
Dua hari sudah berlalu,ayah Putri juga sudah mengirimkan bodyguard untuk Putri nya itu. Hari ini ustadzah Maira mengajak Putri ke taman, entah apalagi yang akan dia bicarakan, pikir Putri.
**Taman**
"Ternyata kamu datang juga Zahra" ucap ustadzah Maira sambil tersenyum licik
"Jangan basa-basi cepat katakan ada apa kau memintaku kesini"
"Bagaimana rasanya diancam? apa kamu tertekan?"
"Hmm,biasa saja"
"Sudahlah menyerah saja, sebelum santriwati yang menyukai Zaky ikut membantuku dan kau lebih terancam"
"Heh, dasar pengecut,tidak berani satu lawan satu"
"Apa kau bilang!!?"tanya ustadzah Maira dengan nada tinggi
"Aku bilang kau pengecut!PENGECUT" ucap Putri yang sengaja menekan kata pengecut
"Berani sekali kau padaku"
"Jelas aku berani,aku tidak pengecut sepertimu" celetuk Putri
Plakk
__ADS_1
Tamparan keras ustadzah Maira mendarat di pipi mulus Putri.
"Dasar kau anak kecil tidak tahu sopan santun!"
Ustadzah Maira akan menampar Putri untuk kedua kalinya,namun kali ini ia tak dapat menamparnya karena ada tangan kekar yang menahannya,itu adalah bodyguard yang sedari tadi sengaja bersembunyi.
"Jangan sentuh nona muda kami"
"Heh,anak kecil seperti dia disebut nona muda,lebih baik kau yang ku sebut nona muda karena aku adalah anak pengusaha disini"
"Memangnya siapa dia hingga kalian menyebutnya nona muda?ucap ustadzah Maira sambil memandang remeh Putri
"Siapa nama ayahmu yang sangat kau banggakan itu hingga membuat mu menjadi angkuh?"
"Mahesa" jawab ustadzah Maira
"Mahesa Adiyasta? Seorang pengusaha di bidang kuliner dibeberapa kota yang ada di provinsi ini?"
"Ya"jawab ustadzah Maira dengan percaya diri
"Bahkan aku tak perlu waktu lama untuk menghancurkan usaha ayahmu itu!dalam satu jam pun aku bisa membuat nya bangkrut"ucap ayah Putri,kali ini ia bisa melihat sisi angkuh ayahnya yang orang-orang katakan.
"Memangnya siapa kau?"celetuk ustadzah Maira
"Ardi, jelaskan padanya siapa saya!"suruh ayah Putri kepada salah satu bodyguard
__ADS_1
"Dia adalah tuan besar Yoshida Yusuke,dia adalah seorang pemilik sekaligus pemimpin perusahaan yang maju dan terkenal di kawasan Asia bahkan dunia. Dia adalah ayah dari nona muda Azzahra Chalisa Putri"
Wajah ustadzah Maira mendadak pucat,tanpa berkata apa-apa ia langsung meninggalkan taman. Sedangkan Putri, ayahnya dan bodyguard nya berjalan menuju rumah Putri dan Zaky.
Putri bertanya kepada ayahnya mengapa ia bisa tiba-tiba datang kesini, ayahnya pun menjawab bahwa ia ada urusan disini dan akan menunggu kakak-kakak Putri untuk menjemput adiknya.
Sepanjang perjalanan Putri memeluk lengan ayahnya,ia rindu ayahnya yang dulu selalu bisa bertemu dengannya setiap hari, yang setiap hari memeluk dan menciumnya,ia sadar sekarang keadaan nya berbeda, Putri sudah menikah dan harus ikut suaminya.
Sementara ustadzah Maira memikirkan bagaimana caranya agar Putri bisa menghilang dari kehidupan Zaky dan ia bisa puas mendekati Zaky seperti dulu. Ustadzah Maira belum tahu berita bahwa Putri akan dibawa pergi oleh kakaknya.
Ia terus memikirkan cara bagaimana ia bisa mendapatkan Zaky,dia menemukan satu cara yang mungkin bisa membuat nya memiliki Zaky.
•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°
Assalamu'alaikum semuanya!!
Kira-kira cara apa ya yang bakal digunain sama ustadzah Maira?? TO BE CONTINUED!!
Maaf kalau ada typo-typo dan jangan lupa untuk LIKE+VOTE ya biar aku lebih semangat lagi:)
Maaf kalau pendek-pendek setiap episodenya ini juga dah aku panjangin jadi jangan minta lebih panjangin lagi ya:)
Jangan lupa juga untuk follow Instagram aku @feyfey1796
Makasih semuanya!❤️❤️愛してる❤️❤️
__ADS_1