Tunggulah Pembalasanku

Tunggulah Pembalasanku
Ep.14


__ADS_3

-}Anak Sial,Lepaskan Aku!!.


Ibu,Chu yu ada urusan dan harus keluar kota selama Beberapa Minggu. Ibu pakailah Kartu ini. Di dalamnya ada 100.000 dollar.


Iya,Jika sudah pulang jangan Lupa kabari ibu.


Nanti ibu masakkan Sup Miso.


Ngomong-ngomong,Chu Yu dapat uang dari mana sebanyak itu?


Bukankah Chu Yu sudah lama tidak bekerja??


“Ehhh,Itu uang tabunganku kok Bu.Ibu bawa saja.Aku sudah menyisihkan beberapa untuk kubawa.”


“Baiklah,Ibu bawa yah”


Kalau begitu Chu Yu pergi dulu ya bu....


Jaga diri baik-baik.


Chu Yu pun Menungggu bus di Halte.


Lalu Bus tujuannya pun datang.


Karena kemarin malam Dia tidak bisa Tidur karena memikirkan Xuanhan,Ia pun Terlelap dalam Bus tersebut.


Lalu Seorang pencopet yang menyamar menjadi penumpang ingin mengambil Tas Chu Yu yang berisi Black Card yang berisi Ratusan Juta Dollar tersebut.


Rupanya ada 3 diantara mereka yang menyamar.


Dengan Cepat Chu Yu pun menangkap tangan salah satunya dan Dua yang lainnya pun mengancam Chu Yu dengan pisau.


“Huh, Tiga lawan Satu?? Ayolah,Aku hanya seorang wanita. Tapi kau berani mengganggu Tidurku,Tidak akan kulepaskan.”


“Nona ini Sepertinya tidak berbicara omong kosong. Saat dia menangkap tanganku tadi, terasa Tenaga yang begitu besar.” Gumam salah satu Pencopet tersebut. Lalu memberikan Kode pada Komplotannya


untuk Mundur.


“Heh,Mundur Kita.”


Wussssh.......


“Ahhh,Dompet saya. Kembalikan!!” Teriak salah satu Penumpang di Bus Tersebut.


Ternyata Pencopet tersebut mengambil Tas salah satu Penumpang.


Tanpa pikir panjang,Chu Yu membuka jendela Bus tersebut Lalu melompat Keluar.


Ia mengejar Pencopet tersebut karena belum Terlalu jauh.


Berani mencari masalah??


Wussshhh.......


“Wah,Nona itu melompat dari Bus.Keren sekali!!!” Gumam Orang seisi Bus.


Binatang,Berhenti kau!!!


“Nona jika kau bekerjasama dengan Kami,Kami akan mengampunimu!!”


“Dalam mimpimu!” Teriak Chu Yu.


Bukankah Itu Chu Yu??


Apa yang dia lakukan di sini.


Berlarian di Siang hari,Memang Tidak Jelas.


Ternyata Mobil Xuan juga terparkir tidak jauh dari Lokasi Chu Yu berada.


Xuan Hanya mengikuti kemana Chu Yu pergi Tetapi tidak Menemuinya.


Ia hanya Mengamati dari jauh.


“Bruukkk” Suara Chu Yu menendang kaki salah satu kaki Pencopet tersebut.


Lalu chu Yu pun mengambil Pisau dari saku nya dan memainkannya di Wajah orang yang terjatuh tersebut sambil berkata“Kembalikan Tas Itu Sekarang!”


“Nona,Kami kembalikan tas Ini.Kamu lepaskan adikku!!”


“adikmu???Ini??” Tanya Chu Yu dengan Ekspresi yang kebingungan.


“Iya,Ini adikku.”


“Kalian ikut aku!!” Teriak Chu Yu lantang.


Pencopet itupun mengembalikan Tas Yang ia bawa dan Meminta Maaf.


Lalu Mereka mengikuti Chu Yu.


Chu Yu memiliki beberapa Hal yang ingin Ia tanyakan pada Pencopet tersebut.


Chu Yu pun menuju Kafe dekat tempat Tersebut.


Ia juga memesan beberapa makanan.


Siapa Namamu?


“Nama saya Shui Nona,Ini kedua adik saya. Yui dan Rui. Bagaimana dengan Nona?”


Yu!!

__ADS_1


“Ehh,Apa maksudnya??”


Panggil saya Yura.


“Baiklah. Ngomong-ngomong,Beladiri Nona sangat Bagus.”


“Memang,Tidak Usah ditanya.” Jawab Chu Yu dengan Pandangan yang melirih.


Nona,Anda......


Kafe ini tidak Buruk kan??.


“Iya Nona,Terimakasih Makanannya” Seru ketiga orang tersebut. Mereka pun memakan makanan Tersebut dengan Lahap.


“A-Anu. Nona Yu, Mengapa Kau begitu baik pada kami? Kamu juga Percaya pada kami. Bukankan kami mencoba mengambil Dompetmu??” Tanya Rui gagap karena Takut. Pertanyaanya ini membuat Chu Yu terdiam senyap tanpa menjawab. Tapi Tiba-tiba Chu Yu Mengatakan sesuatu......


Pertama, Kalian melakukan pekerjaan Tadi tidak sepenuh Hati dan karena Terpaksa.


Kedua, Sifat Asli Kalian berbeda dengan orang yang memang Melakukan perkerjaan tersebut hingga mendarah daging.


Ketiga, Kalian Bertaruh sebelum melakukannya.


“Kalian Pasti Terpaksa Mencuri karena tidak memiliki Uang dan Kalian bertaruh Berhasil atau Gagalnya aksi kalian Kali ini. Lalu kalian juga Setengah-setengah melakukannya. Kalian tidak ingin melukai Siapapun!!” Ucap Chu Yu sambil Menangis histeris.


“Nona,Bagaimna kamu bisa tahu...Sebenatnya, Ibu kami sakit dan butuh Uang agar kami bisa membawanya ke Rumah sakit.” Ucap Shui dan Yui bersamaan.


“Nona Yu, Ka-kamu menangis.” Sahut Rui memotong ucapan kedua kakaknya. Ia panik karena tidak pernah Melihat seorang gadis menangis dengan begitu Parah.


Aku tidak Apa-apa.


Jika kalian Bertanya Mengapa aku menolong kalian,Itu karena......


Dulu, Aku pernah terjatuh pada titik kehidupanku yang paling dalam. Aku sangat Terpuruk dan Menderita. Saat itu musim hujan dan aku akan menangis setiap Hari di Atas jembatan sambil melihat Cerminan diriku yang hanya Bisa menangis di dalam Genangan Air.


Aku selalu berharap ada orang yang Menarikku dari dalam keterpurukan itu.


“Lalu....adakah yang menolongmu?” Tanya Rui yang Matanya sudah Berkaca-kaca mendengar Chu Yu bercerita. Kedua kakaknya hanya diam membisu sambil Menunggu Jawaban Chu Yu.


Ada!!.


Itu adalah Terakhir kalinya aku datang ke Jembatan itu untuk menangis.


Orang itu memberiku mantel dan mengantarku Pulang ke Rumah.


Dia Adalah Orang yang Hangat.


Aku selalu merasa Jika dia sangat Bersinar.


Sinarnya mengalahkan kegelapan yang ada di Sekelilingku.


Tapi sayangnya, Kehangatan itu bukan lagi untukku.


“Dan entah mengapa aku Ingin menjadi sepertinya, Menjadi Cahaya Matahari yang Menyinari Dunia.” Ucap Chu Yu sambil Tersenyum lebar.


Ia juga merasa Senang karena bisa Melihat senyuman Manis Chu Yu yang sudah lama Terpendam.


“Sangat Cantik.” Gumamnya.


“Tuan,Jika anda menyukainya maka Kejarlah,Selagi Burung itu terjatuh dalam Gengamanmu, Maka Tangkaplah. Sebelum Ia terbang Kembali!!” Teriak Asisten Xuan.RuLi, dengan Kencang.


Mendengar Ucapan RuLi,Xuan pun Menarik Nafas dengan kasar lalu menghembuskannya. Ia Berkata jika.....


“RuLi Aku sudah membuatnya menangis. Aku Sangat tidak pantas Untuknya. Dia juga tidak menganggapku!!!.” Ucap Xuan Sembari berdiri dari duduknya dan Hendak meninggalkan Kafe tersebut. Sampai Langkahnya terhenti Karena Ucapan Chu Yu.


Dan Mengapa Nona membiarkan dia Meninggalkanmu? Bukankah Nona sangat menyukai Cahayanya? Menyukai Kehangatannya??.


“Karena Aku tahu dia Tulus sepenuh hati dan Aku juga Menyayanginya,Maka aku tidak Ingin mengecewakannya. Aku Takut.....jika dia akan Kecewa Padaku.” Ucap Chu Yu dengan Tersenyum Pahit.


Mendengar Ucapan Chu Yu,Xuan pun berlari ke Arah Chu Yu.


Dia langsung memeluknya dan memegang lehernya seperti yang sudah lama Ia inginkan itu di Hadapan kakak Beradik yang sedang melihatnya. Xuan juga mengatakan Sesuatu.


Chu Yu Kecilku semakin Nakal.


Kau Suka berbohong......


“Suara Ini..... Xuan??” Ucap Chu Yu sambil Menahan tangan Xuan agar tetap memegang Lehernya.


“Jadi Kau suka yang seperti ini yah?”


“Suka kepalamu!! Aku tidak menyambutmu, Pergilah!!”


Bukankah Baru saja kau bilang sangat Merindukanku? Kau juga bilang jika sangat Menyukaiku.


“ Happ.....” Suara Suan menepis tangan Chu Yu lalu menggigit lehernya.


Anak Sial, Jangan sentuh aku.


Ahhh.... Berhenti menggigit leherku!


Sakit Xuan!!


Anak Sial, Lepaskan Aku!!!


Chu Yu Menurutlah!


Menurut Dalam Mimpimu! Lepaskan.


Blaaa....blaa......blaa.....


*

__ADS_1


*


*


Nb: Ini Chu Yu Pesen Ruang Vip pribadi yah,Jadi dalem Ruangan Cuma ada 2 Tempat gitu. Makanya Mereka Teriak-teriak.🙃


Lanjutt.....


*


*


*


“Oke,Sekarang aku tahu mengapa Nona Yu menyukainya.Bersinar......Dia memang sangat Hangat.” Gumam Shui


“Memberinya Mantel..... Mengantarku Pulang....


Aku kira dia seorang Lelaki yang berprinsip. Yasudalah, Tuan Xuan ini Benar-benar diluar Expetasiku.” Ucap Yui menyertai Shui.


Sementara itu,Rui masih terus memandang ke arah Xuan. Hatinya Langsung diselimuti rasa Tenang yang Luar biasa. Rasa itu seperti menariknya untuk berada di sekitar Xuan dan Chu Yu yang sedang berdebat itu. Dia juga melihat senyum Manis Chu Yu dan Xuan yang seketika meluluhkan Hatinya.


“Kakak Yu,Menurutku bukan kakak Han Lah yang Istimewa. Hubungan kalian yang seperti ini bisa ada karena Kalian yang saling melengkapi.” Ucap Rui dengan Mata yang seakan sedang tenggelam dalam masa.


Setelah mendengar ucapan Rui, Chu Yu dan Xuan saling memandang dan Tersenyum pahit.


Lalu Xuan pun menurunkan Chu Yu dari Pangkuannya lalu mengecup Pipinya. Ia juga Mengatakan sesuatu,Yaitu “Semoga saja bisa seperti semula,Aku pergi dulu. Chu Yu” Lalu Xuan pun Pergi meninggalkan Kafe tersebut dengan Wajah datar.


Sesaat Xuan pergi,Chu Yu membayar Tagihan makanannya dengan Wajah datar tanpa Ekspresi, Seperti orang yang Sedang kecewa dan Hampir menangis tetapi menahan Air matanya untuk jatuh.


Ia juga meminta Shui membawanya ke tempat ibunya tinggal.


Sesampainya disana,Chu Yu mencoba memeriksa keadaan Ibu Shui.


Shui,Izinkan aku memeriksa Keadaan ibumu. Aku seorang dokter Umum, Semoga saja bisa membantu ibumu yah.


“Iya Nona Yu,Terimakasih Niat baikmu. ibuku adalah Penderita Tumor yang sangatlah Parah. Tapi aku tetap menghargai Niatmu.”


Chu Yu pun memeriksa Penyakit ibunya tersebut,Tenyata ibu Shui memang menderita tumor yang sangat besar. Tumor itu juga tersebar di seluruh Tubuhnya. Cara Satu-satunya hanyalah Operasi. Tetapi jika ingin melakukan Operasi, Tumornya harus Dikecilkan terlebih dahulu. Chu Yu pun mencoba membuat Pil yang bisa mengecilkan Tumornya dalam Waktu singkat.


Shui,Apakah kamu bisa memberiku satu kamar yang Tenang??


Aku ingin meracik Obat.


“Apkah ada obat bagi Ibuku? Itu sangat Bagus. Nona Yu, Kamu bisa memakai kamar ini!!”


Baiklah,Tunggu 30 Menit.


Ini tidak akan Lama,Jangan ganggu aku.


“Baik,Aku tidak akan mengganggu.”


Hao'er!!


“Iya Nona,Nona tinggal masuk saja ke Ruang dimensi ini. Lalu meracik Pil”


“Pengertian.....Memang Hao'er.” Ucap Chu Yu memasuki Ruang dimensi selagi Mengeluarkan beberapa bahan Pil. Chu Yu pun mulai Meracik Pil yang dibutuhkannya itu. Melihat Mata Chu Yu yang memerah,Hao'er berkata pada Chu Yu dalam hatinya....


Nona, Kamu sedang bersedih kan?


Kamu Ingin menangis kan?


Mengapa kamu tidak pernah menangis di hadapanku?


Mengapa kamu tidak pernah mencurahkan isi Hatimu padaku?


Kau adalah Orang yang memancarkan Cahaya Terang.


Orang yang selalu mengubah Takdir seseorang.


Orang yang selalu membuat Keajaiban.


Orang yang selalu Mengukir sebuah Legenda.


Orang yang selalu Bersikukuh pada Kepercayaannya.


Kau selalu Keras kepala Pada semua hal yang kau anggap Istimewa bagimu.


Nona,Gadis sepertimu ini...


Betapa Beruntung aku memiliki Nona Sepertimu. Tapi mengapa kau tidak Menyerahkan kepercayaanmu padaku??


Huh,Biarlah.


Kenyataannya......


Kau Memang Istimewa,Nonaku!!!.


*


*


*


#BentarLagiXiaoRanBeraksi.


#KitaTungguSapaYangMatiLagi.


#RequestXiaoRanMauDitanemDiNerakaMana? TanyaDoangOk??..


#Udate2KaliSeminggu.

__ADS_1


#NextEpisode.


__ADS_2