
-} Air Mata Yang Berjatuhan
ibu, aku sudah Pulang.
Chu Yu, Sini duduk. Xuan nungguin kamu dari tadi loh.
“Anak sial ini ngapain ada di sini? Pasti ada yang Enggak-enggak nih.” Gumam ChuYu.
Chu Yu, kamu keatas aja dulu.
ibu buatkan Camilan.
Iya Nih,Aku keatas dulu yah.
Braaakkkk.....
“Xuan, kamu ngapain kok bisa masuk kamar aku sih? keluar Cepet!!.” Teriak Chu Yu.
Ummm.Chu Yu, Itu...
Xuanhan Mesum,B***ke,Sialan.
Matamu Itu lihat kemana!!.
Ehh...Seger banget yah mandi! Hahahahah.
Iya nih aku keluar.
Nona!!. Bgaimana Urusanmu Ta...di...
Ahhhhh! Hao'er....
“Chu Yu,Kamu ngapain Teriak-teriak sih?kan berisik sudah malam.” Ucap ibu Chu Yu.
“Iya bener banget.Sudah malam tau!!” Jawab Xuan menyertai Ibu Chu Yu.
“Iya.Oh ya,Ini camilannya Ibu taruh disini yah! Xuan dimakan loh.” Ucap Ibu Chu Yu.
Tapi aku sudah makan Camilan yang lebih manis loh daripada yang Tante buat. Seger banget lagi.
“Xuan, Kamu mau Peti mati warna Apa? Putih Atau Coklat heh?”
Hahahahaha,Terserah deh.
Tapi kamu harus Masukin 3 Cewe cantik Kedalam Peti ku loh!!.
Xuan Sialan. Beraninya Dia....
“Xuan,Berhenti!! Aku janji gak akan Pukul kamu kok!!!.” Teriak Chu Yu.
“Terus Tongkat Kayu di tanganmu itu buat Apa heh??. ” Jawab Xuan sambil tertawa.
Blaa.....blaa.....blaaaa.....
“Semenjak Chu Zhai meninggal, Chu Yu tidak pernah tertawa Seperti sekarang Ini. Keberadaan Xuanhan di hati Chu Yu sangatlah dalam Sehingga mempengaruhi Mood dan Perilakunya. Lebih baik aku membiarkan mereka Bersenang-senang” Ucap ibu Chu Yu dalam hatinya.
Chu Yu,Kamu ada buku Catatan sejarah kan?
Ada. Emang kenapa?
“Aku kemarin Kenak marah ayahku. Jadi disuruh cari Artikel Sejarah sebagai hukumannya. aku salin punyamu aja lah yah. kan males carinya!!.” Ucap Xuan.
Sreeekkk.....srekkk....
Anak Sial!!.
Siapa bilang aku mau pinjamin Buku Catatanku!
__ADS_1
Xuanhan Sialan!!
Berhenti kamu. Jangan nulis lagi.
Mesir Mencapai puncak kejayaannya Pada masa Pemerintahan.....
Blaaa....blaaa...blaaa.....blaa...
Li Xuanhan!
Berhenti Nulis.
Itu buku aku belum selesai baca.
Nanti Tanda halaman baca ku hilang.....
Plukk....
Ini Apa Chu??.
Tanda bacaku.....
“Halaman berapa nih aku sampai baca” Ucap Chu Yu dengan Panik.
Emm. Baca Ulang aja,Kan bisa.
Xuan!!. Matamu Sebelah mana yang ngak lihat buku Setebel ini. Kamu suruh aku baca Ulang??Gila apa yah.
Iya juga sih,Yaudah sini.
Ngapain naik ke kasurku?Turun!!.
Mau baca gak?
Iya sih.Tapi kamu ngapain?
“Hah? Tapi kan ini kasur aku.Kamu Cowo juga kok.” Sahut Chu Yu.
“Gapapa sih. Kamu tenang aja,Aku gak bakal Ngapa-ngapain kok. Aku cuma tertarik sama Cewe Cantik” Jawabnya.
Hei Xuanhan Sial.
Apa maksudmu heh!
Maksudmu aku jelek gitu??.
Biar aku periksa matamu, Siapa tau sarafnya putus. Sekalian aku jahit nanti!!.
Hehehehe......
Yaudah Chu Yu kecil,Jangan marah.
Beeh!!!..
Minggir sana aku mau tidur.
“Gajadi baca buku nih?” Tanya Xuan.
Gamau. Udah Pulang sana!
Tapi aku udah bilang sama sama Tante Su loh buat nginep di sini.
Hahhh.Kok bisa sih,Kapan kamu bilang?
Barusan lewat Wechat...
WeChat??.
__ADS_1
Aku dimana...
Aku Siapa.........
Siapa Dia.............
Udahlah Aku mau tidur ,Sana kamu pindah ke kamar Zhaizhai.
Iya-iya,Chu Yu Kecil aku Pindah ya.
Jangan Nangis loh.
Matamu Sebelah mana lihat aku nangis!!.
Hahahahahaha.Becanda kok, Bye.
Braaakk....
“Aku gapapa kok,Selamat malam Xuan” Gumam Chu Yu pelan.
Chu Yu masih Teringat Chu Zhai adiknya Ketika Ia menyebut kamarnya. Ia memimpikan adiknya yang Selalu bersikap Lembut Padanya,Ia terheran mengapa Chu Zhai menunggalkan Ia sendirian. Sementara Itu Di kamar Chu Zhai...
“Aku kan belum selesai Nulis,Main disuruh tidur aja. Eh buku Catatannya tadi Mana sih??. Kok Ga ada” Gumam Xuan.
Klekkkk...
Bener kan ketinggalan di kamar Chu Yu.
Eh,Chu Yu....Nagis??.
Dia mimpi apa sih kok nangis???
“Zhai....zhai...” Gumam Chu Yu pelan.
Zhai???..
Itu kan nama adiknya.
Ngapin dia Sebut-sebut Chu Zhai.
Walaupun Chu Zhai menunggal,Tapi kenapa Chu Yu mimpi'in dia?
Jangan-jagan,Chu Yu sama Chu Zhai Ada hubugan tersembunyi lagi...
Urrrggghhhh........
Chu Yu kecil kamu ngapain sih?
Kok Mimpi pake nangis segala???
Yaudah sini aku temenin.
Xuan yang melihat Chu Yu menangis itu pun langsung mengangkat Selimutnya dan Memeluknya. Pelukannya Sangat hangat sehingga membuat Chu Yu berhenti menangis dan Tertidur Lelap.
Jika dikatan Seharusnya hubungan Mereka lebih sekedar dari Persahabatan. Tetapi anehnya,Mereka tidak terjerat oleh Cinta. Namun Hubungan mereka dipenuhi Oleh kasih sayang.
DibawahTirai gorden yang terbuka.
Dibawah Bintang yang Bekelap-kelip.
Dan Dibawah Cahaya Rembulan yang bersinar Terang. Xuan Mengusap Air Matanya yang Berjatuhan.
Cupp...
Selamat malam....
Chu Yu kecil jelekku tersayang.....
__ADS_1
Mimpi Indah....