Tulusnya Kasih Sang Bunda Pengganti

Tulusnya Kasih Sang Bunda Pengganti
satu


__ADS_3

Aira salsabila, yang kerap dipanggil aira, seorang gadis berusia 25 tahun, namun satang diusianya yang dikatakan sudah matang, dia masih betah melajang, hingga ayahnya nemutuskan untuk menjodohkannya dengan anak sahabat dari ayah nya.


dan di sinilah aira sekarang, di sebuah taman komplek, dan merenungi perkataan ayahnya pagi tadi


fleshbeck


ibu aira " aira, cepat kebawah nak, ayah mu ingun bicara"


aira " iya buk"


ada apa ya, ucapnya dalam hati


diruang keluaega telah ada ayah dan ubu aira


ayah aira : " eh aira, sini nak duduk" ucapnya sambil menepuk kursi disampingnya


aira : " iya yah, oh ya yah, tadi kata ibu ayah ingin bicara dengan aira, emangnya ada apa yah.


ayag aira: " iya, aira anak ayah, sekarang umur aira udah berapa tahun nak?


aira " 25 tahun yah, emang jenapa yah?


ayah aira: " begini nak, ayah dan ibu telah memutuskan bahwa aira akan dijodohkan, dengan anak sahabat ayah, apakah aira mau!


aira:" tapi yah, aira kan bisa cari pasangan aura sendiri yah, aira sudah dewasa yah" ucapnya masih terkejut.


ayah aira:" iya, ayah tau ra, tapi ini demi kebaikan bersama ra, dulu ayah dan sahabat ayah itu ydah janji untuk menjidohkan anak kami ra, aira mau ya ra"

__ADS_1


aira:"tapi ya.....


" aira pikirkan dulu ta yah", putusnya setelah nelihat raut wajah pebgharapan ayahnya


end


\=\=\=\=\=\=\=


kembali ke taman


aira:" duh gimana ni? kalau aku nolak takut ayah kecewa tapi, kalau terima , aku nggak tau orangbya siapa, aaaaa jadi seba salahkan, trus aku harus apa? ucapnya bingung.


ya allah toling hambamu ini ya robb ucapnya dalam hati,


tanpa aira sadari dari tadi ada sepasang mata yang mengawasinya di sebrang jalan sana.


aira:" ya allah nak, kamu nggak papa?


anak itu:" sakit hiks..sakit. ucapnya sambil memegangi lulut.


aira: " sini nak tante obati.


dengan telaten aira mengobati luka anak itu, menggunakan tisu dan plaster yang selalu ia siapkan di dalam tas.


aira: " ok sayang ini, udah selesai, dan nanti juga akan sembuh kok, ucapnya menyemangati anak itu


anak itu: " mataci."

__ADS_1


aira: " iya sayang sama- sama, oh ya, nama kamu siapa?


anak itu: "depan". ucapnya singgkat, karena masih marasa kesakitan


aira: " ooo depan, ok devan, depan kesini ngapain, trus sama siapa, kok disini sendiri ayah sama bunda devan mana? kok nggak ikut, ? tanyanya panjang kali lebar


devan:" iihh tante, tok tanyanya banyak banget cih, tan depan bingung? dan nama aku depppvan butan depan. ucapnya kesel sambil memajukan bibirnya


" ihhh kok gemesin sih, kerjain ah" ucap aira dalam hati


aira" : kan tante benar pangginya sayang, depankan, tuh betulkan?


devan: " ih tante calah devvvvan nte butan depan. masih kesal dengan aira.


aira:" hahahaaa. iya devan , maafin tante ya, tante becanda kok, soalnya devan gemesin sih" ucapnya sambil mencubit pipi gembul devan


devan : " anta cakit, ntal pipi depan melah


aira:" aaaa devan gemesin banget cih, ok sekarang tante tanya devan kesini sama siapa?. tanyanya lagi.


tapi bukan jawaban yang aira terima malah tangisan yang dia dengar.


TBC.......


ayo twbak devannya kenapa ya?


ok kita lanjut besok

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2