
Esok harinya, Putri benar-benar membuktikan perkataannya bahwa ia memang ingin memakai hijab saat ke kampus. Ia sudah menyiapkan bajunya untuk ke kampus. Pagi-pagi setelah shalat shubuh dan mandi ia langsung menuju ke dapur untuk memasak nasi goreng untuk nya dan Zaky. Putri sebenarnya pintar memasak,namun karena ia malas mempraktikannya dan ada pembantu dirumahnya,jadi bakat yang ia miliki terpendam.
Setelah makannya siap ia memanggil Zaky untuk turun kebawah dan makan. Betapa terkejutnya Zaky melihat makanan untuk ia dan istrinya makan sudah siap.
"Ini semua kamu yang masak?"-Zaky
"Iya dong, kalau bukan aku siapa lagi?kan disini cuma ada kita"-Putri
"Bisa aja kan kamu pesan keluar"-Zaky
"Mana ada tukang nasi goreng jam segini udah buka,kan gak ada"-Putri
"Iya iyaa,ini rasanya enak gak? jangan-jangan kamu mau racunin aku pakai makanan yang kamu buat ya?" Tanya Zaky sambil menatap Putri
"Cobain aja,aku yakin kamu bakal ketagihan makan masakan aku"-Putri
"Kalau aku ketagihan nya makan kamu gimana?"ucap Zaky sambil tersenyum jahil kepada Putri.
__ADS_1
"Biarin aja,lagian kan kamu suami aku,upss"ucap Putri yang langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya,Sedangkan Zaky langsung tersenyum mendengar apa yang dikatakan Putri.
"Haduh Azzahra Chalisa Putri..kamu ini gimana sih?kok bisa ngomong kayak gitu ke Zaky?gimana kalau dia beneran makan kamu,kan bisa abis kamu,mana kamu belum lulus kuliah lagi,masa mau kuliah sambil hamil?ini jantung lagi kenapa jadi lebih cepet sih berpacunya kalau ngomong sama Zaky?apa jangan-jangan,,ah enggak,gak mungkin gue udah mulai jatuh cinta sama tu ustadz" Gumam Putri dalam hatinya.
"Bener nih? berarti nanti malam"
"GAK! udah ngapain sih ngebahas kayak gituan di makanan? jorok tau gak?"
"Iya-iya maaf nona Azzahra"ucap Zaky sambil terkekeh, sedangkan Putri langsung fokus dengan makanannya hingga selesai.
Setelah makan Putri bersiap-siap untuk pergi ke kampus,ia terlihat sibuk dengan hijabnya dan juga handphone nya untuk melihat tutorial di YouTube.
Apalagi saat Zaky perlahan memegang pipi Putri dengan sebelah tangannya sambil berkata
"Kamu cantik put kalau pakai hijab kayak gini,gak kalah cantiknya sama kamu yang gak pakai hijab"ucap Zaky sambil tersenyum. Jujur sebenarnya jantung Zaky juga berdegup lebih kencang dari biasanya, mungkin karena ia dengan Putri, orang yang ia cintai,meskipun ia tak tahu perasaan nya terbalas atau tidak.
"Makasih" ucap Putri sambil membalas senyum Zaky dengan manis.
__ADS_1
"Yaudah,aku.. berangkat kuliah dulu, Assalamu'alaikum" tambah Putri dengan gugup,namun baru 3 langkah ia berjalan,Zaky sudah menarik tangannya, Putri terkejut dan langsung membalikkan badannya.
Saat ia membalikkan badannya,ia melihat Zaky mengulurkan tangan kanannya untuk ia cium, akhirnya Putri mencium tangan Zaky dan langsung berlari keluar dengan perasaan gugup yang masih menghantuinya.
Didepan rumah sudah ada Khadijah dan Maryam yang menunggunya, Khadijah dan Maryam yang melihat Putri memakai hijab pun terkejut dan refleks membulatkan matanya,ia begitu cantik dengan balutan hijabnya.
"Hei,,kalian kenapa?"Tanya Putri yang heran dengan tatapan Khadijah dan Maryam
"Kamu lebih cantik kayak gini Put" jawab Khadijah dan Maryam bersamaan
"Makasih,ayo pergi keburu telat nanti"-Putri
Saat mereka dikampus, semua mata tertuju pada Putri yang sangat cantik dengan hijabnya,Faris dan teman-temannya pun ikut menatap Putri kagum.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Hai semuanya,makasih buat yang udah baca, semoga senang dengan karya ku😊
__ADS_1
Jangan lupa di like dan vote ya,, Terimakasih 🙂
❤️❤️愛してる❤️❤️