Valery Flower

Valery Flower
Kerajaan Bavalion (eps 9)


__ADS_3

Bertanggung jawab dengan apa yg telah dikatakan dan dilakukan.


Seperti Pangeran Francis Bavalion. Sebenarnya untuk apa dia bertanggung jawab?...


Burung elang yg menjatuhkan kertas itu adalah milik Paman Han,yaa dia adalah paman Pangeran Francis.


Kerajaan yg berdiri lama, bernama kerajaan Bavalion.


Sang raja bernama


Raja Lion Sanggaru.


Dan istrinya telah meninggal 10 thn yg lalu karena jantung.


Raja Lion memiliki 2 anak yaitu Pangeran Francis Bavalion dan Pangeran Kristan Bavalion.


Kedua Pangeran itu Pangeran yg sangat di dambakan oleh kaum wanita. Meski dalam keramaian Pangeran tetap bersinar.


Namun diam-diam Paman Han merencanakan sesuatu. Dengan adanya burung elang menandakan akan terjadi sesuatu pada Pangeran Francis.


Pangeran Francis sangat membenci Paman Han.


Dan bertanggung jawab dengan apa yg tdk dia lakukan.


Pangeran 1 Francis bertemu dengan Pangeran 2 Kristan.


Mereka memang selalu akrab.


"Hei..kak Francis"


Ucap Pangeran Kristan


"Ooo... kau akan menikah besok"


Jawab Pangeran Francis


Pangeran Francis merangkulnya.


"Hei ...padahal kau lebih muda dariku hahaha"


"Haish.. tidakk..aku tdk menikah"


Mereka duduk di sebuah ruangan. Mereka masih bercanda. Lalu ada surat datang, pangeran Francis membacanya


"Woww.. benar.."


Ucap Pangeran Francis


"Tolong beritahu aku apa isi suratnya kak"


Eitss...


Eits...


Pangeran Kristan merebut surat itu. Lalu pangeran Francis tertawa..


"Benar kan... kau yg akan menikah bukan aku.."


Pangeran Kristan tersenyum


"Hmmm...kakak yakin..? Kita berdua akan dinikahkan ..hahaha"


Kedua pangeran membaca surat itu bersama. Dengan ekspresi sedih dan kesalnya.


"Haaa..!!!! Bagaimana ini...:("


"Haaaa??... aku ini adikmu kau harus membantuku.."


"Bagaimana aku membantumu.. kita memiliki nasib yg sama"


(Merangkul dan menatap langit)


Paman Han datang dan berkata


"Pangeran harus bersiap karna besok hari terakhir pemilihan calon istri untuk pangeran"


Kedua Pangeran itu menengok


"Baiklah..."


Pangeran Francis dan Pangeran Kristan menemui sang Raja.


"Yang Mulia"


"Pangeran"


Raja tersenyum


Pangeran Francis berkata


"Mohon Raja.. Raja adalah ayah kami, bisakah rencana besok di batalkan.."


"Ayah... kami pangeran, kami pasti bisa mencari pendamping tdk dengan cara seperti ini"


Raja Lion menjawab


"Pangeran.. Kerajaan ini ada di tanganku, kau harus menurutinya, agar kalian tdk salah memilih"


Kedua Pangeran itu terus memohon kepada sang Raja, namun tdk berhasil.


Pangeran Francis dan Pangeran Kristan. Terus memikirkan bagaimana cara untuk membatalkannya.


Mereka mondar mandir dan....


"Hmm aku bisa membawa gadis yg ku sukai..yeahhh benar"


Ucap Pangeran Kristan


"Haha..haha..hey siapaa?? Memangnya kau pernah berkencan..hahaha"


Ucap Pangeran Francis


Pangeran francis tersenyum. Dia juga merencanakan hal yg sama.


Di Malam hari


Mereka menaiki kudanya.


Pangeran kristan ingin menghampiri seseorang. Sedangkan pangeran Francis masih bingung siapa gadis yg bisa dia ajak ke istana.


Pangeran Francis mengikuti Pangeran Kristan.

__ADS_1


"Kakak.. memangnya tdk ada gadis yg kau kencani hmm?"


"Ooo...hahaha ada, lihat saja nanti"


"Kenapa kakak mengikuti ku..?"


"Tidak... aku memang mau kesana"


Pangeran Kristan dengan cepat menaiki kudanya. Ketika Pangeran Kristan telah berlalu. Ini saatnya Pangeran Francis untuk berfikir.


Bagaimana...


Bagaimana ini...


Haish..!!!!


Pangeran Francis melihat jalan masuk desa. Dia melanjutkan perjalanannya. Lalu menengok ke sebuah rumah.


"Aaaa...tidak tidak!!"


Melanjutkan perjalanan dan....


"Haruskah diaa.....!!!"


Pangeran Francis turun dari kudanya & mengetuk rumah itu.


Tok..tok..tok...(lamaaaaa)


Tok..tok...tok...


Tidak ada satupun yg menjawab.


Lalu ada yg membuka korden jedela rumah..


Pangeran francis mengetuk kaca jendela itu


Tok...tok...tok..


Terlihat gadis dgn muka datar.


"Hei...Valery"


Valery mempersilahkan Pangeran Francis masuk.


Suasananya sangat sepi karna semua sudah pada tidur.


"Pangeran Francis ada apa?"


"Jadi begini... ee...eee"


"Katakan saja... aku akan mendengarnya"


Pangeran Francis terlihat gugup


"Eee...tidak..tidak jadi...aku pergi saja"


Valery heran


Lalu Pangeran Francis duduk kembali. Memegang tangan Valery Dan menatapnya.


Valery merasa gugup


"Valery maukah kau menjadi istriku...?"


Dengan gugup valery melepas tangannya.


"Haa ... m...m..maksudnya"


"Iya...jadi sebenarnya......bla...bla...bla"


Valery tdk menyanggupinya.


Lalu Pangeran Francis pergi dengan hampa.


Beberapa jam lagi, pagi akan tiba


Di pertengahan jalan menuju istana Pangeran Francis berhenti sejenak..


"Haaaahhh..Bagaimana ini..!!!"


Pangeran Kristan datang


"Haaahhh.. Bagaimana ini...!!!"


"Kau..? haish, mari kita ikuti perintah yang mulia"


Mereka kembali keistana.


Di kamar mereka masing-masing. Kedua Pangeran itu merasa putus asa.


Berulang kali mereka melihat jam untuk memastikan esok hari. Lama kelamaan mereka tertidur.


Yang mulia


Yang mulia


Pangeran terbangun lalu melihat jam ...


" hei...!! jam kenapa kau cepat sekali berjalan haish:( "


Kedua pangeran itu bersiap untuk memilih permaisuri


Semua menggunakan cadar dan duduk di depan para gadis-gadis yg telah di tempatkan.


Hari itu adalah hari terakhir pemilihan permaisuri untuk pangeran. Setiap calon harus membuat puisi yg indah. Dan jika salah satu puisi itu di sukai pangeran maka dia yang terpilih.


Pemilihan calon permaisuri ini bergantian dan yg pertama adalah Pangeran Francis Bavalion.


Satu persatu gadis itu membaca puisinya...


Puisi 1... lalu


Puisi 2...... lalu


Puisi 3 - 29 lalu....


Satu puisi akan dibacakan oleh peserta terakhir


* senyuman


Pancaran indah

__ADS_1


dari setiap kedipan matamu...


Tatapan matamu...


Lirikan matamu...


Membuatku tersipu malu


Kau yg sulit untuku dapatkan


Namun ku terus berharap


Jika aku tak bisa bersamamu


Jika aku tak bisa melihatmu lagi


Ijinkan aku membuatmu tersenyum kali ini saja...


Karna senyuman sangatlah berharga..*


Pangeran Francis tersenyum.


Gadis itu tersenyum dibalik cadarnya.


Pangeran Francis


berkata dalam hati


"sejujurnya aku menyukai Valery.. namun apa aku harus memilih gadis ini?"


Para peserta menunggu jawaban Pangeran. Pangeran bingung siapa yg harus dia pilih.


Pangeran Kristan menghampiri pangeran Francis


"Kakak kau sudah memilihnya..?"


Lalu sekarang Pangeran Kristan harus memilih calon permaisuri dari ke 30 peserta.


Acara berjalan sangat lama..


Peserta terakhir akan membacakan puisi..


*kau.......


Puisi baru saja akan di bacakan namun paman Han


"Disini ada peserta yg menyusup"


Raja berkata


"Han... !! Tidak sepantasnya kau menghentikan acara"


" Yang Mulia .. penyusup itu, masuk keistana secara diam-diam untuk menjadi calon permaisuri pangeran Francis "


Acara di tunda..


Gadis itu di hadapkan pada Raja dan Pangeran.


Paman Han berkata


"Katakan!! Pada Raja dan Pangeran mengapa kamu diam-diam masuk ke istana"


"Yang mulia..aku hanya ingin menjadi peserta, namun aku hanya tahu hari ini"


"Jika kau tahu, kau terlambat..mengapa kau tetap datang?"


"Tapi aku..."


Perintah Raja


"Bawa gadis ini ke penjara istana!!!"


Pangeran tdk bisa berkutik..namun pangeran Francis seperti mengenal suara gadis itu.


Kejadian itu hingga sore tiba.


Pangeran Francis dan Pangeran Kristan berbicara berdua


"Huhhh... akhirnya"


"Kita harus berterimakasih dengan penyusup itu"


Ucap Pangeran Kristan


"Hei.. iyaa..kalau dia benar penyusup.. apa kita harus tetap berterima kasih !!"


Jawab Pangeran Francis


"Benar juga ya..."


Ucap pangeran Francis


"Hoammmm...."


Ups pangeran Kristan mengantuk


"Hei... jangan tidur di sisini..tidurlah di tempatmu"


Ucap Pangeran Francis


Setelah Pangeran Kristan kembali kekamarnya.


Pangeran Francis masih penasaran siapa gadis penyusup itu. Lalu dia pergi ke penjara istana untuk melihat gadis itu.


Di depan penjara itu ada beberapa prajurit yg menjaganya.


Pangeran Francis masuk dan melihat gadis itu..


Gadis itu masih memakai cadar.


Dan berkata


"Pangeran bantu aku...."


(Meneteskan air mata)


Pangeran menoleh, dan melihatnya di balik jeruji penjara.


Siapa gadis penyusup itu ?....


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2