madu juga
'' siap dong mas makasih sayang untuk semuanya.''ucap ku tersenyum fatah yang melihat senyuman ku langsung membelai lembut pipi ku
'' nanti malam aku minta ya sayang aku kangen banget nih..''ucap nya tersenyum
'' y sayang nanti malam aku kasih yang spesial pake telor deh.''ucap ku mencairkan suasana walaupun dengan wajah malu
'' emang martabak.''ucap fatah disertai gelak tawa
'' tapi kan enak sayang apa lagi kalau dimakan anget2.''ucap ku tertawa
'' ok deh nanti mas akan buat kamu puas makan martabak nya.''ucap nya
setelah makan siang selesai aku dan fatah memutuskan untuk menjemput anak2 di sekolah
ternyata ketiganya sudah menunggu di gerbang sekolah bersama guru mereka aku turun menjemput mereka sedangkan fatah hanya berada di dalam mobil melihat interaksi ku
'' hallo sayang udah pulang rupanya.''ucap ku menghampiri ketiganya
'' hore dijemput mamah sama dedy.''pekik ketiganya dengan senyuman
'' ya dong hari ini spesial kita mau jalan2.''ucap ku tersenyum
'' asyik ayo mam.''ucap hana sudah tidak sabar
'' ya sabar sayang bu terima kasih sudah mau menemani anak2 saya.''ucap ku sopan
'' sama2 bu itu sudah tugas saya.''ucap bu guru
'' ya sudah saya permisi nak salam sama bu guru.''ucap ku pada ketiga nya
yang langsung dilakukan ketiga nya setelah itu mereka dengan riang nya masuk kedalam mobil
'' terima kasih ya allah kau telah memberikan senyuman di wajah mereka semoga mereka selalu diberi kebahagiaan.''batin ku
tiga hari kemudian..
maaf jika ceritanya membosankan mungkin author lagi buntu jangan lupa dukungan dan doa nya semoga kalian sehat selalu
like like like
__ADS_1