Uncle Damian Kim

Uncle Damian Kim
20. Usaha Damian


__ADS_3

Sebulan berlalu, kini sonia di sibukkan dengan pekerjaan Nya di perusahaan Damaren.


Menjadi Direktur Pelaksana membuat hari-hari Sonia di sibukkan dengan kerjaan. Tidak ada waktu sonia untuk sekedar memikirkan Cinta, itulah setidak nya yang orang pikirkan, namun pada kenyataan nya" sonia masih memikirkan cinta Monyet Nya, namun lelaki yang di cintai Sonia bukan Anak Monyet melainkan Lelaki dewasa seumur dengan uncle Nya.


Nia, panggil Richard saat di ruangan Uncle Alex.


Yea Uncle! ada perlu dengan Ku? Tanya Sonia, Dan Richard mengangguk.


Nia" nanti siang kita ada pertemuan penting dengan beberapa klien Di Dua tempat.


Bisakah kau menemui salah satu nya? Tanya Richard, dan Sonia Mengangguk.


Baiklah, ini alamat restoran Nya"jangan Lupa Datang tepat waktu! ucap Richard.


Disinilah sonia Berada.....


Restoran Sahila Andara...


Permisi nona! ucap Pelayan yang sedang menyabut Di depan Restoran itu ramah kepada Sonia.


Sonia tersenyum Dan Bertanya" Di mana ruangan VVIP " dan Yang di pesan oleh Perusahaan Damaren? Tanya Sonia.


Oh Baik, silahkan ikuti saya Nona! ucap lelaki Itu membungkuk.

__ADS_1


Ruangan VVIP itu sungguh besar dan Mewah.


Sonia duduk dan Mulai memainkan Handphone nya, menunggu Klien yang akan Meeting dengan Nya kali Ini.


Menunggu lima Belas menitan, Seseorang masuk ke ruangan Itu.


Mata Kedua Nya saling tatap dan Mengunci. Sonia sangat terkejut melihat lelaki yang tiba, dia adalah Uncle Damian..


Oh Good! Aku harus bisa mengontrol hati Ku, aku tidak Mau dia semakin menghina harga diri ku! sudah cukup dia Mempermainkan perasaan ku dulu, Sekarang tidak lagi.


Oh selamat siang tuan Damian Kim! Ucap sonia datar.


Silahkan duduk! Lanjut Nya kepada Damian.


Kedua Nya diam! Tanpa mau berbicara apapun juga


Karena lelah diam, akhirnya sonia memesan Makanan kepada pelayanan Yang menunggu di ruangan itu.


Selamat menikmati tuan Dan Nona! ucap pelayan itu pamit keluar setelah mengantarkan Makanan pesanan Damian dan Sonia.


Kedua nya makan dengan diam.


Hati Damian sakit melihat sonia mendiamkan nya.

__ADS_1


Nia" apa kabar mu? tanya Damian membuka Obrolan diantara mereka.


Sonia tersenyum, aku baik Tuan Damian! Lanjut nya.


Sebaik Nya kita bahas kontrak kerja sama antar perusahaan saja! pinta sonia tersenyum.


Damian Menolak, Tidak aku tidak Akan membahas kontrak kerja itu.


Aku ingin Mengobrol dengan Mu Nia! And Maaf untuk semua sikap ku selama ini Nia.


Aku Tidak bermaksud menyakiti mu! tapi aku saat itu, sungguh tidak mengerti hati ku ini, lanjut Damian.


Sonia Hanya mendengarkan saja, tanpa berminat Menyambung ucapan Damian.


Nia! kau mau memaafkan aku? tanya Damian, Dia memegang tangan sonia.


Namun sonia menepis tangan Damian.


Maaf Tuan Damian! Saat ini saya dalam suasana Bekerja, dan saya tidak akan mengikut sertakan, masalah cinta diantara kita di kerjaan.


Uuppss bukan cinta diantara kita, melainkan Perasaan bodoh Ku dulu, yang menurunkan harga diri ku, demi meraih cinta semu.


Tapi itu dulu Tuan! Sonia yang sekarang berbeda, dan Aku tidak ingin membahas masa lalu kembali" lanjut sonia, membuat Damian Diam dengan sakit di ulu hati nya.

__ADS_1


Mereka kembali fokus dengan dokumen yang di jelaskan Sonia. Sonia memang pintar, sehingga dia langsung paham dengan apa yang harus dia lakukan, saat menerangkan kepada klien tentang perusahaan nya.


__ADS_2