Vampire Berhati Manusia

Vampire Berhati Manusia
Ch. 8 — Makhluk Sekuat Dua Yokai Terkuat Di Jepang


__ADS_3

Dan setelah Shura dan Enju bertemu dengan Nurarihyon, mereka berdua di undang kerumah nya untuk minum teh atau semacam nya, dan di tengah perjalanan menuju ke rumah Nurarihyon mereka bertiga berbincang bincang, dan ketika Enju bertanya pada Shura, bagaimana ia bisa saling kenal dengan Nurarihyon, tetapi tadi nya ia melupakan pertemuan pertama nya dengan Nurarihyon, lalu ia berusaha mengingat nya, dan ia akhirnya ingat pertemuan pertama kali nya dengan Nurarihyon.


Dan ternyata Nurarihyon telah membantu Shura dalam pertempuran 100 tahun yang lalu, ketika Shura terpojok karena ia kelelahan, Nurarihyon muncul membantu Shura untuk menyelesaikan pertempuran nya. Dan pada akhirnya mereka berdua memenangkan pertempuran nya.


Dan setelah Shura mengingat pertemuan nya, mereka tetap berjalan menuju rumah Nurarihyon, dan setelah 30 menit menuju rumah Nurarihyon, mereka berdua pun sampai kerumah nya Nurarihyon.


"Selamat datang kalian berdua, dirumah ku."


Nurarihyon sambil tersenyum dan mempersilahkan Shura dan Enju masuk kerumah nya.


"Woahh..." Enju dan Shura cukup terkejut dan kagum, karena rumah Nurarihyon yang bergaya jepang dan besar.


"Rumah ku tidak sehebat itu kok..." Nurarihyon sambil tersenyum merendah diri.


"Tidak... Rumah mu benar benar luar biasa loh Nurarihyon." Enju benar benar kagum pada Nurarihyon.


"Ohh... Jadi mereka pelayan mu ya?" sambil melihat para yokai yang ada dirumah nya Nurarihyon.


"Ya... Tetapi mereka bukan salah satu hyakki yakou ku." Nurarihyon sambil memberitahu Shura.


"Tentu saja aku tahu itu."


Lalu Shura dan Enju telah sampai ke dalam rumah nya Nurarihyon, dan duduk di ruang tamu rumah nya, dan Nurarihyon langsung menyuruh pelayan yokai nya untuk menyuguhkan teh kepada Shura dan Enju.


"Oo ya... kalian berdua sudah pernah saling bertarung kan?" Enju menanyakan pertanyaan itu pada Shura Dan Nura


"Ya." Mereka berdua menjawab pertanyaan Enju bersamaan sambil minum teh.


"Lalu kenapa kalian bisa bertarung? Apa karena ada perbedaan pendapat kah? Atau yang lainnya kah?" Enju menanyakan pertanyaan nya kembali.


"Yah... Kalau soal itu ya Enju... Si bodoh Nura ini, 7 hari setelah pertempuran itu, dia mengajak ku bertarung loh..." Kata Shura sambil berekspresi sinis.


"Apa boleh buat kan, saat pertempuran aku melihat mu sangat kuat, bisa melawan mereka seorang diri selama ber jam jam, lalu aku berpikir 'mungkin aku bisa bersenang senang dengan orang itu...' " Nurarihyon sambil menjelaskan nya.


"Eh? Jadi dengan kata lain, kalian berdua sama sama maniak pertarungan?" Enju langsung berpikir bahwa dua orang itu, hanyalah orang bodoh yang suka bertarung.

__ADS_1


"Bener, bener Enju, kita maniak bertarung... Eh... Tunggu bentar... Aku bukanlah orang bodoh seperti dia yang tergila gila pertarungan." Shura sambil menyangkal perkataan Enju bahwa ia maniak pertarungan.


"Ya, Ya, Ya, Shura. Lalu, bukankah kau harus menanyakan hal penting kepada Nurarihyon?" Ucap Enju sambil berekspresi serius.


"Hal penting...? Pada ku...?" Nurarihyon menanyakan dengan ekspresi penasaran nya.


"Ya...Nura, kau pasti tahu organisasi NIGHTMARE kan?"Tanya Shura sambil berekspresi serius.


"Ya tentu saja aku tahu, organisasi yang sedang mengincar mata mu kan? Memang nya ada apa?" Nurarihyon bicara sambil penasaran.


"Nura... Tolong beritahu aku dimana letak organisasi pusat nya berada." Shura meminta tolong pada Nurarihyon.


"Kalau kau sudah tahu, apa yang akan kau lakukan?" Nurarihyon sambil menatap Shura dengan tatapan tajam, dan memegang secangkir teh.


"Yah... Tentu saja akan ku hancurkan, untuk mendapatkan kehidupan normal ku."


"Hmm... Apa kau yakin bisa menghadapi mereka seorang diri? Kelihatan nya tidak ya... Kau bersama Gadis itu..."


"Tentu saja aku yakin bisa menghadapi mereka, walau tidak ada Enju."


"Lalu memangnya ada ap--"


"Tetapi apa kau sudah mengetahui seberapa kuat musuh yang akan kau lawan nanti nya?"


"Tidak sih..."


"Kau bahkan belum mengetahui pemimpin organisasi itu sekuat apa."


"Nura... Apakah pemimpin organisasi itu... Jauh lebih kuat daripada kau?"


"Ya... Bahkan aku dan Kitsune sudah bekerja sama melawan nya tetapi bisa seri, kau bisa membayangkan nya bukan? Sekuat apa makhluk yang akan kau lawan?"


"Apa katamu...!? Si rubah itu bisa kalah? Kenapa bisa?" Shura sambil berdiri dan berekspresi sangat terkejut.


"Shura...? Ada apa? Kenapa kau sampai seterkejutnya begitu?" Tanya Enju karena penasaran.

__ADS_1


"Enju...? Apa kau tidak tahu? Tentang legenda kitsune?" Shura bertanya pada Enju.


"Ya... Tidak." Ucap Enju.


"Di zaman Jepang kuno, rubah dan manusia hidup saling berdekatan sehingga legenda tentang yokai Kitsune muncul dari persahabatan antara manusia dan rubah. Dalam kepercayaan Shinto, Kitsune disebut Inari yang bertugas sebagai pembawa pesan dari Kami. Semakin banyak Ekor yang dimiliki kitsune (kitsune bisa memiliki sampai 9 ekor), maka semakin tua, semakin bijak, dan semakin kuat pula kitsune tersebut." Shura menjelaskan legenda tentang Kitsune pada Enju.


"Apa dia kuat kah...?" Tanya Enju.


"Ya... Dia sangat kuat, kekuatan nya sangat bermacam macam, dia bisa mengeluarkan bola api dari mulutnya, dia bisa mengeluarkan petir dari ekor nya, dan banyak lagi." Ucap Nurarihyon.


"Hee... Padahal sekuat itu, lalu bagaimana bisa kalian berdua kalah dari pemimpin organisasi itu?" Tanya Enju.


"Lawan kita bukanlah manusia... Tetapi monster yang berwujud manusia... Tidak... Dia memang lah manusia, tetapi kekuatan nya tidak lah normal, tidak seperti manusia biasanya" Nurarihyon berucap sambil berekspresi serius.


"Nura... Bukankah manusia memang bisa mempunyai kekuatan luar biasa, seperti Abe No Seimei, onmyouji terkuat yang pernah ada."


"Tidak Shura... Tidak semua manusia bisa mendapatkan kekuatan seperti Abe No Seimei, Hal itu hanya bisa dilakukan oleh orang berhati murni seperti nya saja, malahan menurutku kekuatan nya seperti... Bukan milik manusia." Ucao Nurarihyon.


"Lalu di mana Si Rubah sekarang?" Tanya Shura pada Nurarihyon.


"Ya... Si Rubah sekarang sedang beristirahat di gunung fuji dengan wujud manusia nya."


"Dia terluka parah kah?" Tanya Shura pada Nurarihyon.


"Tidak, tidak, meskipun ia terluka parah, regenerasi nya bisa langsung menyembukan luka nya dengan cepat... dia tidak terluka parah, hanya saja gara gara ia terlalu banyak menggunakan kekuatan nya, ia akan tertidur selama 500 tahun untuk memulihkan kekuatan nya kembali." Jawab Nurarihyon.


"Oh... Begitu kah?" Ucap Shura.


"Lalu Shura... Bagaimana kita akan menghadapi makhluk itu?" Tanya Enju pada Shura.


"Benar juga sih ya... Hmm...Ooo Ya Nura, bagaimana kau bisa bertarung dengan pemimpin itu?"


"Hmm... Kalo soal itu ya... Aku saat itu sedang berjalan jalan sendiri di daerah itu, tetapi ada seseorang yang tiba tiba mencegatku, dan dia langsung mengetahui identitas ku sebenarnya, setiap seseorang yang mengetahui identitas ku sebenarnya, orang itu sudah pasti bukan orang biasa. Aku langsung menyerang orang itu, tetapi di saat aku menyerang nya, dia bisa melihat diriku yang telah mengeluarkan aura ketakutan ini, dan tiba tiba ia di belakang ku, dan mengeluarkan energi yang cukup besar dan di padat kan, lalu diarahkan pada ku, untungnya saat itu Kitsune menyelamatkan ku, dan begitulah kita berdua bisa bertarung bersama." Nurarihyon menjelaskan pada Shura dan Enju.


Lalu bagaimanakah Shura melawan makhluk yang bisa menang bertarung melawan pemimpin para yokai Nurarihyon dan salah satu yokai terkuat di jepang Kitsune. Lagipula apakah Shura akan benar benar melawan pemimpin itu, atau ia hentikan niat nya itu untuk menghancurkan organisasi itu.

__ADS_1


__ADS_2