Unknown Cafe

Unknown Cafe
4 - Sooyoung


__ADS_3

"Youngie, udah dengar tentang kematian Seola?" tanya Baekhyun kepadaku


"Hmm? Seola? penyanyi terkenal itu?"


"Iya," ucapnya sambil mengangguk, "Seola, dia meninggal di sungai Peve. katanya dia bunuh diri"


"Wah serius? aku gatau kabarnya"


"Dia depresi karna agensinya yang menolak permintaannya untuk hiatus, kau tahu kan seola itu suka pulang ke rumah kumpul-kumpul dengan keluarga gitu" lanjut Baekhyun,


"Nah, agensinya minta dia untuk tetap tinggal di dorm meskipun dan melanjutkan aktivitas solonya. dan dia depresi, lalu melompat dari Jembatan Peve"


"Kasihan sekali Seola, agensinya bagaimana?"


"Agensinya di tuntut ke pengadilan oleh pihak keluarga, dan sedang di periksa oleh kepolisian." Jelas baekhyun sambil meminum es tehnya.


"Seram sekali ya agensinya, salah sedikit saja bisa kehilangan nyawa dan segalanya. padahal itu agensi paling bergengsi, dan agensi impianku"


"Masih banyak Agensi lain, tapi belajar dari Agensinya Seola kita jadi tau seberapa parah kehidupan berat sebagai musisi seperti Seola" balas Baekhyun


"Kita berdua harus kuat Youngie, harus berusaha untuk menjadi penyanyi"


Setelah itu kami menghabiskan makanan yang ada di depan kami, waktu sedang menunjukan waktu istirahat dari jam pelajaran.


Aku adalah Sooyoung, kelas 2 SMA dari SMA 3 Peve. Baekhyun adalah temanku, teman dari kecil. kecil sekali, orang tua kami berteman itulah alasan kenapa kami tumbuh bersama sampai sekarang.


Baekhyun padahal terpaut 1 tahun lebih tua dari ku, tapi dahulu waktu ingin masuk Taman Kanak-kanak badannya terlalu kecil tidak sesuai dengan umurnya, jadi ayah dan ibunya memutuskan untuk memasukan Baekhyun ke sekolah di tahun berikutnya bersamaan dengan ku.


Kami selalu bersama sejak TK, meskipun sering berkelahi tapi kami tak pernah terpaut masalah besar sehingga harus meninggalkan satu sama lain,


dan Kami berdua memiliki cita-cita yang sama, yaitu menjadi penyanyi yang hebat dan di kenal oleh semua orang.


"Baek?"


"Hm?" toleh nya


"Nanti pulang kita mukbang lagi yuk, di Resto Mac'n Chill "


"Boleh deh, aku pengen makan mie" ujarnya "Semoga ada kakak yang cantik itu lagi"


"Cewe lucu yang kemarin?"


"Iya, meskipun mukbang kita terganggu karena kakak itu. tapi setidaknya parasnya membuat ku mengampuninya"


"Aku kesal dengannya, tapi ya memang cantik sih wajar saja banyak yang suka, tapi aku aneh deh sama cewe dan temannya itu"

__ADS_1


"Aneh kenapa?" tanya Baekhyun heran


"Ya aneh aja, All in Black semua. aku tau itu fashion tapi kayak beda aja kalau mereka yang pakai, seolah-olah tidak mengeluarkan aura dari tubuh mereka."


"Apa kau tidak berniat untuk menjadi Peramal? alih-alih menjadi Penyanyi kau malah menghakimi selera fashion orang" Gerutu Baekhyun


"Kenapa kau marah, aku kan berbicara tentang mereka"


"Aku mengidolakan kakak itu, titik. jika tidak mau berkelahi denganku jangan berbicara buruk tentang kakak itu. kalau tentang temannya terserah saja. lagipula dia menatap kita dengan tatapan jijik kepada kita berdua"


"Ya, pria itu memang menyebalkan. sudahlah cepat habiskan makan mu. sebentar lagi ada pelajaran Olahraga"


••••


"Baiklah anak-anak, sekarang silahkan kalian pemanasan sebelum berenang, dan pastikan tidak ada bagian yang tertinggal agar menghindari cedera seperti kram, dan lain sebagainya" ucap pak guru


"Pemanasan dilakukan sendiri-sendiri, tak perlu arahan atau pimpinan dari siapapun. silahkan lakukan masing-masing kurang lebih 5 menit. bapak akan mengambil daftar nama dan penilaian kalian di ruang guru" ucap pak guru lalu meninggalkan mereka di kolam berenang sekolah


Semuanya terlihat sibuk melakukan pemanasan di depan kolam, ada yang memulai dengan gerakan pasif, dan ada yang yang langsung ke gerakan aktif. ada juga yang melakukannya secara acak dan tidak beraturan.


"Youngie?" panggil baekhyun


"Hmm?"


"Temenin aku ke kantin, mau beli minum dulu" pintanya


Aku dan Baekhyun beranjak dari depan kolam, menuju pinggiran untuk mengambil tas dan dompet kami. setelah mengambil uang di dalamnya, kami pergi ke kantin tanpa ijin dari siapapun.


Kami menelusuri halaman belakang sekolah yang luas, jalan utama menuju kantin ialah halaman ini.


Dengan masih menggunakan pakaian renang, aku dan Baekhyun otomatis menjadi bahan tontonan siswa siswi yang berada di sekitar halaman. ada yang menatap kami dengan aneh, ada yang menatap kagum, ada juga yang sampai ngiler


"Harusnya ganti baju dulu Baek"


"Repot ah" balasnya


Dasar tukang pamer


Ya begitu Baekhyun, sifat ingin di perhatikan nya keluar. dia suka di perhatikan, menjadi bahan tontonan, menjadi hal yang berbeda, menjadi hal yang populer. itu dia.


Aku lumayan risih karna baju ini, selain sesak baju ini juga menempel pada bentuk badanku, aku merasa di lecehkan oleh baju ini, apalagi di lihat orang banyak seperti ini.


saat sedang sibuk menggerutu, aku tidak sadar ada keset basah di depanku dan tidak sengaja menginjaknya,


Shuuu-

__ADS_1


Aku terpeleset, dan membiarkan badanku terjatuh ke arah lantai. tidak bisa melakukan apa-apa selain pasrah akan rasa sakit dan malunya nanti


Grappp!


Seseorang menangkap ku,


Hah?!


Dua lengan kuat menangkap ku dan menahan ku di pegangannya, badanku tertahan dan tanganku otomatis menahan beban pada bahu orang itu.


Dia bukan Baekhyun, Si curut itu tidak mungkin memiliki tangan sekuat ini. Ia adalah pria dengan pakaian aneh itu,


Kami bertatapan, melihat mata satu sama lain dan bertahan di posisi tersebut dalam beberapa detik, aku tidak melihat sekitar aku hanya fokus kepada pria itu.


Beberapa detik setelahnya, Aku tersadar dan berusaha berdiri dengan sekuat tenaga. Ia juga berusaha membantu ku untuk bangkit dari dadanya


"A- maaf, aku tidak sengaja"


"Lain kali, hati-hati" ucapnya dengan senyum manis lalu menyelimuti ku dengan blazer hitamnya


setelah menyelimuti ku, ia langsung pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun kepada kami


what just happened ?????!


Aku menampar kedua pipiku, karna masih terheran heran dengan apa yang terjadi.


"Ganteng" ucap baekhyun dengan terkagum-kagum


"Hah?"


"Ganteng, ternyata kaka itu terlihat lebih ganteng kalau dari dekat. dia kakak yang kemarin yang ada di resto" jelas Baekhyun


Aku tidak tahu reaksi Baekhyun dan orang-orang yang berada di sekitarku. yang jelas sekarang mereka semua masih kaget kenapa tiba-tiba pria itu bisa menangkap ku


"APAAA?!!!"


ga mungkinn, ga mungkin itu dia


kemarin dia menatap kami dengan aneh, dan kenapa pula dia ada di sekolah ini


apa dia orang aneh yang berniat jahat kepada ku?


"Ga, ga mungkin itu dia"


"Jelas jelas dia kemarin menatap kita dengan aneh, kenapa tiba2 ada disekolah kita?"

__ADS_1


"Apa jangan-jangan, mau ngapa-ngapain aku?"


"Perilaku dan perkataan mu tidak sesuai Youngie, kamu kenapa masih mengelus-elus blazer itu?"


__ADS_2