Tunggulah Pembalasanku

Tunggulah Pembalasanku
Ep.17


__ADS_3

-}Kecanduan Suplemen Otak.


Hum.....


Bibi Pamit dulu yah.


Kalian mengobrollah dulu.


Bibi Ingat ada hotel di Dekat sini.


Jadi kalian bisa.....


“Bibi Li. Hentikan ucapanmu!”


“Iya Juga. Ibu,Aku pastikan kau akan mendapat Cucu tahun depan.”


“Ahhh....Anak sial Hentikan Fikiranmu! Kotor sekali!!”


“Hahaha,Becanda kok.”


“Becanda Kepalamu!!” Teriak Chu Yu sambil menonyor kepala Xuan dan menjambak Rambutnya. Tapi pada Akhirnya,Mereka tetap memesan Kamar di Hotel dekat tempat itu.


*


*


*


Nb: Chu Yu Lupa kalo udah pesen Hotel.


Makanya Pesen lagi,Dan tanpa dia sadari Hotel yang dia pesen sama kaya yang Kemaren dia Tidurin dan kamarnya Sebelahan.🤣😅


*


*


*


“Xuan,Apa yang kau katakan pada Ibumu? Mengapa dia malah menyuruh kita Menikah? Bukankah saat itu hanya Berpura-pura Berpacaran? Apa kau Gila!!”


“Aku tidak mengatakan Apapun! Sungguh. Aku juga Tidak tahu mengapa dia mengatakan Itu. Percayalah padaku.”


“Enyah......”


“Chu Yu,Jangan Marah. Sebenci itukah kau Padaku? Aku akan membantumu mengeringkan Rambutmu. Hai,Kau lihat. Aku mau menjadi Budak Istri.”


“Li Xuanhan! Rapikan saja Rambutku. Tidak ada yang mau menjadi wanitamu!!”


“Huff


Tok....tok....tok....


“Iya,Segera.”


“Nona,Ini makanan yang anda Pesan.”


“Terimakasih.”


“Eh,Bukankah kamar Nona ada di Samping. Apa salah masuk kamar?” Tanya Pelayan hotel tersebut.


Sebelah??....


Chu Yu Bergumam Pelan sambil Mengingat kejadian kemarin.


Rupanya dia memang sudah memesan kamar Hotel dan itu tepat di Sebelah kamar yang dia Pakai sekarang.


Dia Bergumam“Aduh,Bagaimana aku bisa melupakan Tiga Pelayan yang Manis ini.”


“Ma....nis....”


“Nona,Apa AC di kamar ini sangat dingin? Auranya akan memancar keluar.” Ucap Pelayan itu sambil melihat Xuan yang Sedang Meluap-luap itu dengan Takut dan segera keluar dari kamar itu lalu menutup Pintunya.


“Chu Yu,Kau nakal sekali.”


“Aha...hahaha. Becanda saja kok.”


“Bercanda yah.” Ucap Xuan sambil mengacak-acak Rambut Chu Yu.


“Hei Anak Sial,Apa yang kau Lakukan??”


“Chu Yu,Aku ngak ngapa-ngapain Loh. Cuman Bercanda Aja.”


“Ber......Can....da......” Ucap Chu Yu sambil mengepalkan tangannya.


Braakkkk......


“Keluar Kau,Anak Sial*n!!!”


“Chu Yu,Bukakan Pintunya.Bukankah aku yang membayar Kamar Hotel ini?”


“Kau Kira aku Peduli siapa Yang membayar kamar ini??”


Chu Yu,Aku salah......


“Aku tidak Peduli lagi. Aku sudah Lelah berkeliling dengan Bibi Li seharian. Aku mau Tidur dan Istirahat dulu.”


Hum,Dia tidak mau bukakan pintunya....


Tapi aku sudah mengambil kunci cadangan kamar ini.


Maaf yah Chu Yu,Aku tidak mau kau marah.

__ADS_1


Tapi aku juga lelah. Gimana dong......


Akhirnya Xuan masuk kembali ke kamar yang Chu Yu pakai dan tidur di sebelahnya.


Chu Yu sebenarnya tidak tidur namun kembali ke masa Lalu.


Kembali ke Dunia kutlivasi yang pernah dia Kunjungi sebelumnya.


Mengapa dia Kembali????..


*


*


Duh,Hao'er ada di sini nggak yah?


kan Cuma aku suruh selidiki Cai Zhu Xin jadi nggak muncul Berhari-hari yah....


Chu Yu mengitari Tempat Transaksi jual beli itu dengan nama samarannya,Yura.


Dia Melihat-lihat sekitar dan Ada suatu tempat yang menarik perhatiannya.


Tempat itu adalah “Rumah Lelang Shangguan”


Karena dia penasaran,Jadi dia masuk ke Rumah lelang tersebut.


Karena peraturannya harus memakai Topeng, Dia pun memakai topeng itu.


Chu Yu juga menggunakan Jubah agar tampak Lebih misterius.


Itu semua dia lakukan karena tidak ingin dikenali siapapun.


Tanpa disadarinya,Sudah berdiri Seorang yang menggunakan pakaian Compang camping di belakangnya. Nampak ingin memasuki Rumah Lelang itu tetapi dihadang Oleh penjaga.


Chu Yu sedikit tidak nyaman dan menghampiri Para penjaga itu.


Kakak-kakak Orang ini masuk denganku.


jangan menghalanginya.


“Tapi Nona....siapa Kamu??”


Sudahlah tidak penting,Ini TIP mu.


“Du....dua Tael Emas? Apa kamu serius,Nona? Dari keluarga mana kamu ini? Maafkan kelancangan kami....”


“Aku Bukan Siapa-siapa, Namaku Yura. Panggil aku Nona Yu.” Ucap Chu Yu sambil menarik tangan orang itu dan masuk ke dalam.


Tampak senyum tipis di wajah Orang Itu.


Seakan dia sedang menemukan sesuatu.


“Ini Jubahku,Pakailah! Aku membeli Lebih tadi Pagi.”


“Terimakasih Nona.”


“Gaya bicaramu ini...... Dari Bangsawan manakah kamu?”


“Bagaimana Nona Bisa Tahu??”


“Aku tidak melakukan Apapun. Bagaiman Nona Kecil ini bisa menebak jika aku berasal dari Keluarga Bangsawan??.” Batin Orang Itu.


“Aku sudah lama Turun ke Lapangan! Sudahlah, Jika tidak mau beritahu juga Tidak Apa.” Chu Yu meninggalkan Orang Aneh itu dan segera masuk ke Aula. Kebetulan Dia membawa Cincin dimensi Hao'er yang berisi Ratusan Juta Tael Emas. Cincin ini Hampir penuh dengan Emas, Jadi bisa sekalian Membersihkan Cincin dimensi itu.


Lelang Pun sudah Berjalan sedari tadi.


Tampaknya,Ini Lelang Besar yang dihadiri Oleh Banyak Bangsawan.


Entah Bangsawan Kecil, Besar ataupun menengah, Mereka menghadirinya.


Chu Yu Sedikit Dibuat Takjub, Rumah Lelang ini Tampak Lebih besar di Bagian dalamnya.


Lalu Ia memesan Ruangan dan mendapatkan Nomor 46.


“Nostalgia Sekali.” Gumam Chu Yu sambil tersenyum Tipis saat melihat Token Ruangannya itu.


Para Tuan Dan Nona.


Hari Ini sudah banyak barang bagus yang dikeluarkan.


Saya yakin anda sangat Puas.


Ini adalah Barang Terakhir.


Harap Tuan dan Nona Perhatikan.


Ini adalah Pil Darah Beku yang dibuat Oleh Master Keluarga Yu.


Dibuka dengan Harga 3.000 Tael Emas.


“Pil Keluarga Yu??. Menarik, Pembukaan Harganya juga Lumayan. Aku kira Acara ini sangat Membosankan. Jika begini, Aku tidak perlu Repot-repot Menggunakan Ratusan Juta Tael Emas yang Aku sendiri tidak tahu mau digunakan untuk Apa.”


“5000 Tael Emas.” Chu Yu menaikkan Harganya menjadi 2X lipat.


“7000 Tael!!” Teriak Seseorang memotong ucapan Chu Yu.


“Orang di Zaman ini tidak terlalu membosankan Juga yah. Ini sangat seru!! Biar kunaikkan harganya!! 20.000 Tael.”


“30.000 Tael!! Kalung ini menjadi milikku. Kamu tidak bisa menaikkannya kan?”


“Cih,Hanya 30.000 saja Sombong!! 70.000 Tael Emas.”

__ADS_1


“Ternyata Menghamburkan Uang sangat Menyenangkan. Sepertinya aku terkena Penyakit Boros tingkat Akut, Asyik sekali. Kepalaku yang pusing pada Awalnya menjadi Fresh saat Aku Menghamburkan-hamburkan Uang. Seperti sedang Kecanduan Suplemen Otak.” Gumam Chu Yu dalam Hatinya.


Sementara Itu di Ruangan Peserta lain:


“Apa dia Gila??”


“70.000 Tael Emas untuk sebutir Pil?


Walupun itu Pil tingkat 3 yang dibuat oleh Keluarga Yu, Tapi ini agak berlebihan.”


“Ini Pertengkaran Orang Kaya.”


“Benar,Kita yang Remahan Biskuit ini tidak mengerti Jalan Seperti Apa yang ada di Otak Para Orang kaya ini.”


Para pengunjung Lain Pun Bergumam dan saling Berpendapat.


Mereka terkejut dengan Harga Yang Yura keluarkan.


“Apa dia tidak Waras? Nona,Apa kamu mampu mengeluarkan Uang sebanyak 70.000 Tael Emas? Ini tidak sedikit. Apa kamu Tergila-gila pada Pil Ini sampai menjadi Bodoh?”


Chu Yu Menarik nafas Dalam-dalam, Lalu menghembuskannya.


Dia Melompat dari Ruangannya dan Berjalan menuju Panggung.


Ketika sudah sampai di Panggung, Dia mengambil Pul itu lalu Mengeluarkan Cincin dimensinya.


Dia Membayar 70.000 Tael emas itu di tempat sehingga membuat Panggungnya Penuh dengan Emas.


“Benar-benar Orang kaya.”


“Tunggu, Biarkan Aku melukisnya!! Aku harus memberikan ini Pada Cucuku kelak.”


“Emas yang Banyak.”


“Bahkan Anak kecil pun akan tahu siapa Yang Bodoh di Sini.”


“Dia salah menyinggung seseorang.”


Sekali Lagi, Banyak Orang yang bersorak karena Terkagum kagum.


Chu Yu pergi meninggalkan Acara Lelang itu setelah membayar Pil itu tanpa sepatah kata Pun yang Dia Ucapkan.


Dia hanya meninggalkan Emas yang dia keluarkan di Panggung itu.


Orang Yang kalah Lelang tadi pun tidak terima. Karena dia sangat membutuhkan Pil Darah Beku itu dan berniat mengejar Chu Yu.


“Nona,Apa kamu tahu jika kamu telah menyinggung Bangsawan Menengah?”


“Bangasawan....Menengah?”


“Apa kamu terkejut sampai terbuat Gagap Nona?”


“Hahahaha,Aku hanya bercanda. Bangsawan menengah Apanya. Aku tidak takut!!”


“Apa?? Aku tidak Peduli, Berikan Aku Pil Darah Beku itu padaku Atau aku akan mengambilnya secara Paksa!!


Chu Yu pun menendang leher orang itu dengan Kaki kanannya.


Lalu kakinya Ditahan Oleh Orang itu.


Namun, Siapa Sangka jika memang itu yang Chu Yu mau.


Dia pun menempelkan Kaki Kirinya ke wajah orang itu lalu memutar Tubuhnya sehingga Tubuh Orang itu terjatuh.


Tetapi Ketika Dia terjatuh, Chu Yu mengulurkan tangannya.


Mengapa???...


*


*


*


Maaf Nih ya, Update nya lama.


Soalnya aku Lagi Tes Buat masuk Sekolah Nih.


Jadi Nulisnya kalo ada waktu Aja.


Belajar Terozz jan kasih Kendor.


Ini pun aku Nulis Di jam 12 Keatas.



Terus bangun Jam Setengah 5 Pagi lagi.


Makanya Support yang bener biar aku Semangat Nulis dan Ngarang Ceritanya.


BTW kalo ada Typo dan Katanya keulang ataupun ngak Nyambung Gitu Maaf nih.


Ini Aku nulis dgn Setengah Sadar Wkwkwkwkw.


Makasih yang Udah Support༼ つ ◕‿◕ ༽つ


Makasih Curhatannya.😽


Update nya jam 11 Malem Ya,Jan Lupa :V


Say Goodbye✨

__ADS_1


__ADS_2