Vampire Berhati Manusia

Vampire Berhati Manusia
Ch. 5 — Menemui Komandan Para Yokai


__ADS_3

Dan setelah Shura dan Enju mengalahkan para Werewolf, Shura mendapatkan beberapa informasi, tetapi informasi detailnya ada pada seseorang di jepang yang bernama Nurarihyon, lalu seperti apakah orang bernama Nurarihyon itu sampai ditakuti dan memimpin hyakki yakou.


Enju pun bertanya kepada Shura, "Hei Shura seperti apa orang bernama Nurarihyon itu?"


"Kau akan tahu nanti ketika kita sudah sampai disana."


"Eh...! Lalu kekuatan seperti apa yang dimilikinya?"


"Kekuatan nya ya? Mungkin kekuatan nya bisa disebut 'ketakutan' kah."


"ketakutan? Lalu apa hebat nya kekuatan tersebut sampai bisa ditakuti seluruh dunia?"


"Bukan hebat lagi, kekuatan nya itu sudah berada ditingkat mengerikan, setiap kali kau melihatnya dan rasa takut muncul, kau tidak akan bisa melihatnya, intinya kehadiran dia bisa menyebarkan aura rasa takutnya, dan jika kau melihat eksistensi yang lebih kuat dari pada dirimu, kau akan pura pura tidak melihatnya, itulah kekuatan nya! Tetapi kekuatan itu takkan berefek pada orang yang jauh lebih kuat dari pada dirinya, contohnya aku."


"Apa aku lebih lemah dari pada dia...?"


"Ntah ya... Kalau ia bertarung sendiri seperti nya dia setara dengan mu, tetapi beda cerita ketika ia bertarung dengan hyakki yakou nya, dia hampir tidak terkalahkan."


Setelah 1 jam berjalan pulang, mereka berdua pun telah sampai ke rumah Enju,


"Enju...! Cepat beli tiket pesawat nya."


"Ya..."


"Hmm... Ada apa Enju?"


"Shura, kalo gak salah kau bisa masuk ke bayangan apapun kan?"


"Bisa... Emang nya kenapa? Oi oi oi... Jangan bilang aku suruh masuk ke bayangan mu sampai di dalam pesawat, gara gara uang mu kurang...!?"


"Yaa... Benar..."


"Cih...! Gak berguna."


"Apa boleh buat kan...! Untuk murid seperti ku, hanya bisa kerja sampingan, yang gaji nya hanya cukup untuk makan sebulan dan bayar listrik."


"Iya...Iya Enju. Yang penting kau bisa masuk ke dalam pesawat, dan aku juga bisa masuk ke dalam pesawat itu."


"Huff... Ya sudahlah lupakan, kau tetap di sini dulu ya, aku mau pergi membeli tiket pesawat nya dulu, aku berangkat ya."


"Ya... Hati hati di jalan."


Shura pun menunggu Enju pulang di sofa sambil nonton televisi selama 15 menit.

__ADS_1


"Oi! Aku pulang."


"Ya...! selamat pulang Enju, jadi... kapan kita bisa berangkat?"


"Ya, katanya kita bisa berangkat besok pagi sekitar jam 6, jadi kau tidur saja dulu sana, aku juga mau tidur." dan Enju langsung naik ke kamarnya


" Ya... Aku akan segera tidur di sini, selamat malam Enju...!" dan Shura langsung tertidur di sofa ruang tamu.


"Ya, aku akan tidur di kamar ku ya, selamat malam Shura. Baik aku juga tidur kah." dan Enju juga tertidur.


Hari telah berganti, tetapi Enju dan Shura masih tertidur, lalu mereka bangun sekitar jam setengah 6.


"Oh... Sudah pagi ya, aah...! Eh...!? Ini mah udah jam setengah 6! Oi!! Shura! cepat bangun!! Kita hampir terlambat loh!"


"Ah... Enju...? Selamat pagi."


"Apanya yang selamat pagi!? Cepat bangun! Bisa bisa nanti kita terlambat."


"Eh? Bukannya itu gawat?"


"Makanya cepat lah bangun! Dan ganti baju mu sana."


"Ya...!"


Dan mereka berdua pun segera ganti baju selama 5 menit, dan setelah itu mereka langsung segera pergi ke bandara, tetapi karena kemacetan, mereka akan terlambat jika naik bus atau semacamnya, lalu Shura memutuskan untuk ke sana tanpa kendaraan, dan hanya berlari saja, dan melompati 1 gedung ke gedung lainnya.


"Udah jelas sih macet seperti--" Shura langsung menggendong Enju, dan siap siap melompat.


"Enju pegangan lah yang erat, kita akan segera melompati beberapa gedung." Shura sambil tersenyum lebar dan menggendong Enju seperti tuan putri.


"Shura... Apa yang kau lakukan... Turunkan aku...!" Enju pun memberontak karena ia tidak ingin di gendong seperti tuan putri


"Sudah diamlah, dan pegangan lah yang erat, aku akan mulai melompat Enju...!" tetapi Shura terus memaksa Enju.


Lalu setelah itu Shura langsung melompati beberapa gedung dan dengan begitu mereka bisa melewati kemacetan tanpa ada masalah, tidak membutuhkan waktu yang lama mereka telah tiba di bandara.


"Dasar Shura bodoh...!"


"Eh? Kenapa? Dengan begitu kita bisa sampai bandara lebih cepat kan, seharusnya kau berterima kasih pada ku kan?"


"Bodo amat."


"Ehh..."

__ADS_1


"Oi Shura, cepat masuk ke bayangan ku, pesawat nya sebentar lagi akan terbang."


" Ya."


Dan Shura pun langsung masuk ke bayangan Enju, lalu dengan begitu Shura tidak akan ketahuan masuk ke pesawat dengan cara illegal. Dan mereka berdua telah selamat sampai ke dalam pesawat. Lalu Enju segera menuju ke toilet, tetapi bukan untuk buang air kecil atau buang air besar, tapi untuk menyuruh Shura keluar dari bayangan nya.


"Oi kita sudah berada dalam pesawat, cepatlah keluar dari bayangan ku."


"Terima kasih ya Enju." Sambil keluar dari bayangan Enju dan mengucapkan terima kasih.


"Ya, cepat duduk sana, di samping kursi ku."


"Ya."


Dan mereka berdua pun duduk di kursinya masing masing.


"Hei Shura?"


"Hmm... Ada apa?"


"Shura tadi kau bilang kau kenal dengan orang yang bernama Nurarihyon kan?"


"Ya... Memangnya ada apa?"


"Apa kau pernah bertarung dengan nya?"


"Ya... Tentu saja aku pernah bertarung dengan nya."


"Lalu antara kau dan Nurarihyon lebih kuat mana?"


"Tentu saja lebih kuat aku, tapi karena Dia setiap bertarung bersama hyakki yakou nya, aku jadi sedikit kesulitan melawan mereka."


"Kau kesulitan melawan mereka? Apa kau sedang bercanda? Bukankah kau bisa membunuh mereka dengan mudahnya?"


"Ya... Aku memang bisa membunuh mereka dengan mudah... Tetapi aku tidak ingin membunuh untuk alasan konyol."


"Ohh... Begitu ya? Baiklah aku akan tidur sebentar dulu ya, kalau sudah sampai beritahu aku ya." dan Enju langsung tertidur.


"Ya... ( didalam pikirnya Shura 'Gadis ini tidak kusangka, dia mempunyai kekuatan yang berada di luar dugaan ku, akan sangat berbahaya jika organisasi itu mengetahuinya, dan jika hal itu terjadi... Aku pasti akan melindungi gadis ini dengan nyawaku sendiri') "


Dan mereka berdua pun menunggu pesawatnya sampai mendarat di bandara jepang, tetapi Enju tertidur di dalam pesawat karena ia masih mengantuk. Lalu bagaimana kah pertemuan Shura dan Enju dengan yokai Nurarihyon.


Rate, dan komen ya bagaimana menurut kalian cerita yang ku buat ini ya.😁😁😁

__ADS_1


Cerita Selanjutnya Ada Di Bagian Selanjutnya Ya!!


Oo iya jangan lupa comment ya, terserah comment nya mengkritik atau memuji tapi yang penting jangan menghina ya, soalnya aku baru menulis satu karya ini, jadi aku masih kurang ngerti untuk menetapkan titik, koma dan lainnya, jadi kalau ada kekurangan tolong di kritik ya, karena aku ingin sekali berkembang dalam menulis novel, mohon bantuannya 😄😊😊😊😊


__ADS_2