
Mereka sepakat untuk pergi bersama setelah mengalahkan para Werewolf itu nanti malam, dan mereka berdua saat ini sedang mempersiapkan kebutuhan nya untuk pergi dari esper city. Persediaan makanan sudah siap, sekarang mereka tinggal pergi mengalahkan para Werewolf dan pergi mencari organisasi itu.
Lalu mereka pun membicarakan bagaimana cara mengalahkan para Werewolf itu nanti, dan pembicaraan itu pun berlangsung sampai sore hari, dan mereka berdua memutuskan untuk menyerang markas para Werewolf itu sedikit lebih cepat dari perencanaan sebelumnya, dan setelah mereka membicarakan hal tersebut, mereka berdua langsung segera menuju ke gua hutan tempat markas para Werewolf itu berada, setelah mereka sampai disana, hari mulai gelap, bulan pun mulai muncul lalu menyinari hutan itu, dan bintang bintang dilangit mulai memperlihatkan dirinya.
"Hei Shura, mereka sedang berada disini kan?" kata Enju sambil memperhatikan sekitarnya.
Shura menjawab sambil mempersiapkan dirinya ke mode bertempurnya, "Ya benar, mereka berada di sini, tetapi bagaimana kau mengetahuinya?"
"Karena listrik di dalam diri ku ini terus menerus mengalir keluar dari tubuhku, jadi aku bisa mengetahui keberadaan makhluk hidup di sekitar ku, mungkin kau bisa menyebut ini radar."
"Persiapkanlah dirimu, mungkin kita akan segera bertarung lebih cepat dari pada perkiraan kita tadi." Enju pun langsung masuk ke mode bertempur nya. akhirnya Enju bisa mengeluarkan kekuatan penuh nya, karena selama ini tidak ada musuh nya yang bisa bertahan lama bertarung dengan nya. *zap!!* lalu jubah listrik yang dominan putih dan sedikit warna biru pun muncul.
Dalam mode ini, Enju hanya mengeluarkan setengah dari kekuatannya, lalu mampu bergerak secepat cahaya tetapi daya hancur nya sedikit berkurang, karena ia menyalurkan semua energi listrik nya di bagian kaki nya saja, meskipun begitu ia tetap bisa dibilang sangat kuat.
"Wahh!! Apa apa apaan wujud mu itu Enju? Ternyata electromaster bukan hanya julukan saja, tetapi wujud dari kekuatanmu itu sendiri." dan Shura cukup terkejut dengan perubahan wujud Enju,
"Cukup berbicaranya Shura, kelihatannya mereka sudah muncul loh."
"Ya aku tahu itu." kata Shura sambil mempersiapkan pisau nya.
dan para Werewolf menunjukan dirinya dari balik kegelapan pohon pohon, Araya, pemimpin werewolf itu pun muncul
"Hoo...! Tidak kusangka kau sendiri yang akan datang kesini, padahal tadi aku ingin mencarimu loh. dan... Siapa dia? Manusia? Oi vampire kau mengajak manusia ikut dalam pertempuran ini?"
"Bukan...! Dia sendiri yang ingin ikut denganku." Shura menyangkalnya dengan keras.
dan untuk pemanasan Araya memerintahkan 100 pasukan werewolfnya untuk menyerang Shura dan Enju, pertarungan itu berlangsung selama 1 menit, lalu Enju berhasil menghabisi mereka seorang diri dengan 10 bola listriknya dan sisanya, ia menghabisi mereka dengan tangannya sendiri, benar, dengan tangan yang dilapisi energi listrik yang berbentuk sarung tangan, lalu terus memukul musuh yang ada dihadapannya,
"Sepertinya aku tidak perlu khawatir tentang kekuatannya ya." Shura lega karena kekuatan Enju yang sebenarnya sangat besar.
disisi lain Araya cukup tekejut dan khawatir dengan kekuatan yang di perlihatkan oleh Enju, "A...A... Apa yang barusan terjadi? Dia tadi bergerak sangat, sampai aku melihatnya seperti hanya cahaya yang bergerak tadi."
"Oi Enju! Apa kau baik baik saja bertarung sendirian seperti itu?" Shura bertanya untuk memastikan Enju baik baik saja bertarung sendiri,
__ADS_1
dan Enju pun menjawab, "Ya! Aku baik baik saja kok Shura!"
"Apa aku bisa meninggalkan sisanya padamu!?"
"Baiklah!"
"Benarkah...? Bagus...! Aku ingin bertarung dengan pemimpin nya itu, karena kelihatannya pemimpin werewolf itu memiliki kemampuan yang jauh lebih hebat dari pada kau."
"Hoo...! Begitu kah? Baiklah! disini serahkan saja pada ku!" Enju menjawab Shura sambil terus bertarung dengan para bawahan Araya.
dan Shura pun mengajak Araya untuk bertarung satu lawan satu di tempat lain,
"Oi! Pemimpin werewolf! Bagaimana kalau kita bertarung di tempat lain? Dan sepertinya kau juga punya dendam atau semacamnya padaku ya? Karena habisnya kau dari tadi memancarkan aura membunuh mu yang ditujukan hanya untuk ku loh...!" Shura berbicara seperti itu sambil tersenyum menunjukan taringnya.
lalu Araya menjawab tantangan pertarungan satu lawan satu dari Shura, dan mereka langsung menuju ke tempat lain untuk bertarung.
"Shura dan pemimpin werewolf itu sudah mulai bertarung di tempat lain ya? Aku harus cepat menyelesaikan ini dan membantu Shura bertarung." Enju Berhenti bertarung sebentar, dan meningkatkan kekuatannya, kilat putih biru pun terlihat dan *bachin* *bachin* *BACHIN!* suara percikan listrik berwarna putih biru muncul.
"Baiklah aku sudah di tingkat terkuat ku saat ini, yosh! Maju kalian para Werewolf!" Enju sambil siap siap mangayunkan katana nya.
"Sial! Dia sangat kuat, aku tidak percaya ada manusia sekuat dia!" dan kekuatan penuh Enju bahkan membuat para Werewolf itu takut sebelum bertarung,
"Oi! semuanya jangan takut! Serang dia, bunuh dia!"
tetapi meskipun Werewolf itu menyerang Enju sekaligus, tetap saja Werewolf itu tidak akan menang melawan Enju, bahkan katana Enju yang kecepatan tebasan nya supersonic, dalam 1 kali tebasan nya, ia mampu membuat puluhan pohon dan Werewolf terkena tebasannya. Enju lalu mempersiapkan katananya, dan mulai mengayunkan katananya, dan bergerak secepat cahaya, bahkan tempat yang bekas ia pijak itu setelah ia bergerak, tidak ada sama sekali debu atau daun yang beterbangan, saking cepat nya pergerakan Enju.
Tanpa disadari para Werewolf, Enju langsung menghilang dari pandangan mereka, lalu banyak dari rekan mereka yang terkena tebasan entah darimana.
Dan, Enju tiba tiba muncul di belakang para Werewolf dan mengatakan, "Oi, aku disini loh...!" setelah itu, 2 detik kemudian 50 dari rekan mereka terkena tebasan nya Enju dan jatuh,
lalu para Werewolf itu ketakutan dan mengatakan, "Oi!, mana mungkin kita bisa melawan makhluk seperti dia! Cepat kabur dari sini!" dan para Werewolf itu pun kabur,
tetapi Enju tidak mengejar mereka dan langsung menuju ke tempat Shura. Lalu setelah sampai ke tempat Shura, "Oi! Shura! Apa kau baik baik saja kah, oii! Shu...Ra!?" Enju pun melihat Shura menginjak Pemimpin werewolf itu yang pingsan.
__ADS_1
dan Shura mengatakan ini pada Enju, "Ah...! Enju lama juga kau." Sambil menyapa Enju dan tersenyum.
"Eh...?" Enju terkejut sampai tidak bisa berkata apapun.
"Ada apa Enju?" Shura menanyakan kenapa Enju terkejut.
"Apa nya yang 'ada apa.' ku kira kau akan kesulitan melawannya, makanya aku cepat cepat datang kesini."
"Tidak, aku sama sekali tidak kesulitan melawannya, bahkan aku tidak perlu memakai kekuatan ku loh."
"Tadi kau bilang dia cukup kuat untuk ku lawan kan, tapi kenapa kau bisa melawannya dengan mudah?"
"Tadi itu boong! Aku hanya ingin bertarung sebentar saja, hahaha...!" kata Shura memberi tahu alasan utama nya sambil tertawa
"Huff... Jadi... apa kau menemukan informasi yang kau cari kah?" Enju menanyakan pada Shura informasi apa saja yang didapatkan nya.
"Ya, tapi informasi detailnya ada pada seseorang di jepang, informasi yang kudapat dari orang ini, hanya markas pusat nya ada disebuah gua besar, dan nama organisasi tersebut adalah NIGHTMARE, tindakan mereka sama seperti nama organisasi nya ya."
"Jadi Shura, kapan kita akan berangkat ke jepang untuk menemui orang yang kau maksud?"
"Besok kita akan mulai berangkat, dan orang yang akan kita temui bukanlah manusia, melainkan, salah satu yokai yang paling di takuti di jepang, atau bahkan di dunia, komandan dari para yokai yang memimpin hyakki yakou, ia adalah Nurarihyon." mereka berdua berbicara sambil menuju ke rumah Enju.
Jadi, seperti apakah orang yang bernama Nurarihyon tersebut, lalu kenapa ia ditakuti, dan kekuatan seperti apa yang dimilikinya sampai ia memimpin hyakki yakou.
Untuk khusus di chapter ini kalian wajib untuk mencari tahu legenda asli dari nurarihyon, kalau tidak kalian akan bingung dipertengahan cerita nya nanti.
Cerita Selanjutnya Ada Di Bagian Selanjutnya Ya!!
Jangan Sampai Ketinggalan!😊😊😊😊
Rate, dan komen ya bagaimana menurut kalian cerita yang ku buat ini 😁😁😁
Oo iya jangan lupa comment ya, terserah comment nya mengkritik atau memuji tapi yang penting jangan menghina ya, soalnya aku baru menulis satu karya ini, jadi aku masih kurang ngerti untuk menetapkan titik, koma dan lainnya, jadi kalau ada kekurangan tolong di kritik ya, karena aku ingin sekali berkembang dalam menulis novel, mohon bantuannya 😄😊😊😊😊
__ADS_1