
Seperti Janji Sonia Minggu lalu, Tepat seminggu ini dia bertemu Damian hampir Setiap hari walaupun tanpa harus membuat Janji.
Pixs Gue akan kejar Lu uncle Damian sampai dapat!
Sonia mulai mencoba percaya Diri, jangan kalian kira dia tidak Ada yang menyukai Di sekolah Nya, banyak Bahkan mahasiswa pun banyak yang tertarik dengan Sonia, namun dia mengabaikan nya.
Sekali gue memulai ga akan gue mundur! Gue akan buktikan sama perasaan gue, kalau hati gue enggak salah! hati gue ga salah jatuh cinta walaupun Cinta Gue jatuh nya sama Om-om haha tawa Sonia.
Sonia izin keluar rumah kepada Yasmin dan oma.
Ujian Nasional Nya sudah berakhir tadi Pagi.
Sonia keluar dari Mobil mahal Nya, Dia rela Menyetir sendiri mobil Ferrari 812- GTS 2022, berwarna Merah Nya menuju kantor Damian.
Sonia keluar Mobil dengan Gaya Yang sangat santai.
Menggunakan pakaian casuals ala Anak ABG yang tren, Sonia berdiri di depan pintu kaca besar milik perusahaan Damian.
Semua Mata melihat kearah Sonia.
Pesona Sonia memang tak di ragukan, namun Gaya Casuals nya itu tidak cocok untuk orang yang akan bertemu Klien atau Ada kerjaan di perusahaan itu.
Permisi mbak" ucap Sonia menatap Resepsionis dengan Santai.
Ya Dek" ada yang bisa saya bantu? Balas resepsionis dengan Ketus
Boleh saya bertemu dengan CEO perusahaan ini? Tuan Damian Kim? Tanya Sonia dengan Santai nya.
__ADS_1
Resepsionis bernama Eva itu menatap Sonia, yang usia Nya hanya Sekitaran 18 tahunan.
Maaf Ya Adek Manis, jika mau main jangan disini! Ini perusahaan, dan Untuk tuan Damian, dia tidak ada! ucap Eva kesal menatap Sonia yang sangat santai Itu.
Sonia menatap Eva! Saya tidak percaya dan Sonia Berlalu menuju ruangan teratas Perusahaan.
Lantai 45 Dimana di sana Sonia yakini ruangan Pemilik perusahaan dan Jajaran Nya.
Hey kau mau kemana? Tanya Eva dan memanggil satpam.
Namun Sonia sudah lebih dulu masuk Lift dan Menuju lantai teratas, yang dia anggap pasti itu lantai Para petinggi perusahaan.
Setelah menunggu Beberapa menit, Sonia tiba di lantai Empat lima.
Ting..
Sonia keluar dengan masih sangat santai.
Hingga dia melihat tulisan CEO DAMIAN KIM
Sonia tersenyum, selamat berjuang Sonia. Ambil hati es batu itu dan buat dia bertekuk lutut di hadapan gadis muda Seperti mu! Hati Nya menyemangati Sonia
Sonia berjalan, saat akan membuka Pintu ruangan Damian, Zean yang memang habis meminta tanda Tangan Damian Keluar dari ruangan Damian.
Halo uncle Zean! Ucap Sonia datar dan masuk ke dalam ruangan Damian
Kek kenal? Sonia Bukan? Keponakan Alex? Tanya Zean pura-pura lupa.
__ADS_1
Sonia Tersenyum! Yes Uncle Zean! I'm Sonia! lanjut Nya, Sonia masuk begitu saja ke ruangan Damian di susul dengan Eva dan satpam Yang Berkata_ maaf Tuan Damian, kami sudah mencegah anak Kecil ini masuk, namun dia Kabur dan Langsung menuju Ruangan anda! Ucap Eva membuat Damian mengusir mereka dengan Tangan Nya.
Jika Zean biasa saja melihat kedatangan Sonia yang tiba-tiba, tidak Dengan Damian.
Damian menatap Sonia tajam! Ini perusahaan bukan Tempat Bermain! Ucap Damian Membuat Sonia Menatap Damian tak kalah tajam.
Zean Yang melihat atmosfer ruangan Jadi Kacau, mencoba Menengahi namun Damian Menatap Zean tajam.
Sonia duduk tanpa di minta Oleh Damian, dan Itu hampir saja membuat Zean tertawa, melihat kekesalan Di wajah Damian.
Uncle tak perlu marah! Aku tau ini bukan tempat bermain dan berjalan-jalan, ini kantor! ucap Sonia datar.
Lalu jika Kau tau ini Kantor! Kenapa kau seenak Nya saja Masuk dan Membuat ulah Begini! Sarkas Damian datar.
Sudah lah Dam! tanya dulu Sonia mau apa kesini! mana tau dia di suruh Alex menemui kita! ucap Zean Lebih realistis.
Sonia hanya mengejek Damian! Ganteng Sih iya uncle Damian ini, tapi Sombong Dan angkuh! Ucap Sonia Dalam Hati Nya.
Menarik!! Aku semakin tertantang ingin membuat dia Mencintai ku, haha tawa Sonia dalam hati.
Damian menatap Sonia Tajam! katakan, apa yang kau lakukan di kantor ku? Tanya Damian Dingin membuat Sonia menatap Jengah.
oh come on Uncle! Aku kesini bukan buat masalah, aku kesini karena aku merindukan Mu! Ucap Sonia To the point, membuat Damian maupun Zean terkejut dan Zean sakit perut menahan tawa Nya.
Damian Menatap tajam Sonia! Kau tau apa yang kau katakan? Anak kecil seperti mu tau apa tentang rindu? Cuih ucap Damian.
Uncle Aku memang masih SMA, tapi aku akan mengejar mu sampai kau bertekuk lutut di hadapan Ku! Sampai kau yang berkata kau mencintai ku! Ucap Sonia datar berlalu keluar sebelum Nya dia memberanikan diri mendekat dengan Damian dan Cup pipi Damian memerah karena ulah Sonia yang tidak bisa di tebak!
__ADS_1
Ya Sonia mencium Pipi kanan Damian, jangan marah-marah Uncle nanti tampan Nya makin jadi hahaha tawa Sonia berlalu keluar Ruangan Damian dengan Hati bahagia dan Damian yang tiba-tiba merasakan Sesuatu di hati Nya" tidak Mian luka Mu masih Basah"!