
ok....
lanjut ya kakak....
jangan lupa share, vote, komen + fav :)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
aira:" aaaa devan gemesin banget sih, ok sekarang tante tanya devan kesini sama siapa?. tanyanya lagi.
tapi bukan jawaban yang aira terima malah tangisan yang dia dengar.
lah kok nangis ucap aira dalam hati
aira: " loh kok devan nangis sayang?, devan kenapa? coba bilang sama tante, cup...cup, sini sayang." meraih tubuh devan dan memeluknya
devan: " nte hiks...
aira: " iya sayang, kenapa- kenapa coba bilang, devan kenapa?
devan: " nte depan tatut tadi, ada tatak jahat angguin depan, depan tatut, telus tadi mbak inahnya ngilang, telus depan sendilian, depantan tatut nte...huhuuuuuu hiks..." ucapnya
aira: yau udah, sini tante antar pulang, devan tau kan jalan kerumah devan?
hanya gelengan kepala yang devan tunjukkan,mungkin kerena devan masih kecil, kira- kira 4 tahunan lah usianya, masih sulit untuk mengingat, apalagi alamat rumah, jadi wajar.
aira:" yaudah, devan kerumah tente aja ya, besok baru tante anter revan ya, soalnyakan sekarang udah mau malam sayang.
devan:" oteh nte" . jawabnya sambik senyum
aira: " nah gitu dong senyum, kan ganteng, masa iya anak cowok nangis" ucapnya mengejek dan berjalan menuju rumah
__ADS_1
devan:" ihhh nte depan ndak angis, mata depan agi cakit matana ail matanya telual." ucapnya kesel
aira:" masa....." ucapnya masih menggoda devan
devan:" nte.....( dengan air yang akan tumpah)
depan ndak angis"
aira:" iya, maafin tante ya, tante bacanda kok, kok devan gemesih cih, aaaaa jadi pengen nyubit" ucapnya gemes
devan:" angan, catit" sambil memegang pipinya.
tanpa terasa mereka sampai didepan rumah aira, dan nampak orang tua aira sedang becengkerama di depan teras
aira:" ok devan sekarang kita udah sampai, ayo ucapkan salam"
devan:" acalammualatum," ucapnya cendel
ibu aira: " ra ini anak siapa ra?" tanyanya
aira: " ini devan buk, devan ayo salim sama oma sama opa sayang"
ayah aira:" devan ini siapa ra?" tanyanya sambil menerima uluran tangan devan
devan: " hallo oma opa, nama atu depan" ucapnya menunjukkan senyumnya
ibu aira:" hallo depan, kok lucu sih" sambil mencubit pipi devan
devan:" oma nama atu depppva amo, butan depan, ihhh oma pipi depan catit, nanti talau melah imana, ntal depan ndak nteng agi dong." ucapnya panjang kali lebar
haahaaaha lepas sudah tawa mereka melihat tingkah devan
__ADS_1
ayah aira:" ra kamu nemu devan dimana ra, kok dia gemesin ra, sakit perut ayah ra" ucapnya sambil tertawa
aira:" jadi begini yah"
Aira pun menceritakan semuanya kepada orang tuanya
aira:" jadi gitu yah"
ibu aira:"kasihannya... yaudah devan nginep di sini dulu ya nak, besok baru kita cari rumah devan ok.
devan: " oteh oma" mengcungkan jempolnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sedangkan di tempat berbeda, seorang pria tengah pusing memikirkan sesuatu, dan meluapkan kemarahannya kepada seseorang
pria itu:" kenapa kalian tidak becus sekali sih, masa menjaga seorang anak kecil saja tidak bisa." ucapnya sambil memukul meja
"maaf tuan, tadi saya pergi ke toilet sebentar tuan tapi ketika saya kembali, tiba- tiba tuan muda menghilang tuan, maafkan saya tua, ucap seorang baby sister,
pria itu:" cepat cari dia sekarang". perintahnya
"baik tuan" ucap mereka
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
TBC......
ayo siapakah pria itu????
ok samapai disini dulu ya:)
__ADS_1
makasi