Tulip Di SMA

Tulip Di SMA
Archernar [prolog]


__ADS_3

Pagi itu, setelah 3 bulan bersekolah. Seperti biasa mereka masih saja terlambat.


Pak Aji yang belum naik haji mendatangi depan gerbang sekolah dan menemukan mereka sedang menunggu untuk dibukakan pintu gerbang sekolah.


"Kalian tuh ya, Kenapa kalian selalu terlambat? Bukan hanya sekali dua kali, tapi tiap hari?!"


Teriak Pak Aji membuka gerbang dan menyuruh mereka berempat berdiri sejajar.


Seperti biasa, sebelum mereka menjawab pertanyaan Pak Aji yang terus keluar kayak keran bocor, Ia mempersiapkan tangan dan jarinya agar siap siaga untuk mencubit mereka.


"A.. aduhh, Pak. Jangan di situ, itu area sensitif saya." Lirih murid itu kesakitan.


"Bukannya terima malah ngajak negosiasi, Nanti saya cubit kamu di depan semua teman kamu mau? ... Jangan diem saja Farzan!"


Teriak Pak Aji sambil menambah tenaganya mencubit Farzan.


"Aaaa.. aduuh. Iya, pak. Saya salah gak setel alarm. Lagipula kemarin saya gak terlambat kok (TvT)."


"Sudah! Jangan alasan kamu!"


Belum selesai Pak Aji mencubit Farzan, melaju sebuah mobil dengan kecepatan yang tidak dapat dideskripsikan dan berhenti di depan gerbang. Dari mobil itu, keluar dua murid yang tampak pucat.


"Ughh. Setelah pulang.. aku akan menyuruhmu makan 1 kilo keju."


Seru gadis itu pada supirnya.


"Ma.. maaf,non. Biar Non Esi dan Den Evin tidak terlalu terlambat."


Setelah itu supir itu langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan kilat?


Di sisi lain Pak Aji tampak semakin marah melihat dua murid itu yang masih belum memasuki gerbang.


"Kalian! Tidak lihat saya di sini?! Cepat kemari! Adik beradik malah terlambat! Jangan kira saya gak hukum kalian meski bapak kalian Camat?!"


Teriak Pak Aji.


Mereka berdua pun memasuki barisan meski masih sedikit mual.


"Sekarang, Sebutkan nama lengkap dan kelas kalian satu satu dari kiri ke kanan! beserta alasan terlambat! Kalau alasan kalian gak masuk akal, saya akan panggil orang tua kalian!"


Seru Pak Aji smbil mengeluarkan pena dan merobek kotak rokok Semsu yang rokoknya sudah habis.


"Saya Chessy Nayara kelas X-Mia 3. Saya terlambat dikarenakan rumah saya jauh dan jalanan macet."


Ucap Chessy


"Saya Elvin Kayara dari kelas XI-Sastra 1. Alasan saya sama seperti Chessy."


Ucap Elvin sambil tersenyum.


"Kalau saya bapak pasti sudah tau. Saya murid tersayang di SMA Antaresa ini."


Seloroh Farzan pada Pak Aji.


"Jangan banyak bacot bekicot kamu. Cepat sebut nama!"


Tegas Pak Aji memarahi Farzan.


"I.. iya iya. Saya Farezta Farzan. Kelas X-IIS 5. Saya lupa menyetel alarm dan terlambat bangun."


Ucap Farzan.


"Giliran saya.. Saya Rezvan Sayudha dari kelas X-MIA 2. Biasanya saya sekolah menggunakan sepeda tapi sepeda saya rusak seminggu yang lalu dan saya terpaksa jalan kaki Hehe."


Ucap Rezvan.

__ADS_1


"Kalau saya Ezra Rasendriya dari kelas X-MIA 2 juga. Dan seharusnya saya juga pakai sepeda tapi karena ni anak satu saya juga harus jalan kaki."


Ucap Ezra kesal.


"Sa.. Saya Deolinda Jovanka. X-MIA 1. Sebelum berangkat sekolah saya..harus mengurus rumah dulu. Sehingga saya.. lupa waktu."


Ucap Deolinda sedikit pelan membuat telinga pekak Pak Aji yang sudah tua tidak mendengarnya.


"Hah? Janda? Siapa namamu? Keraskan suaramu itu."


"I.. Iya! Maaf. Saya Deolinda Jovanka kelas X-MIA 1."


Dengan sifat Deolinda yang terbilang cupu dan pendiam, dia terkadang susah berkomunikasi dengan orang lain.


Pak Aji menulis nama mereka di kotak rokok itu hingga tak berapa lama datang murid lain menghampirinya.


"Oh Ratna. Baguslah kamu datang. Kamu awasi mereka membersihkan gudang."


Kata Pak Aji pada Ratna.


"Maaf, Pak. Sebelum itu.. Tadi ada beberapa anggota yang ingin mengundurkan diri lagi. Akibatnya OSIS kembali kekurangan anggota."


Ratna memberikan Kertas pada Pak Aji.


Pak Aji memeriksa kertas itu dan beralih menatap mereka berenam bagaikan menatap pujaan hati yang turun dari layangan.


"Hmmmmmm..... "


Di sisi lain mereka berenam memiliki firasat tidak enak dan mulai mengalihkan pandangan dari Pak Aji.


"Pak..?"


Tanya Ratna heran dengan tatapan Pak Aji yang tidak lebih tidak kurang seperti buaya udara yang melihat mangsa.


Seru Pak Aji dengan penuh antusias membuat mereka terperanjat.


"Tidaaakk!!!"


Serentak mereka semua menjerit tidak terima karena firasat mereka benar. Antaresa adalah salah satu SMA swasta yang kegiatan OSIS nya tidak boleh dilalaikan. Karena sejak 4 tahun yang lalu Kepsek SMA Antaresa membuat peraturan bahwa OSIS adalah organisasi yang banyak mengurus sekolah, dari kebersihan, keamanan, ketertiban, keseninan dan lainnya. Hingga kebanyakan murid muridnya tidak ingin masuk di organisasi itu dan mencap OSIS adalah budak guru.


Selagi mereka masih tidak terima dengan keputusan Pak Aji. Pak Aji malah tertawa puas dengan keputusannya.


"Hohoho. Bersyukurlah kalian tidak saya hukum membersihkan gudang. Mulai sekarang kalian adalah anggota OSIS. Jangan coba coba kabur karena saya akan suruh Ratna mengawasi kalian. Dan jangan coba coba berhenti sebelum semester berakhir."


Kalimat panjang sepanjang rambut Rabenzel Pak Aji dengan sedikit bumbu bau rokok membuat mereka semua semakin terkejut.


"Ta.. tapi, pak. Saya anak klub basket.. Bagaimana saya membagi waktu..?"


Tanya Rezvan terbata bata.


"Latihan basket kan cuman 3x seminggu. Jangan banyak alasan. Satu hal lagi, jika kalian tidak mengerjakan tugas OSIS.......Kheek!"


Ucap Pak Aji mengarahkan tangannya ke leher seakan mengancam. (Meski memang mengancam).


"Ratna kamu awasi mereka. Kalau mereka melakukan kesalahan.. hukum saja mereka."


Kata Pak Aji pada Ratna.


Pak Aji pun pergi dari sana dan menuju kantornya. Sementara mereka melongo tidak terima atas keputusan pak Aji.


"Baiklah. Aku akan memperkenalkan diri dulu. Aku Indira Ratnasari Kiran. Mulai sekarang aku yang akan mengawasi kalian. Setelah pulang sekolah, kalian harus ke ruang OSIS. Jika kalian tidak ada, mungkin besok Pak Aji sendiri yang akan menghukum kalian. Oke, kelian boleh masuk ke kelas masing masing."


Kepergian Ratna membuat mereka merasa lega. Siapa yang tidak mengenalnya.. Indira Ratnasari adalah bendahara OSIS yang terkenal karena perfectionist. Meski dia bendahara, tapi dia sudah seperti ketua OSIS.


**Perfectionist\= Sifat seseorang yang mengutamakan kesempurnaan sehingga untuk melakukan pekerjaan atau sesuatu dengan mencapai kondisi yang sangat terbaik. Bahasa mudahnya adalah seseorang yang melakukan pekerjaan dengan sempurna tanpa kesalahan.

__ADS_1


"Mimpi apa aku semalam bisa berhadapan dengan cewek kayak dia."


Kata Rezfan kesal.


"Bukannya dia sekelas sama kakak?"


Ucap Chessy pada Elvin


"Hmm.. Yah, kami memang sekelas. Tapi dia sering keluar kelas dan sifatnya juga dingin."


Kata Elvin


"Tidaaaakkk. Selamat tinggal kehidupan SMA ku.. (TvT)."


Ucap Farzan memegang kepalanya.


"Masih untung sampai akhir semester. Jika Pak Aji menyuruh sampai kita lulus itu lebih mengerikan."


Kata Ezra suram.


"Duhh.. gimana nih? Nanti pasti dimarahi tante.."


Gumam Deolinda hingga sedikit terdengar oleh Ezra.


"Hei. Namamu Deolinda kan? Aku Ezra. Apa boleh ku panggil Linda?"


Seru Ezra sambil mengulurkan tangannya.


"Uwiih. Si Ezra udah berani nih. Ciee."


Celoteh Rezvan menyenggol Ezra.


"Diem lu. Karna lu juga gue terlambat."


Ucap Ezra kesal.


Deolinda ragu untuk menyambut tangan Ezra namun pada akhirnya dia mengiyakan perkataan Ezra.


"I.. iya."


"Nah.. Mulai sekarang, kita akan menjadi teman di.. OSIS. Kita juga harus kenalan satu sama lain."


Ezra maju ke depan mereka dengan ceria.


"Oookeeeeh. Kita adalah teman sekarang. Meski kita tidak saling mengenal. Tapi tak apa,sekarang kita akan mulai mengenal."


Kata Farzan antusias.


Mereka mengangguk dan mulai merasa keanehan yang sangat aneh. Beberapa saat mereka hening tiba tiba sudah masuk bel pelajaran ke dua.


"Lebih baik kita masuk kelas. Jika tidak Pak Aji mungkin akan kembali lagi."


Kata Elvin meninggalkan tempat.


"Yah. Kita memang harus kembali ke kelas. Sampai jumpa nanti siang."


Kata Ezra berjalan pergi.


"Ya.. "


Merekapun menjawab Ezra dengan serentak.


Kehidupan Ezra, Rezvan, Deolinda, Elvin, Chessy, Farzan dan Ratna dimulai.


**Haii. Kisah ini tidak terlalu ringan dan tidak terlalu berat. semogasuka dengan karyaku dan nanti ada beberapa chapter yang aku beri gambar karakter juga desain baju atau SMA Antaresa. Mohon komentar jika ada kekurangan biar aku bisa memperbaiki karyaku. Terima kasih ^ω^**

__ADS_1


__ADS_2