Uncle Damian Kim

Uncle Damian Kim
55. Ngidam part 2


__ADS_3

Tanpa Terasa, kini kehamilan Sonia sudah beranjak empat bulan.


Kemarin siang, aunty Yasmin, Oma dan Devan yang sudah masuk sekolah dasar pun datang ke rumah Sonia dan Damian.


Mereka melihat Sonia yang sudah dua bulan ini tidak bisa ke kantor, karena Sonia mabuk parah.


Alex selaku Paman Sonia memahami jika kondisi Sonia tidak memungkinkan ke kantor, sehingga pekerjaan Sonia semua nya di bawa oleh pulang oleh sekretaris Sonia di kantor.


" Kini Sonia tengah duduk dengan memeriksa pekerjaan nya yang tadi pagi diantar oleh Desy sekretaris nya.


Tengah fokus dengan pekerjaan nya, tiba-tiba perut Sonia merasakan mual kembali, dan Sonia berlari menuju toilet untuk memuntahkan semua isi perut nya, yang baru setengah jam lalu dia makan.


Damian sang suami justru saat ini tengah ada pekerjaan di luar Negri. Damian sebenarnya tidak tega meninggalkan istri nya, namun mau bagaimana lagi, pertemuan ini agenda rutin perusaan setiap setahun sekali, di berbagai Negara sesuai perusahaan yang menyanggupi dan menyediakan tempat.


Kembali lagi ke Sonia, Setelah mual yang luar biasa, Sonia kembali duduk di meja ruangan kerja suami nya.


Sonia kembali memeriksa pekerjaan nya hingga satu keinginan bagaikan sesuatu yang harus dia dapatkan.


Sonia mengambil telephon genggam nya, lalu menelpon Yasmin.


" Halo Sonia! kamu sehat sayang? Yasmin....

__ADS_1


" Baik aunty. Aunty, aku mau minta sesuatu sama aunty! boleh, Sonia meminta dengan suara sangat memohon.


Mendengar Sonia berkata begitu, membuat Yasmin yang pernah Hamil juga merasakan jika sedang mengidam tidak dapat apa yang di inginkan, itu sangat sedih rasa nya.


" Boleh Nia! kamu mau apa? Yasmin...


" Aunty, Temani Nia jalan-jalan di Mall, Nia mau makan pasta dan yang lain nya, please dan bawa Devan juga oma, pinta Sonia.


" Yasmin mengatakan baik lah, aunty akan bersiap lalu menjemput mu, kau izin dulu dengan Damian, jangan main keluar aja, nanti aunty dan uncle yang di marahi suami mu itu, ucap Yasmin.


" Asiaap aunty sayang! bye ucap Sonia memastikan sambungan telephon nya.


Sonia menelpon suami nya, dan meminta izin Damian.


" Huh Anak Mama, masih di kandungan saja sudah tau makanan yang enak ya nak, ucap Sonia mengelus perut nya.


Setengah jam kemudian, mobil Alphard hitam itu, milik Yasmin tiba di parkiran rumah Sonia.


Sonia langsung masuk ke mobil dengan senyuman yang manis.


Oma, ucap Sonia memeluk mama dan ibu nya itu dengan penuh Kasih sayang.

__ADS_1


" Nia, Oma mengelus Kepala Nia cucu sulung nya dengan penuh Kasih sayang.


Yasmin dan Devan melihat Sonia yang tengah bermanja dengan Oma sehingga membuat Devan kesal.


" Kaka Nia, kaka itu sudah besar, kenapa masih peluk-peluk Oma nya Devan, kesal Devan membuat Sonia semakin ingin membuat adik sepupu nya itu ingin Menangis.


" Oma menarik Devan dan memeluk juga cucu kedua nya itu.


Kalau gini kan baru aman ma! ucap Yasmin membuat Mama dan Sonia tertawa melihat tingkah Devan.


Mobil melaju hingga kini mereka sampai di mall milik Damian.


Kehadiran Sonia di Sana menjadi daya tarik oleh Direktur mall itu.


Nyonya Sonia, ada yang bisa kami bantu? Direktur itu sungguh ingin membantu istri pemilik mall ini jika ingin membeli barang.


" Tidak perlu Revan, saya hanya ingin makan di lantai 3, kamu kembali saja bekerja ucap Sonia.


Revan pamit dengan Sonia dan semua Yang bersama Sonia.


" Hmm istri pemilik mall datang, langsung di Sambut ya Nia! goda aunty Yasmin membuat Sonia tertawa.

__ADS_1


Sonia memegang Oma, dan Yasmin memegang Devan.


Mereka naik ke lantai 3, dan mulai berwisata makanan enak yang ada di sana, tentu yang membayar semua Si ibu pemilik mall, alias Sonia kim .


__ADS_2