Valery Flower

Valery Flower
Love Flower (eps 11)


__ADS_3

Pangeran Francis telah berhasil membawa Valery keluar dari istana. Hanya Pangeran Kristan yg mengetahuinya..


Setelah Velery pulang dengan Pangeran Maxim, Pangeran Francis sampai di istana..


Dia kembali membantu untuk membagikan padi pada warga..


"Kristan semua aman..?"


"Iya kak.."


Sampai sore hari ..pembagian padi telah selesai..


"Huhhh..selesai juga"


(Ucap Pangeran Kristan)


Pangeran kristan hendak minum lalu dengan kejailan sodaranya


Pangeran Francis merebut minum itu..lalu meminumnya.


"Ahhhh..segarnya..yeahh"


(Ucap pangeran Francis)


"Haish..itu minum ku"


(Pangeran Kristan)


Eitss..


"Minum ini kalau bisa"


(Bercanda dan lari)


Mereka ke pemandian di istana..


Lalu memberikan minum ke pangeran Kristan.


"Hahahaa...nih minumnya"


(Ucap Pangeran Kristan)


Pangeran francis membuka bajunya..ketika ia sedang menggerakan tangannya hendak menceburkan ke kolam pemandian..seketika pangeran Kristan mendorongnya sampai tercebur...


"Aaaa..kakak aku sengaja hahaha"


(Ucap Pangeran Kristan)


"Haish..kau ini.."


(Sambil menarik tangan pangeran Kristan)


Pangeran kristan ikut tercebur


"Aaa..kini kakak mencoba membalas sodaranya hahh??"


(Ucap Pangeran Kristan)


"Hei..sebaiknya kau berkaca"


(Ucap Pangeran Francis)


Keseharian kedua Pangeran itu mereka selalu bercanda.


--


Valery telah sampai di rumahnya bersama Pangeran Maxim..


Tok..tok..tok..


Ibunya membukakan pintu


"Valery kau pulang.."


Ucap bu Voni/ibu Valery


"Ibu maafkan aku.."


(Memeluk ibunya)


"Sudah..sudah..sudah mulai gelap..mari masuk"


(Ucap bu Voni)


"Valery kau dari mana saja.."


(Tanya bu voni)


Valery pun menceritakan semuanya..


Ayahnya datang


"Valery sebaiknya kau lebih berhati-hati jika dekat dgn seorang Pangeran"


Ayahnya bertanya


"Dia pria yg membantumu pulang?"


"Iya ayah..dia pangeran Maxim"


(Ucap Valery)


"Hahh pangeran?? Maksudnya??"


(Tanya ayah Valery)


"Aaa..tidakk ayah..aku sebenarnya di bantu keluar dari istana oleh Pangeran Francis..dan dia Maxim yg mengantarkanku sampai rumah"


(Jawab Valery)


"Huhh..hampir aku salah bicara.."


(velery dlm hati)


Velery kepikiran dengan Pangeran Francis.


"Ibu..ayah Bone dimana?"


(Tanya Valery)


"Bone tertidur..seharian dia menunggu kau pulang"


(Jawab bu Voni)


Menghampiri Bone dikamarnya dan memegang tangan Bone.


"Bone maafkan kakak..aku sudah membuatmu khawatir"


Valery duduk lagi dengan ibu dan ayahnya..


"Valery ibu buatin makanan kesukaan..hmm"


"Ibu trimakasih.."


Sambil makan valery berbicara


"Pangeran Francis selalu membantuku..dia baik"


"Kau mulai menyukai pangeran?"


(Tanya ayahnya)


"Aaa..aku tdk tau ayah..aku hanya gadis valery biasa"


(Jawab valery)


"Duhh lupa..Maxim temanku ayah dimana dia?"


(Tanya Valery)

__ADS_1


"Dia sudah pamit pulang..dia juga menceritakan semua pada ayah"


Padahal aku belum berterimakasih padanya..huhh besok aku harus ke bukit


"Hmm sudahlah..kau pasti.. lelah setelah makan langsung tidur saja" (ucap ibunya)


Setelah selesai makan, Velery membersihkan diri lalu kekamar untuh beristirahat..


Namun dia tdk bisa tidur karena masih memikirkan Pangeran Francis.


"Huhh..sedang apa ya Pangeran Francis??"


"Haaaish.. kenapa aku!!"


Dia masih tdk bisa tidur


Tapi lama kelamaan dia tertidur.


Valery tidur lelap..


Ternyata dari tadi peri datang memperhatikan Valery..


Skipp..


Pagi Hari yg cerah, Valery terbangun dari tidurnya.


Setelah mandi dan membereskan tempat tidurnya..ia membantu ibunya menata kursi di warung makannya..dan membantu memasak untuk kebutuhan warung makannya..


Setelah selesai


Bone sudah bangun, dia menghampiri Valery


"Kakak dari mana? Rasanya sepi kalau kakak pergi hmm"


"Bone kakak membantu teman..jadi ee..maafkan kakak ya" (ucap Valery)


"Iya kak.."


Ayahnya terlihat sedang menata buku yg sangat banyak. Dia menata buku itu di lemari ruang tengah.


"Wahh.. gara-gara aku 3 hari kemarin tdk dirumah, aku jadi belum membaca semua bukuu ini ayah hmm"


(Ucap Valery)


Ayahnya pun menata beberapa baju di tasnya.


"Hmm ayah mau pergi lagi?"


(Tanya Valery)


"Iya..ayah harus menjaga toko buku di kota lagi"


"Ya sudah..ayah jaga diri ya disana"(ucap Valery)


"Ayah menitipkan buku ini untuk kau baca.. ayah berharap buku ini bisa menghibur siapa pun yg membacanya:)"


(Ucap ayah Valery)


"Baik ayah .. aku akan membaca dan menjaga buku ini "(jawab Valery)


Ayahnya Valery keluar dan Valery mengejarnya.


"Ada apa Valery?"


(Tanya ayah)


"Aku mau mengantar ayah sampe stasiun"


(Jawab Valery)


"Kalian hati-hati yaa..."


Ucap ibunya


Melambaikan tangan lalu pergi


Skipp


Ayah menaiki kereta..ayah melambaikan tangan di balik kaca kereta..Valery pun melambaikan tangan sambil mengucapkan..


"Sampai jumpaa ayahh..."


"Hati-hati ayah..."


Valery berkata dlm hati


"Baru sebentar aku berkumpul dgn ayah..hmm"


"Hmm??cuacanya mendung,aku tdk membawa payung.. hahh sudahlah"


Valery berjalan pulang sendiri


Tiba-tiba hujan turun membasahinya..


"Haish..hujan"


Valery lari mencari tempat untuk berteduh..


"Yapp aku berteduh di sana"


Seketika ada yg memayunginya.Valery berhenti dan menoleh ke orang itu.


Tubuhnya seperti pria, tapi dia memakai jaket menutupi bagian kepalanya..siapa pria itu?


Valery berkata


"Eee...trimakasih, kau..??"


Pria itu menoleh


"Hay Valery:)"


"Loh..ke..kenapa Pangeran Francis bisa disini?"


"Aku tadi kerumahmu untuk memastikan keadaanmu, kata ibu kau sedang ke stasiun"


"Ooh..pangeran aku mau bilang...te..."


Tiba-tiba Valery hampir terkena air dari orang yg lewat dgn sepedanya.


Pangeran Francis memeluknya menghindar dari cipratan genangan air itu..


"Awass..."


"Aa..."


Matanya menatap..valery merasakan hal yg berbeda..


Valery melepaskan pelukan pangeran..


"Eee..trimakasih pangeran"


(Pipi merah)


Valery menunduk tersipu malu.


"Ayok kita berteduh di sana"


(Ucap Pangeran Francis)


Valery menganggukan kepala.


Mereka berdua berteduh.


Entah mengapa Valery menjadi merasa canggung, dia masih menunduk..


"Kenapa..kau sakit.."


(Tanya Pangeran Francis)

__ADS_1


Valery menoleh dan menjawab


"Ee..tidak pangeran"


Valery terlihat kedinginan


"Ee..jaket nya basah"


(Ucap pangeran francis sambil menunjuk jaket Valery)


"Aaa..iyaa"


(Valery Kedinginan)


Pangeran Francis hendak membuka jaket..tapi


"Yahh jaketku juga basah he"


"Padahal pangeran pake payung..kok basah?"


(Tanya Valery)


"Payungnya kekecilan haha"


(Jawab Pangeran Francis)


Valery memperhatikan Pangeran Francis. Penampilannya berbeda.


Lalu pangeran Francis menyadarinya.


"Eee.. penampilanku??"


"Iya.."


"Di perjalanan menuju stasiun, aku membeli jaket ini"


(Jawab pangeran)


Hujannya mereda..pangeran melipat payungnya. Lalu berjalan dengan Valery..


Mereka berhenti di sebuah toko..


Valery kira dia ingin membeli sesuatu..ternyata dia mau mengambil sepeda..


"Pangeran Francis membawa sepeda?"


(Tanya Valery)


"Aaa...iyaa, aku hanya ingin mencoba bersepeda"


(Jawab pangeran Francis)


Valery membonceng sepeda Pangeran Francis. Di perjalanan Valery bertanya..


"Pangeran trimakasih ya..karna sudah membantuku keluar dari penjara istana"


"Hmm ..katanya kau tak mau datang, tapi kau datang juga ke istana"


"Eee..akuu hanyaa"


"Hanya apaa?? Kau tertarik padaku ya haha"


"Haish ..tidakk pangeran"


(Tersenyum)


Skipp...


Sampailah di rumah Valery..ternyata pangeran awalnya membawa kuda..tadi dia sengaja menitipkannya di rumah Valery, teruss pakai sepedanya Bone. Haduhh pangeran Franciss.


Pangeran Francis kembali ke istana dengan kudanya.


Di pertengahan jalan..dia di hampiri oleh beberapa pengawal istana.. namun Pangeran Francis mengabaikan mereka.


Lalu dia berkata


"Kenapa kalian menjemputku!!"


"Yang mulia"


"Kami diperintah raja..untuk cepat membawa pangeran ke hadapan raja"


(Jawab salah satu pengawal)


Mereka melanjutkan perjalanan


Beberapa menit kemudian, sampailah di istana.


Pangeran langsung menemui Raja Lion.


"Yang Mulia"


Dengan wajah marah sang Raja berkata tegas


"Francis..kau yg membawa gadis penyusup itu!!"


Pangeran hendak menjawab..


"Han melihat kau membawa gadis itu pergi dengan kuda!!"


(Raja Lion)


"Iyaaa!! Yang Mulia.."


"Kau sudah membuat kesalahan!!dia berbahaya!!"


(Ucap Raja Lion)


"Dia yg kupilih Yang Mulia Raja, Dia tidak berbahaya.. "


(Jawab Pangeran Francis)


Paman Han berkata


"Pangeran..tahan emosi mu pangeran!!!"


"Kenapa..Paman Han!!!, gadis itu tdk berbahaya!!!, apa yg membuat Paman menilai dia berbahaya!!!..apa dia mencelakai ku..mencelakai raja..!!!! Tidakkk!!!!"


Lalu pangeran Francis pergi, mengabaikan Paman Han.


Jadi Paman Han juga mengetahuinya.


Apa yg terjadi selanjutnya??


Skippp...


Dikeesokan Harinya Valery mendatangi bukit bunga dengan memakai kain cadar dari pangeran Francis.


Dengan menggayuh sepeda.


Sampailah dia di bukit Valery Flower. Dia berjalan ke Danau lalu bertemulah dengan Peri Bunga dan Pangeran Maxim.


Wajah Valery terlihat berseri..


Peri Bunga memegang tangan Valery..


"Ada apa Peri??..sepertinya..."


"Valery lihatlah pohon ditengah danau itu"


(Peri bunga sambil menunjuk ke arah pohon ajaib)


Valerry kagett..


Pohon ajaib itu.........


Apa yg terjadi yaa...??


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2