
-}Siapakah Leluhurku??.
Sosok Itu membentuk bayangan seseorang yang terlihat Samar-samar dan sengaja Menghampiri Chu Yu.Tiba-tiba muncul sosok dengan Pakaian Kuno.
“Si...Siapa kamu?Kenapa kamu bisa masuk ke dalam kamarku?” Tanya Chu Yu.
“Adik kecil,Bisakah aku bertanya siapakah
namamu?” Tannya Pria muda tersebut....
Namaku?Namaku Chu Yu,Apa maumu
humphh? Jawab Chu Yu dengan Sebal....
Chu Yu?Kau bilang Margamu Chu??.
Di Mana Chu Zhao sekarang?
Kau!Kau tahu nama Leluhurku???.
Siapa kau Sebenarnya!!? Tanya Chu Yu
dengan Keras.
“Leluhurmu,Chu Zhao adalah Seorang kaisar terdahulu.Ia sangat Hebat dan di kagumi semua Orang pada Masanya.Dan aku,Qin Hao'er merupakan tangan kanan Leluhurmu tersebut!! Jika kau bilang ChuZhao sudah mati,maka sebagai Garis keturunannya Akan mewarisi apa yang dia tinggalkan.Kau Adalah Nona Mudaku Sekarang!!.
Nona Muda,Akan kubawa Kau Melihat Kehidupan Yang Mulia dulu.
Eh Tunggu!!!Aku belum bilang Setuju!!!.
Bruuukkk......
Nona Muda,Kita sudah sampai.
Ini Adalah Pasar,Tempat yang digunakan Untuk
bertransaksi jual beli.
“Waaaww,Ini Pasar Kuno yah.”
“Hao'er,Bolehkah aku Melihat Sanggul Rambut
yang ada di sana?” Tanya Chu Yu dengan
Wajah penuh kegirangan.
“Ah,Iya nona aku akan membayar!!” Sahutnya...
Eh,Hao'er.Bagaimana Cara memasang tusuk konde Ini?Ini Panjang sekali!!. Tanya Chu Yu
Sini biar kupasangkan....
Nona,Tusuk kondemu sudah siap.
“Wah,Cantiknya” Seru Chu Yu Bersemangat.
Nona Muda,Bisakah kau ikut aku sebentar?
Aku Mau mencari Tabib Yu.
“Tabib?Apa kau Sakit?”Tanya Chu Yu.
“Tidak,Aku Ingat Dia pernah memintaku untuk
membuat penawar Racun.Dan sekarang sudah
siap,Jadi kuberikan Padanya” Jawab Hao'er....
Eh,Kau memiliki Teknik Kedokteran ya? Guman
Chu Yu Pelan.
Nona,Tempat tabib Yu ada di depan sana.
Sebentar lagi sampai.Nona,Kau Tunggu
di Luar sini yah.
Kreekkk....
Hao'er,Apakah kau sudah selesai?
Aku Sudah Puas Melihat-lihat tempatini,aku
ingin kembali.
“Nona,Mengapa Begitu Cepat?”
Hao'er,Aku masih memiliki masalah di tempatku,Jadi aku Ingin Menyelesaikannya.
“Apakah Itu Kasus teman nona? Jika benar,
maka akan kuberi tahu nona yang sebenarnya.
Teman nona Itu dicelakai Oleh Saudaranya
Sendiri." Jawab Hao'er.....
__ADS_1
Bagaimana Bisa??.
Nona Ingat Jika mereka tidak sedarah kan?
Sebaiknya Nona tetap mengingatnya!!.
Lalu Chu Yu Terbangun dari Tidurnya dan tersadar jika Itu Hanya mimpi.
Tetapi Aroma Asap yang ditinggalkan
Hao'er tetap terasa,Tusuk kondenya pun
masih melekat di Rambutnya.
Ia Pun Langsung Mandi Dan Turun Untuk
Makan.....
Setelah makan Ia melihat sebuah buku di
Atas Mejanya.
Rupanya Itu buku pengobatan.
Hao'er meninggalkannya Untuk Chu Yu.
“Jangan - jangan Hao'er meninggalkannya
Untukku?Tapi Untuk Apa?Aduh,Tapi buku kuno
adalah barang yang tidak ada di zaman sekarang.Baca aja lah”
“Ini,Kenapa Ada Lilia??.”
“Eh kok Hilang,Apa Halusinasiku yah?Tapi tadi
aku benar melihat Lilia Tersenyum padaku kok"
“Apa dia Menyuruhku melupakannya?"
“Lilia,Kemarin kau masih Tertawa bersamaku.
Namun Sekarang Tiada,Apa maumu??."
Ia Pun merelakan Dan mencoba melupakan
Lilia sambil membaca buku milik Hao'er.
Resep yang ada di buku hao'er Sangat manjur.Ia telah mencoba Obat untuk menutup Luka gores,dan ternyata sangat efektif.
“Wah,Manjur sekali.”
Pintar Ilmu Medis seketika!!."
2 Hari kemudian :
Kriiinnggg....
Chu Yu,Kamu udah sesesai belum?
“Udah kok,Bentaran”
“Yuk!!!”
okeh Xuan,Aku udah naik nih...
Chu,Kamu kenapa suruh aku jemput kamu?
Emangnya mau kemana sih?? Tannya Xuan...
Aku mau beli Kemeja buat Adikku nih.
Minggu depan kan dia Ualang Tahun.
“Terus,Apa ada hubungannya dengan ku?”
Tentu saja bantu aku memilih.
“aku tidaklah seperti kalian,mana aku tahu
selera kalian” Teriak Chu Yu sambil menarik
baju Xuanhan.
Xuan.Menurutmu Lebih bagus Warna biru,
hitam atau Putih?
Menurutku Lebih bagus......
Kriinggg.....
Angkat aja gapapa kok.
Oh,Oke bentaran.
Dalam Telepon Xuan:
__ADS_1
Tuan muda,Tuan besar sudah tahu juka kau
ingin kabur dari Rumah.Lebih baik kau
pulang dulu.
“Kenapa Orang itu bisa tahu?Apa kau makan
gaji buta?” Jawab Xuan dengan nada Kesal Sambil Menutup Telponnya.
“Chu Yu,Aku Ingat belum matikan kompor
buat bikin bubur tadi Pagi.Aku Jalan
Duluan yah!!Byee...Byeee”Teriak Xuan.
Matikan kompor kepalamu!!
Siapa bilang kau bisa pergi heh??.
Kembali!!. Xuanhan sialan.Kembaliii
Bruuummm...
Xuanhan ****** itu Bisa-bisanya meninggalkanku.
Putih atau Hitam bodoamat lah,sama saja....
Duh,Dompetku mengering nihh
Daripada naik ojek mending lewat Gang sebelah.Biar sepi,Tapi kan Gratisss
Ih aku ini Genius banget....
Taaakk...takkk..taaakk....
Adik kecil,kamu tersesat yah?
Sini kakak antar Pulang kerumah.
“Anjir,Aku kok sial banget yah hari ini!!.”
Brukkk!!.
Anak kecill,Kamu apakan aku?
“Wah,aku gak Ngapa-ngapain loh,Palingan cuma nyebar racun.Kakak-kakak,Kamu main sendiri yah.Aku mau pulang" Canda Chu Yu Sambil beranjak Pergi....
“Ternyata Manjur juga Racun yang aku buat kemarin malam,Mumpung Kakak tadi ada niat Jahat.Jadi malah pake Racun kan” Gumam ChuYu dengan Pelan.
“Eh,Asap apaan nih?” Chu Yu Bertanya-tanya...
“Nona,Mengapa kau belum sampai Rumah?
Apakah ada yang menghambatmu” Tanya Hao'er dengan Panik.
“Hao'er?Mengapa Wajahmu begitu panik?”
“Nona,Kau harus segera pulang!! Ibumu mendengar ucapan Xiao Ran jika Nona suka keluar di Malam hari untuk bertemu Banyak
Laki-laki Liar” Jawab Hao'er...
Dengarkan Aku Nona.
Aku bisa membawamu langsung ke rumah.
Tutuplah Matamu....
“Nona,Bisakah kau membuka matamu?Kita sudah sampai...” Ucap Hao'er Pelan.
Wow,Cepat sekali.
Sekarang aku hanya Perlu Beres-beres
dan Naik ke tempat tidur.
Brakk,brrakk,braakkk.....
“Chu Yu,Apa kamu didalam?” teriak ibu ChuYu
dengan Gelisah.
“Ibu?Ada apa mencariku?” Tanya Chu Yu sambil membuka selimut yang menutupi tubuhnya.
“Kamu ada di rumah?” Tanya Ibu Chu Yu.
“Tentu saja,Aku sudah tidur terlebih dahulu.makanya ikut makan malam” Jawab Chu Yu dengan Lantang.
“Baiklah,Ibu akan keluar.” Ucap Ibu Chu Yu dengan perasaan bingung.
Sekarang Chu Yu yakin jika yang menyuruh Preman tadi mengganggunya adalah XiaoRan.
Karena ketika Chu Yu ada di Rumah,Dia begitu Panik dan tidak Puas.
“Huh,Untung saja ada Dirimu” Seru Chu Yu.
“Membantu Nona Adalah tugasku!!.”
__ADS_1
“Kamu ini Benar-benar deh...”