
#Day 4
Hari ini Putri,Zaky dan Rasyid terbang kembali ke Tokyo saat sore hari,sengaja Zaky memilih penerbangan sore agar mereka bisa lebih lama lagi di Kyoto. Mereka masih sibuk berjalan-jalan di Kyoto, sekitar jam 04:00 mereka terbang ke Tokyo untuk pulang.
Setelah ±1 jam perjalanan mereka sampai di Tokyo dan segera pulang karena udara yang sangat dingin, terlebih ini bulan Desember, pasti udara sangat dingin, sekarang saja saat mereka keluar bandara suhunya sekitar 5°c apalagi nanti kalau salju sudah turun.
"Kotoshi wa itsu yukigafurimasu ka?(Kapan salju turun tahun ini?)" Tanya Putri pada Rasyid dengan logat Jepang nya
"Tabun 21-nichi(mungkin tanggal 21)" Jawab Rasyid
"A, kotoshi wa mō yuki o kanjiru koto ga dekimasen(oh,tahun ini aku tidak bisa merasakan salju lagi)"ucap Putri sambil cemberut
"Kiken'na koto ga okotta baai, sore wa kanōdesu(Jika sesuatu yang berbahaya terjadi padamu, mungkin bisa)
"Jissai ni nanika ga okoru mae ni(sebenarnya sebelum pergi sudah terjadi sesuatu)"Ucap Putri agak takut dan langsung menarik perhatian Rasyid, sedangkan Zaky? sudahlah jangan ditanya lagi,ia hanya bisa diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun saat kakak dan adik itu berbicara menggunakan bahasa mereka.
"Nani?(Apa)"tanya Rasyid
"Darekaga watashi ni atae rareru hazudatta shokuhin ni ninshin chūzetsu kusuri o iremashita(Ada seseorang yang memasukkan obat aborsi ke dalam makanan yang seharusnya aku makan)
"Hontōni?Maira wa nani o shimasu ka?(Benarkah?apa yang melakukan itu ustadzah Maira?)"
__ADS_1
"Hmm"jawab Putri
"Oshietekudasai(Ceritakan)"
Akhirnya Putri menceritakan semuanya menggunakan bahasa Jepang yang lagi-lagi membuat Zaky pusing mendengarnya karena tidak mengerti. Mungkin nanti dia harus kursus bahasa Jepang agar mengerti apa yang mereka bicarakan batin Zaky.
Setelah berjalan selama ±20 menit mereka bertiga sampai di rumah, mereka segera beristirahat karena lelah sehabis mengelilingi Kyoto langsung terbang kembali ke Tokyo, belum ditambah berjalan ke rumah.
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Last Day:(
Setelah berpamitan Putri dan Zaky mampir ke tempat sepatu untuk membelikan Zaky,Azmi dan Azam sepatu kembar, Putri dan Rasyid juga membeli sepatu kembar tak lupa juga untuk Abang mereka.
Zaky,Azmi&Azam
Putri,Raihan&Rasyid
__ADS_1
search: Google
Setelah membeli sepatu, mereka kembali ke rumah untuk mengambil koper dan mengecek barang, setelah itu menaiki taxi menuju bandara mengingat mereka sangat banyak membawa barang 2 orang\=6 koper(3 koper besar dan 2 koper sedang 1 koper kecil)
Kali ini Putri merasakan rasa sedih lagi karena ia akan berpisah dengan kakaknya. Tapi sekarang berbeda,entah mengapa sedihnya tidak sesedih saat akan berpisah dengan Raihan, mungkin karena ia lebih dekat dengan Raihan dan jarak yang memisahkan ia dan Raihan juga lebih jauh begitu pikirnya.
Setelah suasana sedih itu Putri dan Zaky berjalan ke pintu penerbangan. Rasyid yang melihat punggung Putri semakin menjauh dan merasa sedih karena sekarang adik cerewet nya sudah pulang, artinya dirumah akan sepi kembali, ia juga merasa khawatir jika adiknya tinggal di pesantren itu apalagi ada ustadzah Maira disana.
Gue bakal bawa lo pergi dari pesantren itu dek,gue gak akan ngebiarin ustadzah itu nyakitin lo dan berbuat jahat sama lo. Sekali lagi dia berani nyakitin lo,gue pastiin dia dapet pelajaran dari gue dan gue bakal bawa lo pergi kalau dia emang makin keluar batas. Gumam Rasyid sambil menatap kepergian Putri
•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°
Assalamu'alaikum semuanya!!
Maaf kalau bahasa Jepang ku ada yang salah, soalnya aku juga belum terlalu fasih,jadi mohon dimaklum! maaf juga kalau ada typo-typo dan jangan lupa untuk LIKE+VOTE ya biar aku lebih semangat lagi:)
Maaf kalau pendek-pendek setiap episodenya ini juga dah aku panjangin jadi jangan minta lebih panjangin lagi ya:)
Jangan lupa juga untuk follow Instagram aku @feyfey1796
Makasih semuanya!❤️❤️愛してる❤️❤️
__ADS_1