Vampire Berhati Manusia

Vampire Berhati Manusia
Ch. 7 — Flashback Shura Dan Nurarihyon


__ADS_3

Setelah Shura dan Enju sampai di jepang, untuk beberapa alasan Enju lari dari hadapan Shura, dan bertemu dengan orang mencurigakan, yang berniat menangkap Enju. Tetapi Enju bukanlah gadis smp biasa, ia adalah seorang esper dan bahkan electromaster. Enju mengalahkan orang mencurigakan itu di sebuah gang kecil dan sepi dengan mudah nya, orang itu pun pingsan lalu setelah ia bangun, ia langsung di interogasi oleh Enju, dan setelah ia memberitahukan apa yang ia tahu pada Enju, Enju langsung membuat nya pingsan lagi dengan listrik nya.


Dan Enju memberitahu keberadaan nya pada Shura dengan mengarahkan bola listrik ke langit, dan membuat bola listrik itu meledak di atas langit. Karena hal itu Shura langsung menuju ke tempat ledakan itu berasal, dan ia bertemu dengan Enju.


Dan setelah berbincang bincang selama beberapa menit, laki laki berpakaian biksu, rambut hitam panjang ke belakang, tiba tiba menebas Shura, tanpa disadari Shura. Dan setelah Shura melihat laki laki itu, ternyata ia Nurarihyon.


"Yo...! Shura lama tidak jumpa, ya..." Ucap Nurarihyon sambil menunjukan senyum songongnya.


"Cih! Tidak kusangka akan bertemu dengan mu disini loh...Nurarihyon." Ucap Shura dengan ekspresi senyum sinis.


"Shura apa dia Nurarihyon? Kok aku tidak bisa melihatnya?" Ucap Enju sambil bertanya pada Shura.


"Oi Nura hentikan... Aku tahu kau diam diam mengeluarkan aura ketakutan mu itu kan?" Shura menyuruh Nurarihyon untuk, berhenti mengeluarkan aura ketakutan nya.


"Maaf, maaf... Hahaha!" Ucap Nurarihyon sambil menghentikan aura ketakutan nya, dan menyarungkan kembali katana nya.


"Jadi orang ini bernama... Nurarihyon? Pemimpin dari para yokai?" Enju menanyakan Nurarihyon untuk memastikan nya.


"Benar aku yang bernama Nurarihyon, pemimpin para yokai." Nurarihyon memperkenalkan dirinya.


"Ehh... Jadi kau yang bernama Nurarihyon ya? Kukira kau yokai yang berbadan besar dan kejam, ternyata tubuh mu seperti Shura, atau bahkan manusia biasa, dan kurasa kau tidak kejam, bahkan sifat mu juga kurasa sama seperti Shura, tetapi aku tahu bahwa kau orang yang sangat kuat." Enju sambil mengidentifikasi Nurarihyon.


"Kalau begitu... Apa kalian mau mampir kerumah ku dulu sambil minum teh atau semacamnya?" Nurarihyon mengundang Shura dan Enju kerumah nya.


"Eh... Emang tujuan awal kita kerumah mu dulu Nura, lalu ada yang ingin ku bicarakan juga pada mu Nura." Shura menatap Nura dengan tatapan serius.


Lalu Shura dan Enju menerima undangan datang kerumah Nurarihyon untuk minum teh dan membicarakan tentang organisasi itu, di tengah perjalanan mereka bertiga pun berbincang bincang.

__ADS_1


"Hei... Shura, aku sudah dari tadi penasaran dengan pertanyan ini." Enju menanyakan sesuatu pada Shura.


"Hmm... Ada apa Enju?" Ucap Shura sambil bertanya kembali pada Enju.


"Bagaimana kau bisa kenal dengan Nurarihyon?" Tanya Enju sambil berekspresi penasaran.


"Bagaimana bisa aku kenal dengan Nurarihyon ya? Hmm... Oi Nura, bagaimana kita bisa saling kenal ya?" Shura melontarkan pertanyaan itu pada Nurarihyon.


"Hee... Hmm... Ntahlah... Bagaimana kita bisa saling kenal seperti ini... Ah...! Iya, kalau tidak salah kita bertemu di medan pertempuran itu kan?" Nurarihyon mengingat pertemuan pertama kalinya dengan Shura.


"Apa benarkah? Hmm..." Shura berusaha mengingat pertemuan nya itu.


"Oi...Oi, apa kau lupa kau kubantu saat kau dikepung oleh musuhmu sekitar 100 tahun yang lalu?" Nurarihyon berusaha untuk membuat Shura mengingatnya.


"Ah... Hmm... Apa benar kita bertemu di medan pertempuran itu?" Shura berusaha mengingat pertemuan nya dengan Nurarihyon.


Musuh Shura semua nya memakai senjata api, yang tidak memakai senjata api hanya para Onmyouji, para Onmyouji bertarung dengan menggunakan mantra dan shikigami nya, shikigami para Onymouji bermacam macam, ada yang berwujud singa, ada yang berwujud rubah atau semacamnya lalu ada yang berwujud naga. dan para Pemburu Vampire menggunakan salib dan perak nya, diantara Pemburu Vampire ada yang menggunakan pistol, pedang dengan bilah perak, dan salib yang berbahan perak, mungkin karena hal itu Shura sangat kerepotan menghadapi mereka, dan Karena disaat pertempuran itu terjadi di siang hari, situasi Shura sangat tidak di untungkan, apalagi pertempuran sudah berjalan selama 2 jam.


"Cih! Jumlah mereka terlalu banyak sialan, apalagi Onmyouji dengan shikigami nya, dan Pemburu Vampire dengan perak nya, kurang ajar... Jujur saja sangat merepotkan!" Shura sambil menggunakan kekuatan mata nya dan senjata nya yaitu pisau lipat, yang di genggam terbalik mengarah dirinya sendiri, tetapi ia sudah ahli dalam menggunakan teknik seperti itu.


Dan segera berlari kencang menuju musuh nya satu per satu, dan menebasnya dengan cepat di garis kematian pada musuh nya tersebut, dengan tebasan horizontal dari kiri di bagian perut, tebasan vertikal dari bawah di bagian dada, lalu tebasan diagonal dari atas di bagian leher. Lalu Shura terus berlari kenang, menendang dan menebas musuh yang terlihat oleh nya, lalu setelah 5 menit kemudian, Shura langsung berhenti lalu melompat kebelakang sejauh 10 meter, dan menghindari setiap peluru yang datang.


Dan tubuh musuh Shura yang telah di tebas pasti langsung tercerai berai, bagaikan kertas yang di sobek dengan mudah nya.


Lalu disaat Shura menghindari peluru yang datang itu dengan pakaian yang kotor dan bermandikan darah dan keringat nya, Shura terkena 3 sampai 5 goresan peluru perak di tubuh nya, lalu pernapasan Shura terengah engah karena kelelahan mengahadapi mereka seorang diri, ia langsung segera bersembunyi di balik puing puing bangunan yang runtuh, dan setelah Shura memikirkan beberapa rencana, seorang laki laki berpakaian biksu, dengan rambut hitam panjang ke belakang, dan dengan katana nya, muncul dari balik kegelapan di dalam puing puing bangunan tersebut, datang untuk membantu Shura,


"Oi... Apa kau sedang kesulitan melawan mereka kah? Kalau begitu biar ku bantu kau." Sambil ia tersenyum dari balik kegelapan di puing puing bangunan tersebut.

__ADS_1


"Siapa kau?" Sambil bersembunyi di balik puing puing tersebut, Shura menanyakan siapa orang itu.


"Aku? Pemimpin para yokai yang sedang kebetulan melewati daerah sini, nama ku Nurarihyon, dan kau?" Lalu Nurarihyon juga Bertanya balik pada Shura, sambil menebas pada musuhnya yang berdatangan dengan katana nya.


"Aku...? Aku Shura, tolong bantuannya ya... Pemimpin para yokai... Nura!" Shura mengatakan itu sambil tersenyum pada Nurarihyon.


"Ya... Shura." Nurarihyon langsung menggunakan aura ketakutan nya, lalu berjalan biasa, dan setiap musuh yang melewati nya, mereka terkena tebasan nya, tanpa mereka sadari.


Sebelum para musuh nya itu datang pada Shura, mereka jatuh lebih dulu.


Lalu mereka berdua pun bertarung bersama dan menikmati pertarungan mereka, sampai pada akhirnya musuh mereka sisanya melarikan diri karena takut pada kekuatan mereka berdua.


Selesai Flashback Shura.


"Benar Shura, kita bertemu di medan perang itu." Ucap Nurarihyon pada Shura.


"Ah... Iya, aku baru ingat!" Shura telah mengingatnya setelah ia mengingat kembali pertempuran 100 tahun yang lalu.


"Hoo... Kalian bertemu di medan perang ya." Ucap Enju dengan ekspresi cukup terkejut.


Lalu mereka bertiga terus melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah Nurarihyon di bawah sinar matahari, dan melewati keramaian.


Lalu setelah 30 menit berjalan, mereka berdua, Shura dan Enju telah sampai ke rumah Nurarihyon, dan Nurarihyon menyuruh masuk mereka berdua kerumah nya, dan segera menyuruh pelayan yokai nya untuk menyuguhkan teh untuk mereka berdua, dan mereka berdua langsung membicarakan organisasi NIGHTMARE pada Nurarihyon.


Lalu bagaimanakah Shura dan Enju membicarakan tentang organisasi NIGHTMARE pada Nurarihyon, dan bagaimanakah Nurarihyon menanggapi pembicaraan tersebut.


Komen dan rate dong novel ini, biar author semangat Nge Up Nya 😊😁

__ADS_1


__ADS_2