
ok....
lanjut ya kakak....
jangan lupa share, vote, komen + fav :)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sedangkan di tempat berbeda, seorang pria tengah pusing memikirkan sesuatu, dan meluapkan kemarahannya kepada seseorang.
Pria itu:" kenapa anda tidak becus sekali sih, masa menjaga seorang anak kecil saja tidak bisa." ucapnya sambil memukul meja
"maaf tuan, tadi saya pergi ke toilet sebentar tuan tapi ketika saya kembali, tiba- tiba tuan muda menghilang tuan, maafkan saya tua, ucap seorang baby sister,
pria itu:" cepat cari dia sekarang". perintahnya ke pada para bawahannya
"baik tuan" ucap mereka
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Revan anggara adalah pengusaha yang terkenal di indonesia bahkan di asia, revan adalah ceo di anggara compeny. Yang tak lain dan tak bukan adalah ayah dari devan anggara.
Yap....
sekarang revan sedang pusing, memikirkan anak nya yang hilang entah kemana, belum lagi ia harus memikirkan perjodohan yang di lakukan ayahnya. Revan adalah seorang duda, istri revan meninggal saat umur devan satu tahun, istrinya meninggal karena penyakit yang di deritanya. Semenjak itu revan menjadi laki laki yang ambisius, dan begitu dingin dengan orang sekitarnya, bahkan dia menjadi pribadi yang tidak percaya lagi akan cinta, entah apa yang di fikirkannya.
Di kediaman anggara
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Ibu revan:" Revan, bagaimana nak? Apakah sudah ada kabar dari devan nak?" katanya membuyarkan lamunan revan
Revan:" Belum ma"
mama revan: bagaimana ini revan? ucapnya khawatir
revan, : "mama tenangaja ya ma, devan pasti ketemu kok". katanya menenangkan ibunya
mama :" tapi revan mama khawatir revan."
rumah aira
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
ibu aira :"Devan, aira makan dulu nak". ucapnya ketika makanan sudah terhidang
aira: iya buk.
devan: "ok nte." sambil mengacungkan jempolnya.
kini mereka semua telah berada di maja makan
aira: "loh kok nggak di makan sayang". katanya ke devan,
devan: "nte,, cuapin depan nte". ucapnya manja, sambil mengedip ngedipkan matanya
aira:" ya allah nak, kamu gemesin benget sih, yaudah sekarang tante suapin ya, ayo buka mulutnya." ucapnya sambil menyuapi nasi ke devan.
makan malampn berakhir, dan semua kembali ke kamar masing- masing, sedangkan devan pergi kekamar aira.
__ADS_1
di tengah asikya aira membacakan dongeng untuk devan, aira dikejut dengan perkataan devan.
Devan : "nte"
aira : *iya nak devan kenapa?"
devan : "nte, boleh ndak talau depan panggil nte bunda.?" ucapnya dengan pengharapan
aira :" kenapa devan mau panggil nte bunda nak." ucapnya terkejut.
devan: "ndak au ,depann mau panggil nte bunda aja, depan cayang ma nte."
aira : "kok gitu nak, kan devan ada bunda, bunda devan sekarang pasti lagi khawatir mencari devan."
devan: "nte tata ayah nda depan, dah di sulga, jadi depan ndak pelnah liat nda nte. ucapnya sedih."
ya allah kasian sekali anak ini.. batin aira
aira : "kalau gitu mulai hari ini devan panggik nte bunda ya sayang. ucapnya mengelus kepala devan."
devan:" benelan, depan cetalang punya bunda, yeeyyyyy, matasi nda, depan cayang nda". ucapnya girang dan mencim pipi aira
aira: "iya sama sama sayangnya bunda, bunda juga sayang sama devan", ucapnya memeluk devan.
Entah apa yang di pikirkan aira, sampai- sampai dia memikirkan semua itu, tapi yang dia tahu, bahwa dia begitu menyayangi devan, walaupun merekan bertemu baru sebentar.
biarlah....toh asalkan devan bahagia, yang nanti- nati biarlah berlalu layaknya air.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
ok....
bersambung