Uncle Damian Kim

Uncle Damian Kim
53. Hamil


__ADS_3

Sebulan berlalu dari makan siang di kantor Damian, dan tinggal di rumah oma, kini di Sonia tengah menghadiri rapat akhir tahun.


Rapat itu berlangsung kurang lebih empat jam.


Sonia mengikuti rapat dengan wajah yang menahan gejolak di lambung nya.


Entah mengapa sejak sebulan terkahir ini, Sonia acap kali mual dan ingin makan.


" Kamu baik-baik saja Nia? uncle Alex yang duduk di dekat Sonia memegang bahu Nia.


" Tidak apa uncle, cuma perut Nia engga enak.


Nia mau izin keluar dulu ya uncle, mau ke toilet, ucap Sonia dan Uncle Alex Mengangguk.


Baru tiga langkah Sonia berjalan, brukk, tubuh Sonia terhuyung jatuh ke lantai.


Ruangan Rapat yang tadi adem karena mendengar kan agenda tahunan perusahaan, dan laporan keuangan tahunan perusahaan, kini menjadi ramai karena Sonia yang tiba-tiba pingsan.


Alex yang panik, langsung menggendong Sonia menuju keluar ruangan dan akan di bawa ke ruangan nya.


" Dimas panggil dokter Anne! katakan padanya, Nona Sonia pingsan dan antar ke ruangan saya! perintah Alex kepada Asisten pribadi nya yang baru menggantikan asisten nya yang lama.


" Baik tuan! Dimas turun menuju lantai dasar, kantor Alex ini di lengkapi dengan klinik, dan klinik ini bisa di gunakan, jika pekerja nya sakit.


Dimas telah tiba di klinik, dan langsung memberitahu dokter Anne, jika Nona Muda keluarga Damaren pingsan.

__ADS_1


Dokter Anne langsung membawa tas obat-obatan nya menuju ruangan pemilik perusahaan.


sesampainya di sana, Sonia masih juga pingsan.


" Sekarang kau periksa keponakan ku! Ucap Alex penuh kekhawatiran.


Saat dokter Anne memeriksa Sonia, pintu ruangan terbuka, muncullah suami dari keponakan nya. "


" Bini gue kenapa lex? Tanya Damian dengan Menatap Alex kesal.


" Asal lu tau ya Dam! Bini lu itu keponakan gue! jawab Alex yang juga ikutan kesal.


" Damian malas meladeni sahabat sekaligus Paman Dari istri yang amat dia cintai.


" Bagaimana dokter istri saya? Damian Menatap Anne, dan Sesaat kemudian Sonia Sadar.


Kamu tidak apa-apa by? Damian memeriksa istri nya.


" Tidak Honey! aku baik, hanya tadi Kepala ku berputar karena aku mual dan pusing jawab Sonia.


" Alex dan dokter Anne saling tatap.


Alex yang jengah melihat adegan didepan nya, langsung Mengucapkan kata " Dokter apa yang terjadi dengan keponakan saya?


Ucapan Alex sukses membuat sejoli itu kembali ke Dunia nyata.

__ADS_1


" Damian juga Menatap dokter itu.


Sementara Dokter tersenyum Menatap kedua lelaki dewasa itu.


Sementara Sonia Juga Menatap Dokter Anne.


" Begini tuan-tuan dan Nona, menurut pemeriksaan saya, Nona Sonia tengah Hamil Muda! ucap dokter Anne, membuat Semua yang ada di Sana Diam lalu terlihat wajah bahagia, Dari kedua calon orang tua itu.


" Jadi Istri saya Hamil dokter? Damian kembali memastikan nya.


Dokter Anne Mengangguk, tapi jika tuan Damian dan Nona Sonia ingin memastikan hasilnya benar apa tidak, Silahkan pakai ini, Dokter Anne memberikan sebuah alat Tesfeck kepada Sonia.


" Sonia mengambil nya dan langsung menuju kamar mandi uncle nya.


Setelah Menunggu harap cemas, Damian dan Alex berwajah susah di tebak saat Sonia keluar dengan wajah yang memelas.


" Bagaimana hasil nya Baby? Damian memegang tangan istri nya.


" Maaf, ucap Sonia Memasang wajah sendu, Kita AKAN JADI ORANG TUA HONEY! teriak Sonia membuat Damian langsung menggendong Sonia di depan semua orang.


" Alex juga bahagia melihat kebahagiaan keponakan nya dan Sahabat nya


" Selamat, ucap Alex mengelus Kepala Sonia.


Dokter Anne meminta Sonia dan Damian mengunjungi rumah sakit untuk Bertemu dokter kandungan.

__ADS_1


Hari itu Damian dan Sonia langsung menuju rumah sakit dan Bertemu dokter kandungan.


Sepasang sejoli itu sungguh sangat bahagia, Terima Kasih baby" Ini hadiah ulang tahun ku yang paling berkesan, Aku Mencintaimu istri ku! Ucap Damian memeluk dan mencium bibir Sonia mesra


__ADS_2