Tunggulah Pembalasanku

Tunggulah Pembalasanku
Ep.06


__ADS_3

-} Kan Ku Ajarkan Padamu Tentang Sejarah


Nona,Kamu tenang dulu.


aku gak lihat Apapun kok...


Yasudah,Balik sana!!.


Tok,tok,tookkk...


Kak,Nanti temani aku belajar Sejarah yah.


aku gak faham,Biasalah....


“Iya,Tapi tunggu bentaran yah.Aku beresin kamar dulu.” Jawab Chu Yu.


Tiingggg....


Eh,Pesan dari Xuan?


“Chu Yu,Teriamkasah yah Buat bantuanmu Itu...Ibuku udah gak suruh aku Kencan buta.Besok ketemu di tempat kemarin yah.”


Teriamkasah?Xuan ini.....


Typooo?


Hahahaha,kok bisa salah sih.


Yaudahlah.Untung anak ini masih ada rasa Terimakasih.


Ibu,Aku mau keluar nih.


Bilangin ke Chu Zhai dong,kalo aku gak bisa temenin dia.


“Iya,Jangan Pulang Malam-malam loh”


Oke deh....


Cafe Italy harusnya didepan sana kan.


Akhirnya udah deket....


Brukk.....


“Eh,Si miskin keluarga Chu ada di sini yah.Emang sanggup bayar makanannya?” Ucap Xiao Ran dengan nada mencemoh.


“Xiao Ran,Kalo ngomong yang bener dong!Nanti Lidahmu menceng Loh! Oh iya,Tuan muda keluarga mana lagi yang kamu ajak keluar nih?Baru lagi yah??.” Balas Chu Yu.


“Eh,Merendahkan orang!!Tapi gatau dirinya serendah apa!!.” Bisik oarang di sekitar.


“Chu Yu,Kamu tunggu saja!!” Teriak Xiao Ran sembari berlari menjauh.


Chu Yu pun memasuki Cafe itu dan mencari meja nomor 28...


Xuan!!.


Chu Yu,Lama banget sih?


Xuan,kamu ngapain ngajak aku ke sini lagi?


emang ga boleh ya? Kita kan biasanya juga keluar bareng.Kenapa kok aneh banget sih,Emang biasanya aku ajak kamu kemana?


“Pinggir Sungai” Jawab Chu Yu.


Errrr....


“Udahlah Gausah dibahas” Uacap Xuan dengan wajah sebal.


Kemarin kan kamu bantuin aku,Jadi...


“Jadi kamu mau traktir aku kan?Xuan emang baik benget!” Sahut Chu Yu dengan Cepat.


“Aku belum bilang loh” gumam Xuan.


Pelayan,Aku mau pesan menu di halaman 10 Sampai halaman 16 yah. Semua!!

__ADS_1


“Hei anak sialan!! Banyak banget kamu beli?Kan cuma buat dua Orang.”


Yaiyalah,Bungkus!! Kan Geratis!!!...


Hahahahaha.....


“Chu Yu,Lihat aja kamu bisa Hidup tenang sampai kapan!!” Gumam Xiao Ran yang melihat Chu Yu sedang tertawa.


Kreekkk.....


Aku Pulang.


Kakak,Kamu bawa apa?


Ini,Xuan yang kasih ke aku.


Oh,Banyak banget,Tumben akur.


“ Chu Zhai,Matamu sebelah mana yang lihat aku akur sama Xuan?Sini aku periksa!! Siapa tahu matamu udah Minus!!” Teriak Chu Yu.


Hahahahah,Aku bercanda loh kak.


Yaudah Kakak naik aja ke atas Beres-beres.


Ini aku yang urus.


Yaudah lah,Urus yang bener.


Iya-iya.....


Ukh....


Da....darah?Chu Zhai !!!.


Ibu,Ibu kena...pa?


Chu Zhai,Bangun!Kok bisa begini sih?


“Ka...kakak!Aku gapapa loh.Ini cuma luka kecil kok.Oh ya,Jagan lupa kasih tau aku Rumus soal nomor 23 yah! Aku gak...faham nih.Kakak gausah Na...nangis! Nanti jadi jelek loh! Makanannya udah aku beree...sin kok!” Ucap Chu Zhai dengan Gagap.


Genangan darah pun mulai Mewarnai baju Putihnya,Kini baju Chu Zhai yang awalnya berwarna Putih Pun berubah menjadi merah.Penglihatan Chu Zhai pun mulai terlihat samar. Dan akhirnya....


Chu Zhai,Jantungmu...


Hahahaahah.


Chu Zhai,Kamu janji mau belajar sama aku kan? Kamu mau aku temenin kamu Belajar kan? Ayo bangun!! Aku kasih tau Rumus semua Soalnya! A....Ayo...Bangunnnn!!.


Esok Harinya ;


Ahhh....


“ Chu Yu, kamu gapapa kan?” tanya Xuan.


“Xu...Xuan? Dimana Chu Zhai?” Teriak Chu Yu.


“Chu Zhai,Dia...Dia dimakamkan hari Ini.Bibi Su masih Pingsan karena Syok dan juga dirawat di Rumah Sakit ini”


Adik...Ibu...Bagaimana bisa?


“Chu Yu, Ikhlaskan kepergian adikmu.Dengan begitu dia bisa tenang...” Ucap Xuan.


Tapi...Tapi....


“Tenangkanlah dirimu,Ganti bajumu,Lalu kita akan ke tempat adikmu.” Jelas Xuan sambil melangkah pergi.


Chu Yu pun menhelap Air matanya dan segera mengganti pakaiannya. Ia bersama Xuan segera menuju pemakan.


Ketika ia melihat adiknya dimasukkan kedalam peti,Lalu petinya di Timbun dengan tanah... Rasanya hati Chu Yu sedang Meledak-ledak. Ia tidak Rela adiknya Pergi,Namun yang benar adalah adiknya sudah Tiada. Air mata sudah Membasahi Lengan bajunya dan Membanjiri wajah Cantiknya.....


Setelah Pemakaman selesai pun Ia kembali ke Rumah sakit untuk menemui Ibunya. Ibunya sudah tersadar dan mulai menerima kenyataan. tetapi Chu Yu masih tidak rela.


“Chu Yu,Ini sudah malam. Aku balik dulu yah...


Kamu jagain Bibi Su!!” Teriak Xuan.

__ADS_1


“Chu Yu,Ayo masuk.Nanti masuk Angin Loh. Diluar dingin” Ucap Ibu Chu Yu.


Iya bu....


Chu Yu pun Segera masuk dan naik ke kamarnya. Ia bersembunyi di dalam selimutnya sambil menangis dan berkata....


“Chu Zhai....Aku akan Mengajarimu Agar kamu mengerti Apa yang dimaksud Sejarah.


Tanpa tersadar,Chu Yu pun Tertidur....


Esok harinya ;


Nona Muda,Bangunlah.


Hao'er? Mengapa,Mengapa kamu baru muncul?


“Menjawab Nona. 2 Hari yang lalu, Aku memasuki lembah Batu Jingga untuk Latihan dan baru selesai tadi pagi. Disana tidak bisa berhubungan dengan dunia luar,Bahkan Telepati saja tidak bisa. Tapi Nona,Mengapa aku tidak merasakan Aura Tuan Chu Zhai?"


“Chu Zhai....Sudah meninggal.” Jawab Chu Yu


“Eh,Jangan dibahas lagi. Oh ya,Nona Hari ini Ujuan loh.” Ucap Hao'er sambil menganti topik.


Iyakah??. Bagaimana aku bisa lupa!


Bagaimana Ini, Aku bahkan tidak Ingat Materi yang kupelajari di semester Ini...


Nona, Aku bisa membantumu loh!!!.


“Iyakah?” Tanya Chu Yu.


Tentu saja,Sekarang Bersiaplah.


“Hao'er mencoba membuatku menjadi Lebih baik, Dia menghiburku dan menjaga Perasaanku” Gumam Chu Yu dalam hati.


“Hao'er.... Terimakasih” Ucap Chu Yu sambil Tersenyum lebar.


Ketika Chu Yu turun,Ternyata Ibunya sudah pergi duluan dan menyiapkan makanannya di atas meja. Chu Yu menyantapnya lalu Berangkat Menuju Sekolah. Hari ini Ia bertemu Xiao Ran dan tampak ada yang aneh dengannya. Raut Wajahnya menunjukkan bahwa Ia Merasa sangat senang. Kertas Ujian pun sudah didepan mata, Tiba-tiba Hao'er Muncul di hadapannya.


Nona,Aku disini....


Hao'er.Ini apa? Aku gatau semua nih.


Chu Yu bicara lewat telepati. “Sebenernya aku belum baca Tentang Sejarah Turki sama sekali.”


“Nona,Turki adalah negara yang berada pada kawasan Eurasia. Negara Turki berawal dari beberapa kelompok Imigran yang bermigrasi ke Wilayah yang dinamakan Turki Pada Abad ke-11. Dan mulai abad ke-13 Emirat Turki Ottoman menyatukan Daerahnya...bla....bla....”


Hao'er,Kamu hebat banget.


Kertas Ujianku udah ke'isi kan.....


“Melayanimu adalah kewajibanku!” Ucap Hao'er Sembari Perlahan-lahan menghilang.


Waktu Ujian Pun Habis, Ia bersama Xuan berjalan ke kantin untuk membeli minumam kaleng yang dingin.Tiba-tiba....


“Nona Xiao, Pembunuhan kemarin berjalan sukses loh! Adik Dari perempuan yang bernama Chu Yu itu mati tertusuk Pisau. Pemuda Itu memiliki hati yang bersih,Sayang sekali dia mati !!”


“Yah,Kalian dapat diandalkan.Ini bayaran Penuh Kalian!!" Jawab Xiao Ran.


Klangggg....


“Ada suara?” Tanya Xiao Ran pada Pembunuh tersebut.


“Tidak ada Apa-apa Nona” Jawabnya.


Mendengar Perkataan Xiao Ran,Chu Yu pun mengerti bahwa kejadian malam Itu disebabkan Oleh Xiao Ran. Iya kaget bahkan sampai Menjatuhkan minuman kalengnya, Untung saja Xuan dengan Cepat mengambilnya. Xuan pun langsung menggendong Chu Yu ke tempat yang sepi Untuk menengangkan diri.


“Chu Yu,Tenanglah.Aku tahu jika Xiao Ran yang membuat adikmu meninggal,Tapi....”


“Xuan,Aku tidak pernah mengusiknya.Aku tidak Pernah mengganggunya.Tapi mengapa dia begitu membenciku??" Tanya Chu Yu sambil menangis.


Chu Yu,Itu sudahlah sebuah Fenomena yang berlaku Sekarang. Adikmu telah pergi dan Ikhlaskan dia agar Dia tenang meninggalkanmu disini.....


Xuan.


Mengapa Ini Terlalu Tidak adil.

__ADS_1


Apakah manusia Ini sama seperti Sejarah?


Tercatat dan Pernah terjadi tetapi Cepat Berlalu Seperti hembusan angin di saat Senja??.


__ADS_2