
Hari terus berganti, sekarang kehamilan Putri sudah memasuki bulan ke 8, Putri dan Raihan pun sudah kembali ke Jepang, dan orang tua Putri juga kembali ke Jepang sejak 1 bulan yang lalu, mereka tinggal di rumah mewah yang disewa oleh ayah Putri selama 6 bulan.
Sebenarnya hari ini juga adalah hari kedatangan Zaky,Azmi dan Azzam ke Jepang, sedangkan kyai Hasyim akan menyusul nanti. Walaupun banyak drama sebelum keberangkatan Zaky dan adik-adiknya,tapi mereka tetap pergi.
Di Indonesia juga selama Putri tak ada ustadzah Maira dan beberapa santriwati yang mendukungnya terus mengincar Zaky, bahkan hampir memberikan obat perangsang lagi, untung saja Azmi dan azam melihat kebenaran,jadi ia mengawasi dan mengikuti kakaknya kemanapun.
^_^
Putri merasa heran kenapa semuanya pergi dan meninggalkan ia hanya bersama ayahnya saja dirumah? ada apa ini?? pertanyaan itu terus bersarang di benak Putri.
Tok,Tok,tok
Seseorang mengetuk pintu rumah Putri dan keluarganya,dengan malas Putri berjalan kearah pintu utama dan membuka pintunya, matanya berbinar saat melihat siapa yang datang, ternyata orang yang mengetuk pintu rumahnya adalah orang yang selama ini ia rindukan.
"Mas??" tanya Putri sambil memperhatikan wajah suami tampan pilihan ayahnya itu
__ADS_1
"Assalamu'alaikum ukhti.."ucap Zaky
"Waalaikumsalam,maasss aku kangenn"ucap Putri yang langsung berhambur memeluk suaminya itu dan dibalas oleh Zaky
"ehm,sama kita gak kangen mbak?"tanya Azmi yang tiba-tiba muncul bersama Azam juga keluarganya.
"Gak, ngapain juga kangen kamu,gak guna"ketus Putri dan langsung menarik tangan Zaky kedalam.
"Astaghfirullah"ucap Azam dan Azmi bersamaan, semua orang yang mendengar langsung melihat kearah mana dua A melihat,dan ternyata ia memakai dress ibu hamil sebatas lutut dan tidak memakai kerudung.
Saat setelah duduk Zaky bertanya kepada Putri apakah ia selalu memakai pakaian seperti ini saat di Jepang dan Jerman? apakah ia melupakan hijabnya? dan Putri yang mendapat pertanyaan seperti itu hanya bisa menjawab bahwa ia hanya sesekali memakai baju seperti ini jika keluar rumah.
Kecewa?jelas,Zaky tak menyangka istrinya membuka aurat saat tak bersamanya, terlebih orang tuanya tak mencegah anaknya saat akan memakai pakaian seperti itu, mungkin istrinya dibela oleh kakaknya pikir Zaky. Disisi lain ia juga merasa tenang karena kemarin musim dingin,jadi istrinya tak terlalu mengumbar aurat.
Skip.
__ADS_1
Waktu makan malam sudah tiba, sekarang seluruh keluarga sedang makan, Putri juga sekarang memakai hijabnya karena permintaan suaminya. Sedangkan kakak-kakak Putri masih belum pulang, Raihan masih bekerja, sedangkan Rasyid masih mengerjakan tugas bersama temannya.
Setelah makan malam mereka mengaji bersama, mereka membaca 3 halaman/1 org. Semuanya merasa lebih tenang karena rumah Putri selama beberapa bulan ini yang mengaji hanya Putri dan ibunya, sisanya hanya kadang-kadang karena mereka sibuk dengan profesi masing-masing.
Mereka juga bermain games sampai waktu tidur telah tiba dan mereka masuk ke kamarnya dan tertidur. Putri senang akhirnya ia ada teman mengoceh lagi, kemarin-kemarin yang meramaikan rumah hanya ia seorang, sekarang ia memiliki teman yaitu Azmi. Ya,dia dan Azmi memang sama-sama cerewet dan kurang suka keheningan.
Terkadang ia juga menjahili Azmi dengan menjawab pertanyaan yang dilontarkan Azmi menggunakan bahasa Jepang, akhirnya Azmi menjadi bad mood gara-gara menjadi sasaran kejahilan Putri, padahal disana banyak orang, tapi kenapa ia yang jaid sasaran?
Assalamu'alaikum semuanya!!
Maaf kalau bahasa Jepang ku ada yang salah, soalnya aku juga belum terlalu fasih,jadi mohon dimaklum! maaf juga kalau ada typo-typo dan jangan lupa untuk LIKE+VOTE ya biar aku lebih semangat lagi:)
Maaf kalau pendek-pendek setiap episodenya ini juga dah aku panjangin jadi jangan minta lebih panjangin lagi ya:)
Jangan lupa juga untuk follow Instagram aku @feyfey1796
__ADS_1
Makasih semuanya!❤️❤️愛してる❤️❤️