Tulusnya Kasih Sang Bunda Pengganti

Tulusnya Kasih Sang Bunda Pengganti
Empat


__ADS_3

ok....


lanjut ya kakak....


jangan lupa share, vote, komen + fav :)


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Setelah drama yang dimainkan oleh devan tadi pagi, kini aira dan devan memutuskan untuk mencari orang tua devan, tempat yang pertama mereka tuju adalah tempat pertama aira menemukan devan, namun nihil sudah seharian devan dan aira berada disana tak ada satu pun tanda- tanda yang memperlihatkan orang tua devan.


Aira: " Devan, kita cari di mana lagi nak, kita udah seharian disini, tapi orang tua devan nggak ada?" ucapnya lelah.


Devan: " ndak au nda, devan uga bingun nda, hikss- hikss.... devan angen ayah nda, hikss - hikss" jawab devan dan menangis.


Aira: " ya allah sayang devan jangan nangis nak, kita pasti ketemu ayah nya revan, devan jangan nangis ya, sini- sini bunda peluk." ucap aira menenangkan devan.


Dengan merentangkan tangannya devan berlari kepelukan aira dan berhamburan kepelukan aira.


Aira: " ulu- ulu anak bunda cengeng ya, masa anak cowok nangis nanti gantengnya hilang lo" di usapnya punggung devan untuk menenanngkan anak itu.


Devan: " angen ayah nda" ucapnya lagi


Aira: " iya sayang, sekarang kita cari ayah lagi ya" ajak aira sambil mennggandeng tangan devan.

__ADS_1


kini keduanya memutuskan untuk mencari orang tua devan kembali....


Tak terasa sore pun menjelang, dan hasilnya masih sama orang tua devan masih belum di temukan, dan akhirnya aira mengajak devan untuk pulang.


Kediaman Aira...


Bunda Aira:" bagaimana nak? apakah sudah bertemu dengan orang tua devan" tanya bunda aira


Aira:" Belum bun, dari tadi aira dan devan udah cari, tapi masih tidak ketemu bun" jawab aira.


Bunda Aira: " ya udah nak, kalau gitu, sekarang aira mandiin devan gih, sepertinya devan lalah sekali, habis itu turun ke bawah ya nak, kita makan malam sama- sama.


Aira: " Baik bun"


Kini Aira dan devan, pergi ke kamar Aira untuk melaksanakan perinyah dari bunda Aira tadi


Bunda Aira: " eh bunda,, ada apa bun?" tanya aira


Bunda aira: " Devannya udah selesai ra? ayo kebawah, makan malam, ayah sudah nunggu ra" ucap bunda aira


Aira: " udah bun, Aira panggil devan dulu ya bun". jawab aira.


Bunda Aira :" ya sudah, bunda tunggu dibawah" ucapnya lagi,

__ADS_1


Aira: " ok bun"


Setelah itu Aira langsung memanggil devan, dan menghampiri ayah dan bunda yang telah berada di meja makan.


Ayah aira: " ra udah bertemu belum orang tua devan?" tanyanya setelah sampai di meja makan.


Aira :" Belum yah" jawab aira


Ayah Aira: " ya sudah, sekarang kita makan dulu, nanti kita pikirin lagi" ucapnya lagi


Aira: " Iya yah. Devan sini nak, kita makan. kata Aira memanggil devan yang sedang bermain diruang keluarga


Devan: " oteh nda" ucapnya berlari menuju Aira


Aira: " Devan mau makan pakai lauk apa sayang" tanya aira sambil melatakkan nasi kedalam piring devan


Devan: " devan mau pelkedel nda," ucapnya girang


Aira: " ok sayangnya bunda" lalu mengambilkan yang devan inginkan.


Setelah menyiapkan keperluan makan devan, seperti biasa devan akan meminta di suapi oleh Aira, dan dengan senang hati ara melakukannya. Sedangkan orang tua Aira hanya menjadi penonton yang budiman sambil menggelengkan kepala melihat tingkah manja devan ke Aira.


Melihat kemanjaan Devan dengan Aira l Entah pemikiran dari mana tiba- tiba ayah Aira berniat menjahili devan.

__ADS_1


ok kak, sampai disini dulu ya,


Terima kasih sudah mau membaca cerita yang GAJE ini....


__ADS_2