
Malam kembali,
Vina segera menghitung uang yang ada di tangan nya,
"Baru tiga juta, padahal lusa mareka datang lagi ke sini," ucap Vina lirih,
Di kediaman Kris
"Mau sampai kapan hah?" ucap Mira kesal, dari tadi siang dia membahas mengenai Perjodohan antara Kris dan Luna namun kedua pria beda generasi itu hanya cuek bebek
"Ma, kalau mama mau jodohin Kris mama langkahi dulu mayat papa, Kris itu sudah punya jalannya sendiri ma, mama jangan egois dong," ucap Rans emosi....
Kris yang melihat perdebatan mama dan papa nya hanya diam,
"Ini semua demi kebaikan Kris pa" ucap Mira tak kalah kesal
"Tapi Kris juga menolak untuk di jodohkan ma" sambung Rans
"Itu papa yang hasut" sinis Mira, tatapannya tajam dan menghunus pedangnya ke arah kedua laki laki itu,
"CUKUPPPP!!" bentak Kris kesal,
__ADS_1
"Yang mau menikah siapa? yang mau jalanin rumah tangga siapa? kenapa jadi kalian yang repot" ucap Kris kesal.....
"Kris sudah punya calon, tunggu aja nanti Kris bawa ke rumah," Setelah berkata demikian Kris segera keluar dari rumah megah itu...
Saat di dalam mobil Kris tidak sengaja melihat wanita yang iya kenal.
"Anak itu," Kris menatap wajah cantik wanita yang berjalan santai di trotoar...mobil mewah Kris berlalu begitu aja...
Sementara Vina dia sedang berjalan dan melihat lihat gedung yang tak lain adalah cafe yang buka dua puluh empat jam... Vina masuk dan melihat para pengunjung yang makan semeja. Vina mencari salah seorang pelayan dan mencoba untuk menanyakan pekerjaan atau lowongan di cafe itu
"Maaf mbak pekerjaan sudah tidak ada, para pelayan sudah banyak," Vina di tolak dan keluar dari cafe itu, Vina berjalan sempoyongan dan melihat lihat gedung lain...
"Beginilah aku Bu, aku sangat merindukanmu kasih sayang mu yang lembut dan baik padaku, apakah salah ku Bu" ucap Vina sambil menatap langit hitam,....
pertama jika dia tidak mau menjual rumah untuk membayar utang maka dia harus ikut dengan tuan muda Krisna untuk menjadi jaminan utang....
Seorang wanita dari kejauhan menatap Vina,
wanita ayang bernama Wenda itu melihat Vina secara intens...
Vina yang mengenakan celana legging se lututnya dan mengunakan atasan kaus oblong berwarna putih itu menampakkan seluk beluk tubuh seksi Vina,
__ADS_1
"Woow menarik juga tu anak" ucap Wanda yang terkagum kagum melihat Vina dari jauh,
Wenda sendiri berusia empat puluh tahun dan masih awet muda munkin karena make up nya yang ketebalan....
"Hai" sapa Wenda saat berhadapan dengan Vina
"Hai juga" balas Vina,
"Kau habis dari Mana?" tanya Wenda basa basi..
"Habis cari lowongan pekerjaan Tante, saya butuh dana" ucap Vina pelan
"kesempatan untuk ku ini" batin Wenda licik
"Owhh, Tante ada pekerjaan untuk mu, itupun jika kau mau, semalam gajih nya lima juta" ucap Wenda berbisik, Vina tergelak dan menganga
"Li--lima juta Tante?" Vina mengulangi perkataan Wenda
"Iya, kerjaannya sih cuman Atar antar minuman, kayak pelayan gitu," ucap wenda menarik perhatian Vina...
"Saya mau Tante," Vina tersenyum bahagia dan senang, kali ini dia tidak perlu mencari pekerjaan lagi karena sudah ada yang menawarkan pekerjaan padanya...
__ADS_1
"Baiklah ikut Tante sekarang" Vina mengekori Wenda dan ikut masuk ke dalam mobil dam melajukan ke jalan besar
BAB 5 SELESAI