Valery Flower

Valery Flower
Pria Berkuda (eps 4)


__ADS_3

Siapa pria berkuda putih itu? Apakah dia pangeran? Atau prajurit yg menyamar?


Pria berkuda itu mendekati Valery, lalu mengulurkan tangannya seakan ingin bicara "kamu..."


Lalu terdengar hentakan kaki kuda yg sangat kencang suara pria yg lantang, angin bertiup.. pria berkuda yg satu ini mengarah ke Valery.


Kuda dan penampilannya sama dgn pria berkuda yg di depannya.


Dengan mengamati dua pria berkuda itu, Valery melangkah mundur, dia mengira bahwa ini hanya taktik prajurit yg akan membodohinya.


Pria kuda yg baru saja datang berkata "Hei gadis..jangan percaya dengan pria yg ada di depanmu itu!!".


Pria yg ada di depan valery menengok dan terlihat gugup.. lalu pergi seperti ketakutan.


Pria berkuda yg baru saja datang itu menghampiri Valery. Badan tegap, gagah, tinggi dan kulit putih melangkah menghampirinya.


Lalu Valery berkata tegas


"stop..jangan mendekat!! Oohh..apa yg anda rencanakan kali ini? Aku tdk sebodoh yg anda fikir".


Pria itu tetap mendekati Valery, melangkah maju dan bicara


" Aaaku....pa.."


Valery langsung memukul bahu pria itu beberapa kali


"hei!! Beraninya anda mendekat"


Pria berkuda putih "aa..aa.aaa.aa...tidak..cukup..aku pangeran..haish(kesal)".


Valery masih belum percaya, Bone masuk kedalam rumah dan Valery berbicara dgn pria berkuda itu.


"Anda prajurit yg menyamar seperti pria yg kabur tadi kan?anda tidak bisa membodohiku (dgn muka konyol)".

__ADS_1


Pria itu menunjukan tongkat yg bertuliskan nama Pangeran, lalu berbicara sambil melihat ke arah hutan.


"Saya pangeran. Pria yg kabur itu prajurit dari forest utara yg menyamar jadi pangeran".


"Pangeran Francis Bavalion buka cadar anda, saya masih belum percaya".


Pria itu membuka cadarnya di dekat muka Valery, matanya menatap dan cadar terbuka. Valery tetap mengoceh lalu terdiam, pria itu memakaikan cadarnya ke Valery.


(Pipi merah, bola mata melirik kesana kemari) ia bertanya alasan pangeran membantunya.


Bahwa banyak prajurit forest utara yg memata matai Bone namun kini tdk hanya Bone tapi Valery.


Pangeran memanggil satu pengawalnya "hei gadis..pulanglah bawalah Bone kerumahmu..jaga dia, aku dan pengawalku akan mengantarmu(tersenyum)".


Valery mengiyakan tawaran pangeran, ia menaiki kuda dgn pangeran, dan Bone dengan pengawal.


Mengapa suasananya menjadi sedikit Romantis? Apa yg akan terjadi?


Di sepanjang jalan berkuda..jantung Valery berdetak cepat..dug..dig..dug..


Valery sampai di rumahnya, ia turun dari kuda di bantu sang pangeran lalu menuntun Bone masuk kerumah nya. Valery tdk sadar dia masih memakai cadar pangeran. Setelah menitipkan Bone ke ibunya.


Valery kembali berbicara dgn pangeran "maaf kan saya pangeran..saya hanya berjaga-jaga..ee.. ini cadarnya (melepas cadarnya dan memberikannya ke pangeran)".


Pangeran memberikan cadar itu ke Valery, dan Valery berterimakasih.


Pangeran Francis lalu pergi dgn pengawalnya. Valery menatap kepergian pangeran sampai ujung jalan(tersenyum).


Jarum jam menunjukan jam 3 pagi, Valery tdk tidur seharian karna kejadian itu. Ada seorang ibu-ibu menepuk pundak valery, valery kaget ternyata ibu itu mau menitipkan kue di warungnya.


"Valery? Ibu Voni ada? Saya mau menitipkan kue di warungmu boleh?".


Valery mempersilahkan masuk ibu itu lalu berbicang dgn ibunya yaa.. ibu Valery bernama Voni. Setelah ibu yg menitipkan kue pulang.

__ADS_1


Valery dengan muka sedih melihat Bone, dia membanding-bandingkan jika dia berada di posisi Bone. bu Voni sudah mengetahui semuanya setelah di ceritakan oleh Bone dan Valery menjelaskannya kembali.


bu Voni bertanya


"Kamu dan Bone berani pulang berdua?"


Valery menjawab


"aku dan Bone di antar oleh seorang pangeran berkuda putih dan pengawalnya".


Velery meminta ijin kpd ibunya untuk Bone tinggal bersamanya, dan ibunya pun menyetujui.


Karna Bone masih kecil, pasti dia sudah kelelahan.. lalu Valery menyuruh Bone untuk tidur. Saat Bone tidur Valery melihat Bone dengan meneteskan air mata lalu berkata dlm hati


"akuu gagal membuat mu tersenyum.. aku akan menebus kesalahan ku..aku akan menjaga mu".


Valery keluar dan duduk di teras belakang rumah, sambil menunggu matahari terbit.


Duduk menatap langit dan menangis lalu mengusap air matanya, dia memegang cadar itu dan berkata dalam hati, cadar ini akan tetap tersimpan dia akan memakainya ketika keluar rumah (membayangkan pangeran).


Apakah Valery dapat bertemu kembali dengan pangeran?


Matahari telah terbit, suasana dingin sangat terasa..


Valery mengingat peri Bunga,


"aku harus kesana".


Valery pergi ke bukit dan danau, dia berlari sambil menangis sesampainya disana peri bunga sedang duduk di ayunan dan valery terjatuh ia berdiri dgn lututnya dengan wajah kusamnya namun tetap terlihat cantik dia menangis "peri....aku telah gagal...aku gagal membuat mereka tersenyumm, apa yg harus aku lakukan peri hiks..hiks"


Peri bunga bicara


"Usap air matamu Valery, kamu belum gagal, kejadian itu adalah takdir, segigih apapun kamu merubahnya, maka tidak akan berubah..tapi kamu harus tetap semangat"

__ADS_1


ada kejutan yg akan menghampiri Valery. Dia harus menjaga Bone. Peri memberikan seluring ajaib ke valery, seluring itu bisa dibunyikan kapanpun, disaat sedih, senang, bahkan dapat berbunyi mematikan jika ada orang jahat seperti kejadian di rumah Bone. Dan orang baik tdk akan tersiksa bila mendengar bunyi seluring yg mematikan itu.


Bersambung....


__ADS_2