
Vina yang awalnya tersenyum senang kini hanya diam menatap gedung tempat iya akan bekerja...club malam, apa ini tempatnya? apakah dia menjadi wanita malam yang memberikan aset berharga nya pada lelaki hidung belang? tidak tidak dia tidak ingin menjadi wanita malam, dia pun mencoba untuk tenang, tadi Tante yang di sampingnya mengatakan kalau dia hanya menjadi pelayan dan akan mengantarkan minuman...
"Tante, saya tidak bisa" ucap Vina takut
"Tenang lah, kau tidak akan menjadi penjajan kelamin, kamu hanya mengantar wine dan anggur merah saja" ucap Wenda. Vina menganguk kemudian mengikuti langkah kaki Wenda,
Di dalam club malam itu Kris dan temannya sedang sibuk dengan wanita mareka,
Kris yang jijik pada para wanita malam itu hanya diam saja melihat mareka mengelus dan meremas kelaminnya,
dasar tidak tau malu, kalian pikir aku bodoh, batin Kris menatap wajah para wanita malam...
Vina masuk ke dalam bersama Wenda, ini kali pertamanya dia masuk ke tempat haram itu,
dia mengendarkan pandangan nya ke seluruh ruangan besar itu, dentuman musik dan bau alkohol menyeruak masuk ke dalam hidung dan telinganya....
ampunilah aku tuhan batin Vina
Kris menatap wanita yang iya lihat di trotoar jalan dan melihat wanita itu sedang di goda oleh lelaki hidung belang,
__ADS_1
Vina risih dan mencoba menghindar dengan cara melarikan diri
"Tante itu lama sekali" rutu Vina
Kris melihat Vina dengan diam, dia melihat Vina yang ketakutan dan menunduk sedangkan tangan nya di pegang oleh manusia iblis yang mencari kepuasan..
"Jangan sentuh aku!!" teriak Vina kesal,
para lelaki itu tertawa,
tidak lama kemudian Wenda datang dengan segelas jus di tangannya,
Tampa curiga Vina langsung meminum jus itu dengan tenang, tenggorokan kering membuat Vina tidak perlu berfikir dan langsung meneguk minuman itu,....
tidak lama seorang pria bertubuh gendut datang, Wenda berbisik di telinga Vina,
"Bekerja lah dengan baik," Vina langsung panik saat seorang pria bertubuh gendut memeluk nya, dan ingin memegang payudara Vina, Vina berontak dan menghindar,
"Ayolah sayang, aku membayar mu mahal" ucap pria itu genit dan menjijikkan sekali
__ADS_1
Vina menangis dan berontak seiring tubuh mulai memanas secara tiba tiba,
Wenda sudah memasuki obat perangsang di minuman Vina, sedang kan Kris dia melihat dengan geram wanita yang akan menjadi jaminan utang angie di pegang oleh peria tua itu.... taring Kris mulai muncul matanya merah dan telinga mungkin akan keluar asap,
Bram, Joni dan Kris menatap wanita yang berontak di pelukan peria tua dan gendut itu...
Kris berdiri dan berjalan emosi melihat wanita itu berontak,
'Bughhh Bughhh Bughhh!!' Kris memberikan bogem mentah di pipi laki laki itu dan menarik Vina ke pelukan nya, Vina yang sudah tidak tahan itu mencium dan mengendus leher Kris, tidak kah dia sadar siapa pria yang iya cium itu?...
"Bram Joni urus dia" Kris segera mengedong Vina ala bridal style dan membawanya ke hotel terdekat,
Bram dan Joni menghajar laki laki itu, Bram yang bertubuh kekar itu membuat laki laki tua itu ciut dan menyerahkan diri,....
sementara Vina dan Kris. mareka sidah sampai di loby hotel dan bersiap masuk,
Kris tidak melakukan transaksi pembayaran karena hotel itu milik nya, Setelah mendapatkan kunci Kris kembali membawa Vina ke kamar,
BAB 6 SELESAI
__ADS_1