
hai kakak, udah lama nih aku nggak update 😁
untuk cerita ini semoga kakak" suka☺️
___________________________________________
"Bunda ikutkan pa?" dengan penuh harapan Revan, memohon kepada papanya, agar sang bunda ikut dengannya.
" devan sayang, anaknya bunda, bunda nggak bisa ikut devan nak." mendengar perkataan Revan membuat Aira terkejut, iyalah mana mungkin dia ikut bersama devan dengan papanya itu, bukannya tidak mau menerima ajakan Devan tapi Aira merasa segan dengan keluarga Revan yang lain, dan nanti mereka salah paham dan menuduh Aira yang bukan- bukan gimana? kan bisa gawat.
" tapi ndaaaa" dengan mata yang berkaca- kaca revan, memeluk Aira, Devan ingin selalu bersama Aira, karena Aira adalah bundanya.
"levan mau ikut bunda aja, hikks...hikkss....huaaaaaa devan maunya bunda" bukannya diam eh si Devan malah nangis ya kejer.
" eh Devan nak, jangan nangis besok kan kita bisa ketemu lagi, hari ini bunda mau ketumu teman bunda dulu, ya nak, devan kan anak ganteng, nggak boleh nagis, ntar jelek loh" masih dalam keadaan mendekap Devan Aira berusaha memberi pengertian agar Revan mau menuruti nya. kalian tanya di mana papa Devan? nih lagi menjadi penonton yang Budiman. bukannya bantuin Aira membujuk Devan ini malah bengong, aneh.
__ADS_1
" Devan ayo pulang nak, Oma udah khawatir sayang, besok kita akan bawa tantenya kerumah ya, sekarang Devan sama papa dulu pulangnya, habis itu, batu besok kita ke tempat tentenya ya nak, papa janji sama devan , jadi sekarang Devan pulang sama papa ya nak." nah dari tadi kek bujuknya,😁 dengan sedikit paksaan revan mengambil Devan dari dekapan Aira tapi lihat, bukannya lepas lah ini makin nemplok nih anak cicak....
"no papa....! Devan maunya bunda ikut sama Devan,. dan ini tu bunda Devan bukan tantenya Devan" ucap Devan masih dengan memeluk Aira
" iya iya, bundanya Devan, sekarang Devan ikut papa ya, kan papa udah janji kalau besok kita ketemu bunda lagi, iyakan nda?"
DEG.....
"eh, i...iya pak," karena saking syok nya nih eh si Aira malah gagap
"nah kan bunda udah janji sekarang kita pulang ya nak" ucapnya yang masih berusaha membujuk Revan
" iya sayangnya bunda besok ketemu lagi ya, dah sekarang pulang dulu sama papa ya, Devan jangan nakal ya, hikk... pasti bunda kangen banget sama Devan hikkks, besok jangan lupa kita ketemu lagi, sini cium bunda dulu, belum pisah aja bunda udah kangen devan" ucap Aira sendu
" iya ndah, Devan pulang dulu ya nda" ucap Devan sambil menghapus air mata Aira
__ADS_1
"terimakasih sudah menjaga Revan, dan maaf jika dia merepotkan Anda" ucap Devan tulus
" iya sama pak" ucap Aira dengan senyum nya
" pa... papa kenapa nggak peluk sama cium bunda? biasanya kalau papa mau pergi papa peluk sama cium Devan, kan kita mau pergi, kok bunda nggak di peluk dan cium, kan tadi Devan udah sekarang papa, ayo pa, kalau nggak mau ya udah Devan nggak mau pulang. entah apa yang ada di fikiran anak itu, masa iya di nyuruh papanya ngelakuin hal yang ngga nggak.
" eh Devan, kok gi.....hmmmm" belum sepat Aira melanjutkan kata- katanya eh si revan malah nyosor di bibir pula, kaget nggak, ya kaget lah. udah nyosor sembarangan, nyosor nya pake peluk segala,
" udah sekarang pulang ya nak, ucapnya sambil melepaskan pelukannya dari aira.
sedangkan Aira sekarang telah menjadi patung yang Budiman😁
" dah nda devan pulang dulu ya nda" ini ucap Devan
" sampai jumpa besok bundanya Devan" dengan senyum jahilnya Devan mengucapkan perpisahan
__ADS_1
sekian......
mau jika ceritanya aneh🙏