Vampire Berhati Manusia

Vampire Berhati Manusia
Ch. 6 — Pertemuan Dengan Rekan Lama


__ADS_3

Shura dan Enju pun segera menuju ke jepang untuk menemui Nurarihyon, dan menanyai informasi mengenai organisasi yang bernama NIGHTMARE, lalu mengapa Nurarihyon bisa mengetahui tentang informasi tersebut, lalu apa yang akan terjadi ketika Shura dan Nurarihyon bertemu nanti.


Dan setelah 1 jam, pesawat yang dinaiki Shura dan Enju telah sampai ke jepang, lalu Shura langsung membangunkan Enju dari tidur nya,


"Oi Enju! Kita sudah sampai loh, cepat bangun!" Shura membangunkan Enju sambil lihat pintu keluar, dan dengan tidak sengaja tangan Shura memegang dada Enju.


"Hmm... (Enju bangun dari tidur nya dan mulai membuka mata nya) Kita sudah sampai ya Shura... Hah... Oi Shura... Apa yang sedang kau pegang ini...!?"


"Hmm... Apa yang ku pegang?(sambil melihat ke Enju) Ehh...!?" Shura baru sadar ia memegang dada Enju saat ia melihat ke arah Enju.


"Oi Shura.... Apa kau memiliki kalimat terakhir yang ingin kau katakan sebelum kau mati?


"Eh...? Tidak... Aku tidak sengaja memegang dada mu, ta... Tapi, ya... walaupun dada mu kecil tapi, tetep halus dan empuk loh..." Shura mengatakan hal itu sambil meremas remas dada Enju.


"Ti...Tidak!!! Shura lu... Bodoh!!!" Sambil menampar Shura dengan kerasnya, sampai tamparan Enju membekas di pipi kiri Shura.


Lalu mereka langsung turun dari pesawat, Dan Shura langsung memasuki bayangan Enju. Setelah sampai di luar bandara dan daerah sekitar sedikit sepi Shura langsung keluar dari bayangan Enju, dan meminta maaf atas kejadian tadi, tetapi Enju terus berjalan dan mengacuhkan Shura.


"Enju...! Maafkan aku, aku benar benar tidak sengaja tadi..." Shura lalu meminta maaf kepada Enju.


"Oh...? Kau masih mengikutiku ya, Vampire mesum yang terangsang hanya karena dada gadis smp berumur 15 tahun." dan Enju mengatakan ejekan ke Shura, sambil menatap rendah Shura.


"Ya... Kan tadi sudah ku bilang padamu 'maafkan aku' ya kan...?"


"Apanya yang 'ya kan!' jelas jelas kau memegang dada ku dengan sengaja dan me...Me...Mengatakan kalau dada ku halus dan e...E...Empuk!"


"Kalau halus tadi memang benar loh, pasti ketika nanti kau sudah dewasa, dada mu sedikit demi sedikit akan mem----" Shura mengatakan hal itu sambil tersenyum mesum.


"Ti... Tidak! Dasar mesum!" dan Shura pun langsung di tampar di pipi kanan nya dan membekas lagi.


Dan setelah itu Enju langsung lari sekuat tenaga dari hadapan Shura sejauh 200 meter, dan lari melewati gang gang kecil, dia pun berhenti di suatu gang, dan mulai menghela napas nya sambil membungkuk kedepan dan tangan berada di lutut.


"Sial! dia sangat menyebalkan... Masa dia bilang dada ku empuk dan ha...Halus...!"

__ADS_1


Dan ada seorang laki laki yang mencurigakan mengikuti Enju. Lalu orang itu ingin membekap Enju dari belakang dengan saputangan yang sudah diberi obat tidur, tetapi Enju langsung menyadari ada seorang laki laki memakai jas yang mengikuti nya tetapi orang itu bukanlah Shura. Lalu Enju membawa orang itu ke gang sepi, dan percikan listrik berwarna putih kebiruan muncul *bachin* yang diarahkan ke sekitarnya, bermaksud untuk membuat laki laki itu pingsan. Lalu laki laki itu pun pingsan dengan listrik milik Enju.


Dan setelah laki laki itu bangun, ia langsung di interogasi oleh Enju.


"Oi apa kau bodoh kah...? Mengikuti ku yang seorang electromaster, bahkan bisa mengendalikan perangkat perangkat yang berhubungan dengan listrik, jadi aku sudah tahu kau mengikuti ku sejak aku lari dari Shura tadi, dan bahkan tubuhku sendiri bagaikan radar untuk ku."


"Cih! Aku sudah tahu bahwa kau seorang electromaster, tapi tidak ku sangka kau bisa mengetahui keberadaan ku dengan mudahnya."


"Lalu apa yang kau inginkan dari ku? Siapa yang memerintahkan mu untuk menangkap ku?"


"Tentu saja tak akan ku jawab kan!"


"Hoo... Jadi kau mau bernasib sama seperti besi itu?" Enju langsung menunjukan kekuatan nya, lalu menciptakan 1 bola listrik dan mengarahkan bola listrik itu ke salah satu besi di gang itu, dan besi itu pun hampir hangus.


"Eh!?"


"Yah... Kalau kau mau bernasib sama seperti besi itu apa boleh buat kan, akan kukabulkan harapan mu itu." Enju sambil mengangkat tangannya bermaksud untuk menggertak laki laki itu, dan sesuai perkiraan Enju, laki laki itu takut terhadap kekuatan Enju.


Dan setelah 5 menit laki laki itu memberitahu tentang siapa yang menyuruhnya, dan untuk apa ia menangkap Enju. Enju pun langsung menciptakan 2 bola listrik, dan mengarahkan nya ke langit, lalu membuat bola listrik itu saling bertabrakan satu sama lain dan menciptakan ledakan, ledakan itu bermaksud untuk memberitahu keberadaan nya pada Shura.


Dan di lain tempat, Shura kebingungan mencari Enju, karena Enju berada 100 meter lebih dari tempat Shura berada, tetapi karena ledakan yang di sebabkan oleh Enju, Shura langsung mengetahui bahwa ledakan itu disebabkan oleh 2 bola listrik yang di ciptakan oleh Enju yang bertegangan tinggi dan saling bertabrakan, lalu Shura pun langsung berlari menuju ke tempat ledakan itu berasal, setelah sampai di tempat ledakan itu berasal ia bertemu dengan Enju.


"Apa kau baik saja kah, Enju?" Shura menanyakan itu sambil berekspresi khawatir.


"Oh! vampire mesum akhirnya kau datang juga."


"Eh...? Vampire mesum? Siapa?"


"Siapa lagi coba kalau bukan dirimu."


"Ehhh... Anu... Nona Enju, bukankah sudah saat nya kau berhenti memanggilku 'mesum, mesum' " Sambil berekspresi sedih karena Enju terus memanggilnya mesum.


"Oh... Apa benarkah aku memanggil mu mesum?"

__ADS_1


"KUMOHON PADA MU, NONA ENJU MAAFKAN LAH DIRIKU YANG MESUM INI, DAN JUGA... KALAU BISA... KUMOHON HENTIKAN JUGA PANGGILAN MESUM NYA ITU." sambil memohon dan menundukan kepalanya.


"Huff... Baiklah, tapi ingat, aku tidak akan memaafkan mu karena kau menyentuh dada ku, dan bahkan menikmatinya."


"Baik baik, aku mengerti itu kok Enju."


"Ohh ya mesu... Eh bukan maksudku Shura."


"Oi! Barusan kau ingin memanggilku mesum lagi kan?" Menatap Enju dengan tatapan sinis.


"Tidak...Tidak, tentu saja tidak kan Shura." Sambil tersenyum.


"Terserah kau saja lah."


"Ya, tadi ada seorang laki laki mengikuti ku, dan ia juga berasal dari NIGHTMARE, ingin menangkap ku tapi aku tidak tahu alasan mereka menangkap ku untuk apa, Tapi untung nya dia tadi sendiri jadi aku bisa mengalahkannya dengan mudah."


"Benarkah? Apa kau baik baik saja kah? Apa ada yang terluka?"


"Kau terlalu khawatir Shura, seperti yang kau lihat aku baik baik saja! Hehehe!" Sambil mengangkat tangan nya dan tersenyum.


"Syukurlah kau baik baik saja, lalu--" Dan tanpa disadari Shura, tiba tiba seorang laki laki dengan pakaian biksu, rambut hitam panjang ke belakang, dan menggunakan katana dengan panjang bilah nya 50 cm dan lebar bilah nya 3 cm. menebas Shura tepat di belakang lehernya, tetapi Shura dengan reflek luar biasanya, langsung menghindari tebasan tersebut dengan dengan menunduk, lalu bergerak cepat ke sisi Enju untuk melindungi nya.


dan laki laki itu pun mengatakan sesuatu,


"Yo...! Shura, lama tidak jumpa.... Ya...!" Sambil menunjukan senyum songongnya.


"Cih!! Tidak kusangka akan bertemu dengamu disini, padahal aku tadi ingin segera menuju kerumah mu loh, Nurarihyon." Sambil menatap Nurarihyon dengan senyum sinis.


Dan suasana pun menjadi sunyi karena kehadiran Nurarihon.


Lalu Shura dan Enju pun bertemu dengan Nurarihyon, seseorang yang memimpin para yokai, lalu bagaimanakah cerita selanjutnya, setelah Shura dan Enju bertemu dengan Nurarihyon.


Nantikan Chapter Selanjutnya Ya, Terus Rate Dan Komen Dong Biar Author Semangat Nge Up nya 😁😁

__ADS_1


__ADS_2