
Satu Minggu berlalu
tok tok tok
"Selamat siang" Vina yang libur itu membukakan pintu dan melihat siapa yang datang....
matanya menatap wajah lima orang bodyguard dan seorang laki laki di tengah tengah mareka
"Dimana Nyonya Angie?" tanya laki laki tampan itu
"Tuan, ibu saya tidak ada, emm saya sudah ada uang untuk membayar utang ibu" Vina memberikan uang sebesar satu juta kepada Kris.....
"Nona apa kau bercanda? uang segini tidak akan cukup untuk membayar utang ibu mu" ucap Kris sombong.....
"Saya tidak punya uang lagi tuan, ayah saya baru saja meninggal" ucap Vina gugup dan takut
"Saya tidak perduli, dimanakah ibumu itu?" Kris memerintahkan anak buahnya untuk mengeledah isi rumah Vina.....
"Tuan ibu saya...." Vina tidak bisa berbicara karena Kris menatap tajam wajah nya, Vina menunduk dan meneteskan air matanya
"Jangan laporkan saya tuan...." ucap Angie, Angie bersembunyi di kamarnya dan di seret kedua anak buahnya Kris......
__ADS_1
"Kau pikir aku main main? jangan jadikan anakmu ataupun suami mu alasan untuk engkau tidak membayar hutang mu" Kris menatap tajam wajah Angie......
"saya berjanji akan membayar hutang saya tuan," ucap Angie takut, sedangkan Vina dia tengah mengengam uang yang iya ingin berikan pada Kris dengan rapat.....
"Apa jaminannya?" tanya Kris....
"Ambillah putriku sebagai jaminannya tuan" ucap Angie sambil menunjuk wajah Vina yang ketakutan.... Kris menatap wajah Vina yang ketakutan dan menunduk....
"tiga hari lagi saya datang kemari, jika tidak ada maka saya akan membawanya bersamaku" ucap Kris tajam dan menyeramkan.....
Setelah rombongan Kris pergi Vina merosot ke lantai dan menangis...
"Salahmu tidak bisa melunasi hutang ku" ucap Angie...."jika nanti dia datang dan menagihkan hutang itu lagi, kau harus pergi dengannya, jika tidak rumah ini akan aku serahkan padanya" Angie segera masuk ke dalam kamarnya,
Vina berlari ke kamarnya dan mengambil bingkai foto ayah dan ibunya....
"Ayah ibu kenapa kalian cepat sekali pergi dari dunia ini? apa kalian tega. aku kesepian Bu yah" ucap Vina sambil menatap foto itu....
sedih kehilangan ayahnya belum sepenuhnya lenyap dari pikirannya dan kini ibunya dengan lantang menyerahkan dirinya sebagai jaminan utang, sungguh miris sekali kehidupan Vina....
Vina menangis hingga sesegukan, matanya lelah dan akhirnya tertidur,
__ADS_1
di kediaman keluarga dirgantara.....
"Ayolah pa, anak kita itu sudah dewasa" ucap Mira sambil menggoyangkan lengan Rans
"Ma jodoh itu di tangannya tuhan," Rans menolak jika Putra semata wayangnya di jodohkan oleh istrinya....
"Benar pah," ucap Kris tiba tiba...
"Kamu sudah pulang nak" ucap Mira, Mira dan Rans sengaja kembali ke negaranya hanya untuk menjenguk anaknya yang tinggal di negara Jepang....
Krisna Tristan dirgantara adalah cucu seorang ilmuwan terkenal cina yang bernama Han Chen. Han menikah dengan orang Thailand dan melahirkan Rans chen dirgantara atau ayahnya Krisna...
sementara di sebelah ibunya Kris,
Kris adalah cucu dari Lee Van je pengusaha terkenal di Jepang, Lee menikah dengan seorang model di Indonesia dan melahirkan Mira Santika je arah di kenal dengan Mira,
karena Mira satu satunya anak Lee maka Lee menyerahkan prushaan kepada Mira sementara Han menyerahkan perusahaan miliknya juga pada sang putra yang tak lain Rans, tak ayal lagi cucu satu satunya itu menjadi pewaris tahta kerajaan prushaan yang di namakan dirgantara group itu....
prushaan itu di dirikan di Jepang dan menjadi perusahaan raksasa yang terkenal......
BAB 4 SELESAI
__ADS_1